Embarkasi Yogyakarta Resmi Bergerak Tahun 2026: Dorong Ekonomi, UMKM, dan Pemberangkatan Umrah dari YIA

Bagikan :
Yogyakarta International Airport (YIA)/Foto: YIA

KabarJawa.com– Tahun 2026 akan menjadi momentum bersejarah bagi Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk pertama kalinya, jemaah haji asal DIY akan berangkat langsung melalui Yogyakarta International Airport (YIA).

Kementerian Haji dan Umrah RI menetapkan Embarkasi Yogyakarta sebagai pintu keberangkatan resmi.

Keputusan tersebut disambut penuh syukur dan apresiasi oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang menilai langkah ini sebagai babak baru pelayanan haji di Bumi Mataram.

Sri Sultan menyampaikan rasa terima kasihnya usai menerima salinan Keputusan Menteri Haji dan Umrah dari Menteri Mohammad Irfan Yusuf.

Embarkasi Yogyakarta jadi Gerbang Baru

Ia menegaskan bahwa kehadiran Embarkasi Yogyakarta membawa dampak strategis, tidak hanya bagi penyelenggaraan haji, tetapi juga bagi pembangunan ekonomi wilayah.

“Saya berharap Embarkasi Yogyakarta dapat menumbuhkan perekonomian dan UMKM di DIY, terutama di Kulonprogo. Embarkasi ini juga dapat mendorong peningkatan pemberangkatan umrah dari YIA karena fasilitas dan ekosistemnya akan jauh lebih siap,” ujar Sri Sultan.

Sri Sultan menekankan bahwa keberadaan embarkasi bukan sekadar soal lokasi lepas landas, melainkan menyangkut kesiapan layanan secara menyeluruh.

Baca juga  YIA Salurkan Program InJourney Airports Lawan Stunting, Dukung Kesehatan Ibu dan Anak di Kulon Progo

Ia meminta seluruh jajaran Kementerian Agama di DIY berperan aktif dalam memperkuat ekosistem penyelenggaraan haji.

“Walaupun penyelenggaraan haji berada di bawah kewenangan Kementerian Haji, kami tetap meminta Kanwil Kemenag DIY serta Kemenag Kabupaten/Kota se-DIY untuk memberikan dukungan penuh. Mereka harus mem-back-up Kementerian Haji DIY dalam menyukseskan persiapan hingga pelaksanaan haji, termasuk seluruh kebutuhan Embarkasi Yogyakarta,” tegasnya.

Instruksi tersebut disampaikan Sri Sultan sebagai bentuk komitmen agar pelayanan jemaah haji DIY berjalan profesional, efisien, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh tamu Allah.

Komisi VIII DPR RI Pastikan Standar Pelayanan Terpenuhi

Di sisi lain, Komisi VIII DPR RI turut turun tangan melakukan pengawasan menyeluruh demi memastikan kesiapan Embarkasi Yogyakarta menghadapi musim haji 1447 H/2026 M.

DIY menjadi sorotan nasional karena menggunakan konsep embarkasi berbasis hotel, pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ansory Siregar, menyatakan bahwa pengawasan dilakukan untuk menjamin hak jemaah benar-benar terpenuhi.

Pihaknya ingin memastikan bahwa seluruh layanan, keamanan, dan kenyamanan jemaah berada dalam standar terbaik.

Baca juga  Awan Panas Gunung Merapi Meluncur 1.300 Meter pada Kamis Petang

“Komisi VIII bersama pemerintah telah mengesahkan BPIH 1447 H/2026 M pada 29 Oktober 2025, sehingga pengawasan harus memastikan setiap komponen layanan berjalan optimal,” ungkapnya.

Selain meningkatkan layanan, penetapan Embarkasi Yogyakarta juga membawa kabar gembira bagi jemaah.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 34 Tahun 2025, besaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Embarkasi Yogyakarta adalah sebesar Rp52.955.422, lebih rendah dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp55.478.501.

“Artinya, ada penghematan sekitar Rp3 juta yang langsung dirasakan jemaah. Ini bukti bahwa hadirnya Embarkasi Yogyakarta membawa manfaat nyata,” ujar Ansory.

Ansory menambahkan bahwa Embarkasi Yogyakarta memiliki keunikan tersendiri. Konsep berbasis hotel memberi kenyamanan lebih bagi jemaah yang selama ini harus menumpang di asrama dengan fasilitas yang terbatas.

Tahun 2026 menjadi sejarah, karena untuk pertama kalinya DIY melayani jemaah haji secara mandiri. Selama puluhan tahun, seluruh jemaah asal DIY diberangkatkan melalui Embarkasi Donohudan, Jawa Tengah.

Kini, Yogyakarta berdiri dengan kapasitas baru, menghadirkan layanan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas.

Baca juga  Kubah Barat Daya Alami Perubahan Akibat Penambahan Volume Lava, BPPTKG Tetapkan Status Gunung Merapi Siaga

“Pelayanan haji merupakan tanggung jawab negara yang melibatkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pemangku kepentingan. Sukses penyelenggaraan haji bergantung pada kesigapan setiap unsur. Kami berharap seluruh pihak mempersiapkan diri dengan penuh dedikasi,” kata Ansory. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Buruh PT Mataram Tunggal Garmen
Ratusan Buruh PT Mataram Tunggal Garmen Kepung Kantor Bupati Sleman, Bupati Turun Tangan Janjikan Solusi Sengketa Pesangon
Spanduk HUT Cirebon 2026
Link Banner dan Spanduk HUT Kabupaten Cirebon 2026, Referensi Desain untuk Media Publikasi
Pegawai Negeri
Ancaman Senyap di Balik PPPK Gunungkidul: Antara Batas 30 Persen APBD dan Nasib Ribuan Tenaga Layanan Publik
Jadwal Misa Paskah 2026 Semarang
Jadwal Lengkap Misa Paskah 2026 di Semarang: Gereja Katedral, Karangpanas hingga Kebon Dalem
Poster Jumat Agung 2026
Desain Flyer & Poster Ucapan Jumat Agung 2026: Download Gratis Berbagai Format JPG, PDF dan PNG di Sini

Terpopuler

Logo HUT Malang 2026
Logo HUT ke-112 Kota Malang 2026, Link Resmi Pemkot Gratis Download di Sini
Logo HUT Pekalongan 2026
Logo HUT Pekalongan 2026, Download Desain Resmi Hari Jadi ke-120
Logo HUT Cirebon 2026
Link Logo HUT Kabupaten Cirebon 2026, Download Desain Hari Jadi Resmi ke-544 di Sini
Twibbon Hari Jadi Pekalongan 2026
Link Twibbon Ucapan Hari Jadi Pekalongan 2026, Pasang Desain Resmi HUT ke-120 di Sini
Cara Mengatasi Otentikasi Taspen Gagal Terus
Cara Mengatasi Gagal Otentikasi Taspen: Error Diminta Cek Berkala tapi Tetap Tidak Bisa