Ratusan Buruh PT Mataram Tunggal Garmen Kepung Kantor Bupati Sleman, Bupati Turun Tangan Janjikan Solusi Sengketa Pesangon

Bagikan :
Aksi Buruh PT Mataram Tunggal Garmen/Foto: Istimewa

KabarJawa.com– Gelombang aksi mogok kerja dan demonstrasi ratusan buruh PT Mataram Tunggal Garmen (MTG) mengguncang pusat pemerintahan Kabupaten Sleman pada Rabu (1/4/2026).

Sejak pagi, massa buruh memadati halaman Kantor Bupati Sleman dengan membawa tuntutan tegas, kejelasan hak pesangon yang hingga kini belum menemukan titik terang.

Aksi Buruh PT Mataram Tunggal Garmen

Situasi yang memanas itu langsung memancing respons cepat dari Bupati Sleman, Harda Kiswaya. Ia turun langsung menemui para demonstran di tengah kerumunan massa.

Kehadirannya menjadi momen krusial yang sempat meredakan ketegangan sekaligus membuka harapan baru bagi ratusan buruh dalam ketidakpastian.

Dalam pertemuan terbuka tersebut, Harda menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman untuk mengambil peran aktif sebagai jembatan komunikasi antara buruh dan manajemen perusahaan.

“Pemerintah Kabupaten akan bertanggung jawab terkait permasalahan ini. Kami berharap dialog antara manajemen PT Mataram Tunggal Garmen dan para buruh yang didampingi pemerintah dapat menghasilkan solusi terbaik. Jika belum tercapai, saya akan bertemu langsung dengan pimpinan perusahaan untuk mencari jalan keluar,” tegas Harda di hadapan para buruh.

Baca juga  Menunggu Tol Solo–Yogyakarta Ruas Prambanan–Purwomartani Beroperasi: Harapan Mudik Lancar dan Kecemasan Kemacetan Baru

Aksi besar ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Sejak pagi hari, ratusan buruh telah bergerak melakukan long march dari Lapangan Pemda Sleman menuju Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman.

Mereka awalnya menargetkan perundingan tripartit sebagai jalan penyelesaian konflik. Namun, dinamika di lapangan membuat arah aksi berubah.

Di tengah perjalanan, massa memutuskan melanjutkan long march menuju Kantor Bupati Sleman. Perubahan rute ini mencerminkan meningkatnya urgensi tuntutan buruh yang menginginkan perhatian langsung dari kepala daerah.

Proses Mediasi

Sementara itu, proses mediasi tripartit nonlitigasi tetap berlangsung di Disnaker Sleman. Dalam pertemuan tersebut, pihak manajemen PT MTG hadir dengan dua perwakilan, sedangkan Serikat Pekerja datang dengan dukungan dari KSPSI DIY.

Lusi, perwakilan dari Disnaker Sleman, menjelaskan bahwa mediasi tahap awal berfokus pada klarifikasi data dan argumen dari masing-masing pihak. Ia menekankan pentingnya bukti pendukung dalam menentukan arah penyelesaian konflik.

“Kami telah meminta kedua belah pihak menyiapkan bukti yang memperkuat argumen masing-masing. Agenda hari ini adalah klarifikasi, dan selanjutnya mereka harus melengkapi dokumen yang masih kurang,” jelas Lusi usai pertemuan.

Baca juga  Geger! Lelaki Ditemukan Tewas Membusuk dengan Motor Rusak di Dasar Jembatan Gunungkidul, Warga Curiga Ada Kejanggalan

Proses ini tidak berhenti di satu pertemuan. Pemerintah telah menjadwalkan mediasi lanjutan pada 8 April mendatang.

Pada tahap tersebut, kedua pihak wajib menyerahkan bukti lengkap yang nantinya akan diverifikasi oleh mediator independen.

Verifikasi ini menjadi kunci penting dalam menentukan legalitas langkah perusahaan. Misalnya, jika manajemen mengklaim perusahaan mengalami kerugian, mereka harus membuktikannya secara administratif.

Pasalnya, aturan ketenagakerjaan hanya memperbolehkan pemutusan hubungan kerja (PHK) jika perusahaan benar-benar merugi selama dua tahun berturut-turut.

Di balik seluruh dinamika ini, terdapat nasib 379 karyawan tetap yang kini berada di ujung tanduk. Para pekerja yang tergabung dalam Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) itu terancam kehilangan pekerjaan pada akhir April 2026.

Ketidakpastian ini bukan hanya soal pekerjaan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan hidup ratusan keluarga. Oleh karena itu, aksi demonstrasi yang berlangsung dramatis ini menjadi simbol perlawanan sekaligus harapan akan keadilan.

Kini, semua mata tertuju pada hasil mediasi lanjutan pekan depan. Apakah dialog akan melahirkan kesepakatan yang adil, atau justru memperpanjang konflik?

Baca juga  Wisata Jogja Gumuk Pasir, Ada Parangtritis dan Parangkusumo

Yang jelas, tekanan publik terus meningkat, dan pemerintah daerah berada di garis depan untuk memastikan keadilan benar-benar terwujud bagi para buruh. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid