Benarkah WJNC 2025 Batal? Begini Info Terkini Pemerintah Soal Perayaan HUT ke-269 Kota Jogja

Bagikan :
WJNC 2025 digelar atau tidak, berikut info terkininya, foto ilustrasi (Dok. Jogjakota)

KabarJawa.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Yogyakarta identik dengan berbagai kegiatan budaya yang meriah, salah satunya ialah Wayang Jogja Night Carnival (WJNC).

Sejak pertama kali digelar pada tahun 2016, acara ini sering kali menjadi magnet bagi warga lokal maupun wisatawan karena menggabungkan unsur seni budaya, karnaval, musik, hingga pertunjukan dengan sentuhan cerita pewayangan. Biasanya, puncak perayaan digelar di kawasan Tugu Jogja yang menjadi ikon Kota Gudeg.

Sebut saja tahun lalu, WJNC 2024 sukses menghadirkan suasana meriah dengan mengangkat tema Gatotkaca Wirajaya. Ribuan penonton memadati area Tugu Jogja untuk menyaksikan koreografi spektakuler, kostum penuh warna, serta nuansa budaya yang kental.

Kemudian, tahun sebelumnya yaitu pada 2023, tema besar Pandawa Mahabisekha juga mendapat sambutan luar biasa.

Dengan demikian, tak jika banyak masyarakat kembali menantikan gelaran serupa pada perayaan HUT ke-269 Kota Yogyakarta di tahun 2025 ini.

Namun, belakangan ini ada kabar mengejutkan datang dari pihak pemerintah kota hingga memunculkan satu pertanyaan soal apakah WJNC 2025 benar-benar dibatalkan?

Baca juga  Instalasi Seni Sunflower Angel di Prambanan Pikat Wisatawan, Jadi Ikon Baru Liburan Anak Muda

Apakah WJNC 2025 Batal atau Tidak?

Melalui akun resmi Bagian Umum dan Protokol Sekretariat Daerah Kota Yogyakarta, pemerintah mengumumkan bahwa WJNC 2025 ditunda.

Informasi ini disampaikan melalui unggahan di Instagram lengkap dengan kalimat permohonan maaf.

“Mohon maaf kak jika tahun ini tertunda ya. Terima kasih.” demikian keterangan Instagram @umumprotokol_kotajogja dilansir KabarJawa.com pada Minggu, 28 September 2025.

Keterangan tersebut sekaligus menjadi jawaban atas rasa penasaran masyarakat yang sudah menantikan karnaval tahunan itu.

Alasan Pemerintah Menunda WJNC 2025

Menurut keterangan lebih lanjut, dikabrkaan bahwa Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menjelaskan bahwa pembatalan WJNC 2025 bukan tanpa alasan. Anggaran yang seharusnya digunakan untuk perayaan dialihkan untuk peningkatan layanan publik.

Ia menegaskan bahwa dana tersebut akan dipakai untuk mendukung kegiatan berbasis pelayanan masyarakat.

Salah satunya adalah kompetisi layanan publik yang akan diumumkan kemudian sebagai bentuk partisipasi warga dalam merayakan hari jadi kota.

Dengan begitu, meski WJNC 2025 tidak jadi digelar, masyarakat tetap bisa ikut serta dalam peringatan dengan cara yang lebih substansial dan menyentuh kebutuhan sehari-hari.

Baca juga  Tergiur Janji Bantuan Rp1 Miliar, Perempuan Paruh Baya di Bantul Tertipu Puluhan Juta Rupiah

WJNC dalam Sejarah Perayaan HUT Kota Yogyakarta

Sejak sembilan tahun yang lalu, Wayang Jogja Night Carnival selalu menjadi atraksi budaya yang mampu menggabungkan identitas Yogyakarta dengan kemeriahan modern.

Konsep yang mengusung karnaval berbalut cerita pewayangan membuat acara ini memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan festival lain.

Setiap tahun, WJNC menghadirkan pertunjukan spektakuler dengan kostum megah, musik, tarian, hingga instalasi seni kreatif.

Tidak hanya menjadi hiburan, WJNC juga berfungsi sebagai media pelestarian budaya yang dikemas secara kekinian.

Agenda Pengganti yang Disiapkan Pemkot

Meski WJNC ditunda, pemerintah tetap menyiapkan agenda lain untuk memperingati HUT ke-269 Kota Yogyakarta pada tanggal 7 Oktober 2025. Salah satunya yang menarik adalah uji coba Malioboro full pedestrian selama 24 jam.

Langkah ini dinilai sebagai inovasi baru untuk menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda.

Dengan uji coba tersebut, pengunjung bisa menikmati suasana Malioboro tanpa kendaraan bermotor, sehingga nuansa budaya dan keramahan khas Jogja lebih terasa.

Tidak Ada WJNC 2025

Jadi kesimpulannya, Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2025 batal digelar. Keputusan ini diambil demi mengalihkan anggaran ke sektor layanan publik.

Baca juga  PAD Pariwisata Gunungkidul 2025 Masih Tertinggal, Dispar Pasang Target 500 Ribu Wisatawan saat Libur Nataru

Lebih tepatnya, supaya manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Meski begitu, akan ada agenda alternatif peringatan HUT ke-269 Kota Jogja, termasuk kompetisi layanan publik hingga uji coba Malioboro full pedestrian.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya