6 Faskes dan 12 Kalurahan Bersinar Perkuat BNNK Bantul Tangani dan Cegah Ancaman Narkoba di Tahun 2025

Bagikan :
BNN Kabupaten Bantul/Foto: Pemkab Bantul

KabarJawa.com– Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bantul terus memperkuat langkah strategis dalam menangani dan mencegah penyalahgunaan narkoba.

Pada tahun 2025, BNNK Bantul mendapat dukungan nyata dari enam fasilitas kesehatan serta penambahan dua belas kalurahan yang kini resmi berstatus Kalurahan Bersinar (Bersih Narkoba).

Dukungan tersebut memperluas jangkauan layanan rehabilitasi sekaligus memperkokoh benteng pencegahan narkotika di tingkat akar rumput.

Kepala BNNK Bantul, Arfin Munajah, menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting dalam pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Ia menyebut dinamika ancaman narkotika saat ini semakin kompleks, adaptif, dan terorganisir, seiring pesatnya perkembangan teknologi digital serta pemanfaatan wilayah strategis seperti pesisir dan daerah perbatasan.

“Perkembangan ancaman narkotika menuntut respons kebijakan yang inovatif, adaptif, dan komprehensif. BNN harus bergerak cepat dan terukur,” ujar Arfin.

Kunci Penguatan P4GN

Untuk menjawab tantangan tersebut, BNNK Bantul secara berkelanjutan melaksanakan audiensi dan koordinasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta lembaga terkait.

Langkah ini bertujuan menyinergikan kebijakan dan program daerah dengan kebijakan nasional BNN RI, sekaligus mengintegrasikan program P4GN pada aspek pencegahan, pemberantasan, dan rehabilitasi.

Baca juga  Upaya DPKH Gunungkidul Tangani PMK: 350 Sapi Sembuh dan Fokus Vaksinasi

Arfin menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam menciptakan sistem penanganan narkoba yang berkelanjutan dan efektif di Kabupaten Bantul.

Sebagai wujud implementasi nyata pada tahun 2025, BNNK Bantul menetapkan Kalurahan Terong sebagai kalurahan sasaran sekaligus lokasi intervensi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba (DEKTARA).

Program ini menempatkan keluarga sebagai garda terdepan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.

“Salah satu bentuk implementasi pada tahun 2025 adalah penetapan Kalurahan Terong sebagai kalurahan sasaran DEKTARA,” jelas Arfin.

12 Kalurahan Bersinar Perkuat Benteng Sosial Anti Narkoba

Hingga tahun 2025, BNNK Bantul berhasil membentuk 12 Kalurahan Bersinar di wilayah Kabupaten Bantul.

Dua belas kalurahan tersebut meliputi wilayah berikut.

  1. Banguntapan
  2. Baturetno
  3. Potorono
  4. Panggungharjo
  5. Pendowoharjo
  6. Bangunharjo
  7. Bangunjiwo
  8. Ngestiharjo
  9. Trirenggo
  10. Mulyodadi
  11. Parangtritis
  12. Terong

Keberadaan Kalurahan Bersinar ini mencerminkan komitmen pemerintah desa dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba melalui pendekatan pencegahan, pemberdayaan, serta partisipasi aktif warga.

BNNK Bantul juga memberikan perhatian khusus pada penguatan ketahanan remaja. Melalui Program Ketahanan Diri Remaja (DEKTARI), BNNK Bantul melaksanakan intervensi berkelanjutan yang berhasil mencatat Indeks Ketahanan Diri Remaja sebesar 74,78, yang masuk dalam kategori Sangat Tinggi.

Baca juga  Merapi Muntahkan 31 Guguran Lava Pijar Sepanjang Senin dan Selasa Dini Hari, BPPTKG Ingatkan Bahaya Awan Panas

Capaian ini menunjukkan keberhasilan upaya edukasi dan pembinaan remaja agar mampu menolak pengaruh narkoba serta membangun karakter kuat di tengah tantangan lingkungan sosial.

Edukasi Masif dan KOTAN Perkuat Ketanggapan Daerah

Pada aspek informasi dan edukasi, BNNK Bantul secara aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan pencegahan melalui beragam saluran komunikasi.

Upaya ini bertujuan menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan mudah diakses masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, sekaligus mendorong keterlibatan publik dalam program P4GN.

Selain itu, melalui Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Bidang Dayamas, BNNK Bantul menjalankan koordinasi dan sinkronisasi lintas instansi melalui Program Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN).

“Program ini bertujuan meningkatkan ketanggapan pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman narkotika melalui penguatan kemampuan antisipasi, adaptasi, dan mitigasi secara berkelanjutan,” terang Arfin.

Dalam upaya memperluas akses rehabilitasi, BNNK Bantul mendapat dukungan dari enam lembaga rehabilitasi mitra.

  • Puskesmas Banguntapan I
  • Puskesmas Kasihan I
  • Puskesmas Kasihan II
  • RSUD Panembahan Senopati Bantul
  • RS Nur Hidayah
  • Yayasan Anugerah Tuhan Hafara
Baca juga  Pertamina Tambah 1,5 Juta Tabung LPG 3 Kg Jelang Iduladha 1447 H, Warga Jateng dan DIY Tak Perlu Khawatir

Kolaborasi ini memastikan layanan rehabilitasi dapat menjangkau masyarakat secara lebih cepat, mudah, dan terintegrasi.

Partisipasi masyarakat menjadi faktor krusial dalam keberhasilan rehabilitasi. Melalui penguatan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM), pada tahun 2025 BNNK Bantul membentuk satu unit IBM baru di Kalurahan Banguntapan.

Dengan penambahan ini, jumlah unit IBM di Kabupaten Bantul mencapai delapan unit hingga akhir tahun 2025.

Keberadaan IBM mendekatkan layanan rehabilitasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat dukungan sosial berbasis komunitas bagi penyintas penyalahgunaan narkoba.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, BNNK Bantul tetap menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat program P4GN.

BNNK Bantul terus mengedepankan penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas pelayanan, serta sinergi lintas sektor sebagai strategi utama.

Komitmen ini menjadi wujud nyata peran BNNK Bantul dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba, mewujudkan Indonesia Bersinar. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid