Rongga Raksasa di Girikarto, BPBD Tetapkan Rumah Tak Layak Huni

Bagikan :
Rongga Raksasa di Girikarto/Foto: Pemkab Gunungkidul

KabarJawa.com– Ancaman tidak berhenti pada dua lubang yang terlihat di permukaan. Di Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang, Gunungkidul, aparat menemukan fakta yang jauh lebih mengkhawatirkan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul memastikan keberadaan rongga bawah tanah berskala besar yang membentang di bawah permukiman warga.

Rongga Raksasa di Girikarto

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono, menjelaskan bahwa warga Padukuhan Bolang pertama kali menemukan indikasi kerawanan tanah pada 7 Januari.

BPBD segera berkoordinasi dengan BPBD DIY dan menghadirkan tim dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta.

Tim BPPTKG melakukan kajian pada 20 Januari menggunakan metode geolistrik untuk memetakan kondisi bawah permukaan tanah. Hasil sementara menunjukkan adanya rongga bawah tanah yang signifikan.

Tim menemukan rongga yang memanjang ke arah utara hingga sekitar 86 meter dan melebar ke arah timur lebih dari 20 meter. Temuan ini langsung meningkatkan status kewaspadaan di kawasan tersebut.

BPBD kemudian menggandeng Laboratorium Geofisika Universitas Diponegoro Semarang untuk melakukan kajian lanjutan pada 24 Januari dengan metode mikrotremor.

Baca juga  Menata Pansela Bantul 2026: Dari Restorasi Gumuk Pasir hingga Fondasi Ekonomi Pesisir Berkelanjutan

Hasil analisis memperkuat temuan sebelumnya. Rongga bawah tanah tidak hanya berada di Bolang, tetapi juga memanjang ke arah timur laut menuju Padukuhan Padem.

Purwono menegaskan bahwa wilayah Padem justru memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi dibandingkan Bolang.

BPBD memaparkan hasil kajian secara terbuka di Balai Kalurahan Girikarto pada 24 Januari. Aparat kalurahan, unsur kapanewon, Baperinda, Dinas Pekerjaan Umum, serta BPBD menghadiri pertemuan tersebut.

Dari kesimpulan akhir, BPBD memastikan kawasan Bolang dan Padem berdiri di atas sistem rongga besar. Sinkhole yang tampak di permukaan selama ini hanya menjadi bagian kecil dari jaringan rongga luas di bawah tanah.

Rumah Tidak Layak Huni

BPBD Gunungkidul kemudian menetapkan rumah milik Sujanto di Padukuhan Bolang tidak aman untuk dihuni. BPBD meminta Sujanto segera pindah ke rumah orang tuanya demi menghindari risiko runtuhan mendadak.

Selain relokasi, BPBD mengalihkan aliran air permukaan agar tidak masuk ke area sinkhole di sekitar Balai Padukuhan Padem. Petugas mengarahkan aliran air ke selatan untuk mencegah erosi dan memperlambat perluasan rongga.

Baca juga  Setelah Sempat Menggantung akibat Demonstrasi, Jogja Book Fair 2025 Tetap Digelar Sesuai Jadwal

BPBD juga memasang batas keamanan di zona rawan guna mencegah aktivitas warga di area berisiko tinggi.

Purwono menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan kondisi tanah di Girikarto. Ia meminta warga segera melapor jika menemukan retakan, amblesan, atau tanda kerawanan lainnya.

“Kami mengutamakan keselamatan warga. Rongga bawah tanah ini nyata dan mengancam, sehingga semua pihak harus disiplin mengikuti rekomendasi teknis,” tegasnya.

Fenomena sinkhole di Gunungkidul kini menjadi pengingat keras bahwa ancaman geologi tidak selalu datang dengan gempa besar atau letusan gunung.

Tanah yang diam pun dapat menyimpan bahaya. Tanpa kewaspadaan, lubang kecil dapat berubah menjadi bencana besar. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid