Bantul Evaluasi Program Penurunan Angka Stunting dan Padat Karya 2025, Dorong Transparansi dan Partisipasi Masyarakat

Bagikan :
Evaluasi Program Penurunan Angka Stunting dan Padat Karya 2025/Foto: Pemkab Bantul

KabarJawa.com– Pemerintah Kabupaten Bantul terus memperkuat komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel melalui evaluasi menyeluruh program Penurunan Angka Stunting dan Padat Karya Tahun 2025.

Pemerintah Bantul melaksanakan langkah strategis ini dengan menggelar Program Reviu sebagai instrumen monitoring dan evaluasi yang melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung dan bermakna.

Sejak pertengahan tahun 2000-an, agenda akuntabilitas dan transparansi telah menjadi fondasi utama pembangunan pemerintahan di Indonesia.

Pemerintah pusat hingga pemerintah desa secara aktif melahirkan berbagai inisiatif dan inovasi kebijakan untuk menjawab tuntutan publik.

Pemerintah Kabupaten Bantul mengambil peran penting dalam arus perubahan ini dengan menegaskan bahwa keberhasilan tata kelola pemerintahan tidak hanya bergantung pada kinerja birokrasi, tetapi juga pada keterlibatan aktif masyarakat.

Evaluasi Program Penurunan Angka Stunting

Melalui Program Reviu, Pemerintah Kabupaten Bantul membuka ruang partisipasi publik untuk melakukan pengawasan, penilaian, dan pemberian masukan secara langsung terhadap program-program strategis daerah.

Pemerintah merancang program ini untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga Bantul.

Baca juga  Keraton Yogyakarta Ancam Bongkar Paksa, Puluhan Bangunan Liar Menjamur di Pantai Sanglen Gunungkidul

Pelaksanaan Program Reviu bertujuan sebagai berikut.

  • Melakukan monitoring dan evaluasi langsung oleh masyarakat
  • Menghimpun penilaian serta masukan publik terkait pelaksanaan Program Padat Karya dan Tim Percepatan Penurunan Stunting
  • Menyosialisasikan konsep dan mekanisme Program Reviu kepada seluruh perangkat daerah

Pemerintah berharap langkah ini dapat memperkuat pemahaman bersama tentang pentingnya evaluasi berkelanjutan dalam setiap proses pembangunan.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bantul memaparkan strategi dan capaian percepatan penurunan angka stunting.

Dinas ini menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat intervensi gizi, kesehatan ibu dan anak, serta edukasi keluarga sebagai kunci utama pencegahan stunting sejak dini.

Selanjutnya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul memaparkan pelaksanaan Program Padat Karya yang berfokus pada penciptaan lapangan kerja sementara, peningkatan daya beli masyarakat, serta penguatan ekonomi lokal.

Program ini secara aktif melibatkan warga dalam kegiatan pembangunan infrastruktur sederhana yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Setelah pemaparan materi, evaluator independen bersama warga penilai melakukan reviu secara terbuka dan objektif. Para peserta menyampaikan pandangan, kritik, serta rekomendasi terhadap pelaksanaan program, sehingga proses evaluasi berlangsung transparan dan partisipatif.

Baca juga  Pemkot Yogyakarta Siapkan Penataan Parkir Bus Pariwisata untuk Kurangi Beban Kendaraan di Sumbu Filosofi

Fungsi Program Reviu

Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menegaskan bahwa Program Reviu berfungsi sebagai ruang refleksi bersama untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan benar-benar berorientasi pada kesejahteraan rakyat Bantul.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah membutuhkan masukan jujur dari masyarakat agar program yang dijalankan tetap relevan dan tepat sasaran.

“Program reviu menjadi inovasi instrumen monitoring dan evaluasi yang memungkinkan kita melihat capaian program secara jernih sekaligus mengidentifikasi tantangan yang dihadapi. Melalui kegiatan ini, kita dapat menilai efektivitas, efisiensi, serta manfaat nyata program bagi masyarakat,” tegas Aris.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menekankan tiga prinsip utama dalam pelaksanaan setiap program pembangunan, yaitu transparansi dan akuntabilitas, kolaborasi lintas sektor, serta perbaikan berkelanjutan.

Ia meminta seluruh perangkat daerah menjadikan Program Reviu sebagai bagian dari budaya kerja yang melekat dalam proses pembangunan daerah.

Abdul Halim Muslih mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk membangun sinergi dan semangat gotong royong demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai budaya Bantul harus menjadi landasan dalam setiap kebijakan dan program pemerintah.

Baca juga  BUKP Pajangan Bantah Informasi Pembatasan Penarikan Rp1 Juta dan Telah Mengambil Langkah Penyelesaian Internal

“Marilah kita menjadikan Program Reviu sebagai budaya kerja dalam setiap proses pembangunan. Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan nilai budaya Bantul, kita mampu menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan dan bermakna bagi seluruh warga,” pungkasnya.

Melalui evaluasi Program Penurunan Angka Stunting dan Padat Karya Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Bantul menunjukkan keseriusan dalam menghadirkan pemerintahan yang terbuka, responsif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid