
KabarJawa.com — Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meraih skor Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 sebesar 79,4, tertinggi secara nasional berdasarkan survei Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Skor tersebut menempatkan DIY sebagai provinsi dengan tingkat integritas paling terjaga dibandingkan 656 entitas lain yang mengikuti survei.
KPK menetapkan skor 79,4 pada kategori Terjaga (≥ 78,00) sebagai level tertinggi dalam klasifikasi SPI. Adapun kategori Waspada diberikan kepada skor ≥ 73,00 hingga < 78,00, sedangkan kategori Rentan untuk skor < 73,00.
Pencapaian ini semakin menonjol mengingat rata-rata nasional SPI 2025 berada di angka 72,32, meski mengalami kenaikan sekitar 0,8—0,9 poin dari tahun sebelumnya.
Penilaian Nasional KPK dan Posisi DIY
Survei Penilaian Integritas merupakan instrumen KPK untuk menilai upaya pencegahan korupsi di seluruh Indonesia. Pada tahun 2025, survei mencakup 657 entitas dari Kementerian, Lembaga, BUMN, hingga seluruh Pemerintah Daerah.
Penilaian dilakukan dengan mengukur transparansi layanan, efektivitas pengawasan, budaya pelaporan, serta risiko korupsi dalam proses pelayanan publik.
Dengan capaian tersebut, DIY tidak hanya berada pada peringkat tertinggi secara nasional, tetapi juga menjadi salah satu rujukan dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang bersih di tingkat daerah.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian tersebut saat menghadiri puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 di Kompleks Kepatihan, Selasa (09/12).
Namun, beliau menegaskan bahwa skor tersebut belum membuatnya puas.
“Sesungguhnya, nilai yang disampaikan oleh Ketua KPK tadi, baik untuk KPK maupun untuk Provinsi DIY, sudah semakin baik. Tetapi, saya belum merasa puas dengan 79,4 ini. Kenapa enggak bisa 80? Kenapa enggak bisa 81, 82, atau 83? Misalnya gitu.”
Pernyataan tersebut mencerminkan dorongan Sri Sultan agar seluruh perangkat daerah terus meningkatkan kualitas integritas meskipun DIY telah berada pada posisi teratas nasional.
Penguatan Integritas dan Arah Kebijakan Selanjutnya
Skor 79,4 mencerminkan komitmen DIY dalam membangun budaya pemerintahan yang bersih dan transparan.
Pemerintah daerah terus memperkuat pengawasan internal, memodernisasi layanan publik, serta mendorong pelibatan masyarakat dalam pelaporan potensi pelanggaran.
Ke depan, Pemerintah Provinsi DIY berkomitmen mengakselerasi program pencegahan korupsi dan memperkuat tata kelola pemerintahan.
Seluruh perangkat daerah diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan, mempercepat transformasi digital, dan menjaga kepercayaan publik.
Sebagai provinsi dengan integritas tertinggi pada tahun 2025, DIY dipandang perlu mempertahankan perannya sebagai contoh nasional.
“Kita harus terus berbenah, DIY tidak hanya mempertahankan reputasinya dalam mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi,” ujar Sri Sultan.