BPPTKG Temukan Rongga Raksasa 30 Meter di Lokasi Sinkhole Gunungkidul, BPBD Tegaskan Rumah Warga Tidak Layak Huni

Bagikan :
Penemuan Rongga Raksasa di Lokasi Sinkhole Gunungkidul/Foto: BPPTKG

KabarJawa.com– Badan Geologi melalui Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menemukan rongga raksasa sedalam kurang lebih 30 meter di bawah permukaan tanah pada lokasi sinkhole di Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Temuan mengejutkan ini langsung memicu langkah darurat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul karena potensi bahaya yang mengintai keselamatan warga.

Tim BPPTKG melakukan investigasi geologi secara menyeluruh setelah munculnya sinkhole yang menggerus permukaan tanah di kawasan permukiman warga.

Langkah BPBD Gunungkidul atas Temuan Rongga Raksasa

Hasil sementara menunjukkan keberadaan rongga bawah tanah berukuran besar yang berpotensi terus mengalami pergerakan dan runtuhan lanjutan.

Kondisi ini menegaskan bahwa ancaman tidak berhenti di permukaan, melainkan berasal dari struktur geologi di kedalaman tanah.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono, langsung mengambil sikap tegas.

Ia menyatakan bahwa rumah warga yang berada tepat di atas atau di sekitar lokasi sinkhole tidak layak huni dan sangat berbahaya jika tetap ditempati.

Baca juga  Fenomena Sinkhole Gunungkidul Meluas, BPBD Gandeng UNDIP Teliti Amblesan Tanah

Purwono menegaskan bahwa keselamatan jiwa menjadi prioritas utama. Ia tidak ingin mengambil risiko dengan membiarkan warga bertahan di area yang berpotensi mengalami amblesan susulan.

Berdasarkan hasil pemantauan awal, rongga raksasa di bawah tanah masih aktif dan dapat memicu keruntuhan sewaktu-waktu.

Sebagai langkah darurat, BPBD Gunungkidul langsung mengevakuasi pemilik rumah terdampak. Petugas memindahkan warga ke rumah orang tuanya yang lebih aman.

BPBD mengambil keputusan ini untuk mencegah kemungkinan jatuhnya korban jiwa akibat runtuhan lanjutan dari rongga bawah tanah.

Purwono menyampaikan bahwa BPBD akan terus mendampingi warga terdampak selama masa pengungsian. Pemerintah daerah hadir untuk memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat yang terdampak bencana geologi ini.

BPBD Gunungkidul tidak hanya fokus pada penanganan darurat. Untuk jangka panjang, pemerintah daerah telah menyiapkan opsi relokasi permanen bagi warga terdampak.

Purwono menjelaskan bahwa BPBD akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan instansi terkait untuk menyiapkan lokasi hunian baru yang lebih aman.

Pemerintah daerah menilai relokasi sebagai langkah paling realistis mengingat potensi rongga bawah tanah masih sangat berbahaya. Upaya perbaikan di lokasi lama dinilai berisiko tinggi dan tidak menjamin keselamatan penghuni dalam jangka panjang.

Baca juga  Rongga Raksasa di Girikarto, BPBD Tetapkan Rumah Tak Layak Huni

Rongga Alami Sudah Ada Sejak Puluhan Tahun

Lebih jauh, Purwono mengungkapkan bahwa kawasan tersebut secara geologis memang memiliki rongga alami. Rongga tersebut diduga telah terbentuk sejak lama dan tertutup endapan tanah selama bertahun-tahun.

Dugaan ini diperkuat oleh kebiasaan genangan air yang sering muncul saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. Setiap kali hujan deras, air menggenang di permukaan tanah selama satu hingga dua hari sebelum akhirnya menghilang secara perlahan.

Fenomena ini mengindikasikan bahwa air meresap ke dalam rongga bawah tanah yang kini terungkap setelah terjadi runtuhan sinkhole.

Untuk saat ini, BPBD Gunungkidul memfokuskan penanganan pada satu rumah yang terdampak langsung. Namun, BPBD tetap melakukan pemantauan ketat di area sekitar lokasi kejadian.

Petugas menunggu hasil akhir interpretasi dan kajian geologi dari BPPTKG sebelum mengambil keputusan lanjutan terhadap lingkungan sekitar.

Pemerintah daerah mengimbau seluruh warga, khususnya yang tinggal di wilayah karst Gunungkidul, agar meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat perlu segera melaporkan jika menemukan retakan tanah, penurunan permukaan, suara gemuruh dari dalam tanah, atau tanda-tanda mencurigakan lainnya, terutama saat hujan deras.

Baca juga  Polda DIY Belum Terima Laporan Resmi Dugaan Kasus Tiyo, Polisi Tetap Bergerak Kumpulkan Informasi Awal

Temuan rongga raksasa sedalam puluhan meter ini menjadi peringatan keras bahwa wilayah karst seperti Gunungkidul menyimpan ancaman geologi laten. Struktur bawah tanah yang rapuh dapat berubah menjadi bencana kapan saja.

Peristiwa sinkhole di Girikarto kembali menegaskan pentingnya mitigasi bencana, pemetaan geologi yang detail, serta kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya alam di sekitarnya. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid