
KabarJawa.com– Pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Yogyakarta diprediksi menjadi salah satu kota tujuan terfavorit di Indonesia.
Menyambut prediksi tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta bergerak cepat dan sigap.
KAI Daop 6 melakukan persiapan menyeluruh di Stasiun Yogyakarta untuk memastikan setiap penumpang yang berangkat maupun tiba dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan selama liburan akhir tahun.
Stasiun Yogyakarta sebagai salah satu stasiun tersibuk di wilayah Daop 6 menjadi fokus utama peningkatan layanan.
Seluruh aspek pelayanan, dari pengaturan arus penumpang hingga kesiapan petugas di berbagai titik, dipersiapkan secara matang demi mengantisipasi lonjakan volume penumpang.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa KAI Daop 6 telah menyiapkan strategi pelayanan secara komprehensif.
KAI Daop 6 Yogyakarta telah mempersiapkan seluruh aspek untuk memastikan kenyamanan penumpang, mulai dari pengaturan flow penumpang dan menyiagakan para petugas yang siap membantu.
“Semuanya kita maksimalkan. Seperti di akses masuk stasiun, area drop zone, ruang tunggu, peron, hingga akses keluar Stasiun Yogyakarta,” ujar dia.
Langkah Strategis Persiapkan Stasiun Yogyakarta
Dalam menghadapi liburan Nataru 2025/2026, Stasiun Yogyakarta melakukan berbagai langkah konkret guna memastikan kualitas pelayanan tetap optimal meskipun jumlah penumpang meningkat signifikan.
Sebanyak 64 petugas kebersihan dan keindahan (K2) siaga untuk menjaga kebersihan serta keindahan area stasiun selama 24 jam. Kebersihan stasiun menjadi prioritas utama demi menciptakan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa.
Selain itu, 69 petugas cuci kereta juga siaga untuk memastikan setiap rangkaian kereta yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta berada dalam kondisi bersih dan layak pakai.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga standar pelayanan dan kenyamanan selama perjalanan.
KAI Daop 6 juga menyediakan 20 unit kursi roda di titik-titik strategis stasiun guna mendukung mobilitas penumpang berkebutuhan khusus, lansia, dan penumpang dengan kondisi tertentu.
Untuk memberikan layanan informasi secara cepat dan responsif, KAI Daop 6 menyiagakan 10 petugas Customer Service Mobile (CSM) yang siap membantu penumpang terkait informasi perjalanan, fasilitas, maupun kebutuhan lain.
Dari sisi keamanan, Stasiun Yogyakarta menyiagakan 67 personel pengamanan yang berkolaborasi dengan unsur TNI dan Kepolisian.
Sistem pengamanan tersebut diperkuat dengan keberadaan 90 unit CCTV yang terpasang di berbagai sudut strategis stasiun.
Tidak hanya fokus pada sumber daya manusia, KAI Daop 6 juga menghadirkan berbagai fasilitas penunjang demi meningkatkan kenyamanan penumpang.
Stasiun Yogyakarta menyediakan layanan WiFi gratis yang dapat dimanfaatkan oleh penumpang selama menunggu keberangkatan.
Untuk menjaga kenyamanan di ruang tunggu, KAI Daop 6 menempatkan 7 unit AC portabel. Kehadiran AC portabel ini membantu menjaga suhu ruangan tetap sejuk di tengah kepadatan penumpang.
Menghadapi musim penghujan, Stasiun Yogyakarta juga menyediakan 2 unit water station, 2 mesin pengering payung, serta 2 unit pembersih sepatu elektrik. Fasilitas tersebut membantu penumpang tetap nyaman meskipun cuaca kurang bersahabat.
Menambah suasana liburan, Stasiun Yogyakarta turut berhias dengan dekorasi tematik Natal dan Tahun Baru. Nuansa hangat dan meriah tersebut akan memberikan pengalaman liburan yang lebih berkesan bagi para penumpang.
Prediksi Lonjakan Penumpang Nataru 2025/2026
KAI Daop 6 Yogyakarta memprediksi adanya peningkatan signifikan jumlah penumpang pada masa Nataru 2025/2026.
Feni menyebutkan bahwa prediksi volume keberangkatan penumpang tumbuh 15 persen daripada periode Nataru sebelumnya.
Pada Nataru sebelumnya, Stasiun Yogyakarta memberangkatkan 209.286 penumpang. Pada Nataru 2025/2026, perkiraan jumlah tersebut akan meningkat menjadi 241.123 penumpang.
Sementara itu, dari sisi kedatangan, KAI Daop 6 memprediksi pertumbuhan sekitar 5 persen. Jika pada periode sebelumnya Stasiun Yogyakarta menerima 200.146 penumpang, pada Nataru kali ini perkiraan jumlah kedatangan mencapai 210.154 penumpang.
KAI Daop 6 juga memastikan kelancaran transportasi lanjutan bagi penumpang. Berbagai layanan transportasi online telah siap di area akses keluar stasiun guna menghindari kepadatan dan memastikan alur penumpang tetap lancar.
“Sehingga dalam masa puncak liburan akhir tahun, pelayanan dan flow penumpang tetap lancar dengan tetap mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan,” tambah Feni.
Stasiun Yogyakarta juga menjadi salah satu stasiun unggulan Daop 6 yang telah memiliki integrasi antarmoda. Selama masa Nataru, stasiun ini melayani 72 perjalanan kereta api jarak jauh.
Selain itu, tersedia layanan KRL Yogyakarta–Palur sebanyak 31 perjalanan. Lalu, KA Lokal Prambanan Ekspres relasi Yogyakarta–Kutoarjo tersedia sebanyak 10 perjalanan yang dikelola oleh KAI Commuter.
Integrasi juga diperkuat dengan layanan Kereta Api Bandara sebanyak 50 perjalanan yang menghubungkan Stasiun Yogyakarta dengan Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo di bawah pengelolaan KAI Bandara.
Keberadaan layanan terintegrasi ini memudahkan wisatawan dan masyarakat untuk menjangkau berbagai destinasi di sekitar Yogyakarta.
“KAI Daop 6 Yogyakarta memastikan pelayanan kepada pelanggan, khususnya dalam momen Liburan Nataru ini, berjalan lancar dan menyenangkan dengan terus mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan,” tutup Feni. (ef linangkung)