6 Distributor Pupuk dan 42 Kios Masih Layani Petani, Pemkab Tunggu Arahan Resmi untuk Libatkan Koperasi Desa Merah Putih

Bagikan :
Koperasi Desa Merah Putih sebagai Ujung Tombak Penyaluran Pupuk/Foto Ilustrasi: Freepik

KABARJAWA – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mulai bersiap menghadapi perubahan besar dalam skema distribusi pupuk bersubsidi.

Setelah Presiden menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025, Koperasi Desa Merah Putih digadang-gadang menjadi ujung tombak penyalur pupuk bersubsidi di tingkat akar rumput.

Namun, hingga akhir Juli 2025, Dinas Pertanian Gunungkidul masih menunggu petunjuk teknis resmi sebelum benar-benar menerapkan sistem baru tersebut.

Distributor dan Kios Pupuk

Kepala Dinas Pertanian Gunungkidul, Rismiyadi, mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa mengambil langkah pasti tanpa arahan dari pusat.

“Pemerintah daerah siap mengawal distribusi pupuk subsidi ini. Tapi untuk pelaksanaan teknisnya, kami masih menunggu arahan dari PT Pupuk Indonesia dan kementerian terkait,” tegas Rismiyadi pada Kamis (31/7/2025).

Rismiyadi memaparkan bahwa selama ini distribusi pupuk bersubsidi berlangsung melalui jalur resmi. PT Pupuk Indonesia langsung menyalurkan pupuk ke kelompok tani (poktan) lewat jaringan kios pengecer.

Di Gunungkidul, terdapat enam distributor resmi dan 42 kios pengecer yang aktif menyalurkan pupuk ke tangan petani.

Baca juga  DIY Raih Skor Integritas Tertinggi Nasional 2025, Sultan HB X Dorong Percepatan Reformasi Layanan Publik

“Kelompok tani membeli pupuk melalui kios pengecer yang berada di bawah naungan PT Pupuk Indonesia,” jelas Rismiyadi.

Namun, dengan skema baru yang mewajibkan pelibatan koperasi desa, wajah distribusi pupuk akan berubah.

Pemerintah pusat ingin memperkuat peran kelembagaan petani, termasuk koperasi, untuk mendekatkan layanan sekaligus menjaga stabilitas harga.

Pengaruh Koperasi Merah Putih

Di Kecamatan Playen, kehadiran Koperasi Desa Merah Putih mulai menunjukkan pengaruh. Lurah Playen, Surahno, menyambut baik inisiatif koperasi tersebut.

Ia memastikan bahwa koperasi tidak hanya menjual pupuk subsidi, tapi juga menyediakan pupuk organik hasil produksi petani lokal maupun dari distributor terpercaya.

“Tujuan koperasi ini ya jelas, untuk memenuhi kebutuhan warga dengan harga terjangkau. Kalau bisa beli dekat, kenapa harus jauh?” ujar Surahno.

Ia juga menjamin bahwa koperasi tidak akan memainkan harga di luar ketentuan. Seluruh produk pupuk yang dijual koperasi tetap mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Prinsip kami, semua yang dijual di koperasi harus murah dan menguntungkan masyarakat. Selisih harga dari kios biasa pun cuma sekitar Rp200. Tapi nilai keuntungannya jelas, warga lebih mudah mengakses pupuk,” tegasnya.

Baca juga  Biro Umrah Hasanah Magna Safari Terbongkar, Indri Dapsari Jadi Tersangka Penipuan

Langkah penunjukan koperasi sebagai penyalur pupuk bersubsidi ini tidak hanya menjadi bagian dari reformasi distribusi pupuk secara nasional, tapi juga menjadi ujian kesiapan desa-desa di Gunungkidul.

Pemerintah ingin memastikan agar perubahan ini tidak menimbulkan kelangkaan pupuk atau polemik harga yang dapat menyengsarakan petani.

“Yang paling penting, jangan sampai petani justru kesulitan di tengah perubahan ini. Maka kami pastikan semua jalur distribusi berjalan beriringan dulu sambil menunggu regulasi final,” tambah Rismiyadi.

Perubahan sistem ini mencerminkan tekad pemerintah untuk memberdayakan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi desa.

Namun, implementasi teknisnya harus dikawal ketat agar distribusi pupuk subsidi tetap tepat sasaran, tidak menyimpang, dan tidak membuka celah untuk penyalahgunaan. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid