Dihempas Angin Kencang, Balai Padukuhan Jasem Lor Semanu Roboh dalam 20 Menit

Bagikan :
Balai Padukuhan Jasem Lor Semanu Roboh/Foto: Istimewa

KabarJawa.com – Hujan deras beserta angin kencang menerjang sebagian wilayah Kabupaten Gunungkidul pada Kamis (5/3/2026) siang.

Dalam waktu kurang dari 20 menit, terjangan angin tersebut merobohkan Balai Padukuhan Jasem Lor, Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, hingga rata dengan tanah.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB itu mengejutkan warga setempat. Langit yang sebelumnya mendung tiba-tiba berubah menjadi gelap, lalu angin bertiup semakin kuat dan menghantam sejumlah bangunan warga.

Beberapa atap rumah dan fasilitas milik masyarakat mengalami kerusakan. Namun, kerusakan paling parah terjadi di Padukuhan Jasem Lor.

Balai Padukuhan Jasem Lor Semanu Roboh

Angin kencang datang secara mendadak saat hujan mulai mengguyur wilayah Semanu. Warga yang sedang beraktivitas siang hari langsung berusaha menyelamatkan diri dan berlindung di dalam rumah.

Dukuh Jasem Lor, Warino, menjelaskan bahwa angin kencang berlangsung sangat singkat tetapi memiliki daya rusak yang besar.

“Angin kencang terjadi kurang dari 20 menit. Namun dampaknya cukup signifikan dan merobohkan balai dusun,” kata Warino.

Menurutnya, balai dusun tersebut selama ini menjadi tempat berkumpulnya warga untuk berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari rapat, pertemuan warga, hingga kegiatan sosial.

Baca juga  Cegah Stunting lewat Program GENTING, Pemkab Gunungkidul Bagi Ayam Bertelur dan Bibit Sayur di Nglipar

Saat angin menghantam kawasan tersebut, struktur bangunan tidak mampu menahan terpaan angin yang sangat kuat. Beberapa bagian atap terangkat, kemudian rangka bangunan runtuh hingga akhirnya seluruh bangunan roboh.

Robohnya balai dusun pertama kali diketahui oleh seorang warga yang kebetulan melintas di jalan depan bangunan tersebut. Ia melihat bagian bangunan sudah runtuh dan material berserakan di sekitar lokasi.

Tanpa menunggu lama, warga tersebut segera melaporkan kejadian itu kepada Dukuh Jasem Lor. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke pihak kapanewon serta aparat keamanan.

Informasi mengenai bencana kecil itu dengan cepat menyebar ke masyarakat sekitar. Beberapa warga langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi bangunan serta memastikan tidak ada orang yang berada di dalamnya saat kejadian.

Beruntung, saat angin kencang terjadi tidak ada aktivitas di dalam balai dusun. Kondisi itu membuat peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Penanganan Bencana

Setelah menerima laporan dari pemerintah padukuhan, aparat dari berbagai unsur segera bergerak menuju lokasi kejadian.

Personel dari Polsek Semanu, anggota Koramil Semanu, serta perwakilan dari pihak kapanewon langsung meluncur ke Padukuhan Jasem Lor untuk melakukan penanganan awal.

Baca juga  Benarkah WJNC 2025 Batal? Begini Info Terkini Pemerintah Soal Perayaan HUT ke-269 Kota Jogja

Setibanya di lokasi, aparat bersama warga segera melakukan kerja bakti membersihkan material bangunan yang runtuh. Mereka memindahkan potongan kayu, genteng, dan rangka bangunan yang berserakan di sekitar lokasi.

Kerja sama antara aparat dan warga berlangsung cepat. Beberapa warga membawa alat sederhana untuk membantu proses pembersihan agar akses jalan di depan balai dusun kembali terbuka.

Kehadiran aparat keamanan juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sempat khawatir dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

Semangat gotong royong langsung terlihat di lokasi kejadian. Warga berdatangan secara sukarela untuk membantu membersihkan puing-puing bangunan.

Sebagian warga mengumpulkan material yang masih bisa digunakan kembali, sementara yang lain menyingkirkan reruntuhan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Kerja bakti tersebut berlangsung hingga kondisi lokasi relatif bersih dari material besar. Aparat juga memastikan tidak ada bagian bangunan yang membahayakan warga sekitar.

Peristiwa ini kembali menunjukkan kuatnya solidaritas masyarakat desa ketika menghadapi bencana, sekecil apa pun skalanya.

Imbauan Petugas

Di tengah proses penanganan kejadian, aparat keamanan juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem.

Baca juga  MAGMA dan Bumilangit Luncurkan Proyek Besar 2027, Si Buta dari Gua Hantu: Mata Malaikat Siap Gebrak Layar Lebar

Petugas menyampaikan bahwa cuaca saat ini sulit diprediksi sehingga masyarakat harus selalu bersiap menghadapi kemungkinan hujan deras maupun angin kencang.

“Kami berharap masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca tidak bisa ditentukan kapan akan terjadi hujan dan kapan akan terjadi angin. Selain itu, mari kita mengikuti prediksi cuaca yang disampaikan oleh BMKG,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Imbauan tersebut menjadi penting mengingat beberapa wilayah di Gunungkidul dalam beberapa waktu terakhir mengalami hujan beserta angin kencang.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, robohnya Balai Padukuhan Jasem Lor menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar.

Kerusakan total pada bangunan balai dusun ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta. Nilai tersebut mencakup kerusakan pada struktur bangunan, rangka atap, serta berbagai fasilitas yang ada di dalamnya.

Pemerintah padukuhan bersama warga kini berupaya mencari solusi untuk memperbaiki atau membangun kembali balai dusun tersebut agar dapat kembali berfungsi sebagai pusat kegiatan masyarakat. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya