Mengenal Apa Itu Godzilla El Nino, Fenomena Iklim Viral yang Disebut akan Melanda Indonesia

Bagikan :
Ilustasi mengenal apa itu Godzilla El Nino, istilah yang belakangan viral di medsos (AI // Kabar Jawa)

KabarJawa.com – Baru-baru ini, sebuah bernama “Godzilla El Niño,” viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Indonesia.

Fenomena ini, yang diprediksi akan memiliki intensitas kuat, disebut akan memberikan dampak signifikan terhadap musim kemarau di tanah air.

Lalu, apa sebenarnya arti istilah ini? Berdasarkan informasi yang dihimpun KabarJawa.com, berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Itu “Godzilla El Niño”?

Menurut penjelasan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), El Niño pada dasarnya adalah fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik ekuator.

Namun, istilah “Godzilla” digunakan untuk menggambarkan El Niño yang memiliki potensi variasi kuat. Variasi yang sangat kuat inilah yang mengkhawatirkan karena dapat menyebabkan musim kemarau di Indonesia menjadi jauh lebih panjang dan kering.

Kapan Fenomena Ini Terjadi dan Apa Mekanismenya?

Berdasarkan analisis BRIN, beberapa model prediksi global, termasuk yang dirilis oleh Badan Riset Atmosfer dan Laut JAMSTEC dari Jepang, memprediksi El Niño ini akan mulai terjadi sejak April 2026.

Baca juga  BREAKING NEWS: Gempa Pacitan Hari Ini 27 Juni Magnitudo 5,6, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Lebih parahnya lagi, fenomena ini diprediksi akan diperkuat dengan kehadiran fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) positif, yang akan dimulai dengan intensitas moderat.

Prediksi ini menentukan bahwa kedua fenomena tersebut, El Niño “Godzilla” dan IOD Positif, diperkirakan akan terjadi bersamaan selama periode musim kemarau di Indonesia, yaitu sejak April hingga Oktober 2026.

Secara mekanisme, El Niño menyebabkan pembentukan awan dan hujan terkonsentrasi di atas Samudra Pasifik, sehingga menyebabkan wilayah Indonesia mengalami minim awan dan hujan.

Di sisi lain, fenomena IOD positif menyebabkan pendinginan suhu permukaan laut di dekat Sumatra dan Jawa, yang secara signifikan mengurangi curah hujan di wilayah tersebut.

Dampak yang Tidak Seragam di Wilayah Indonesia

BRIN menegaskan bahwa dampak dari super El Niño dan IOD Positif ini tidak seragam di seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan model prediksi musim yang dikembangkan BRIN:

  • Wilayah Selatan: Sebagian besar Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkirakan akan mengalami kemarau yang bersifat kering.
  • Wilayah Timur Laut: Sebaliknya, wilayah di Sulawesi dan Maluku, termasuk Halmahera, sebagian besar diprediksi masih akan mengalami curah hujan yang tinggi.
Baca juga  Ternyata Mudah, Begini Cara Daftar Subsidi Tepat LPG 3kg Langsung di Pangkalan

Himbauan Mitigasi untuk Pemerintah dan Masyarakat

Dampak yang tidak seragam ini menuntut kewaspadaan dari berbagai pihak. BRIN menekankan bahwa mitigasi pemerintah sebaiknya mempertimbangkan aspek-aspect berikut:

  • Dampak Kekeringan: Kewaspadaan khusus diperlukan di selatan Indonesia karena kekeringan dapat mengancam lumbung padi nasional, khususnya di wilayah Pantura Jawa.
  • Dampak Banjir: Pemerintah perlu bersiap menghadapi dampak banjir di wilayah timur laut Indonesia karena curah hujan tinggi yang mungkin terjadi selama musim kemarau (Sulawesi, Halmahera, Maluku).
  • Dampak Karhutla: Mitigasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) harus dilakukan di sebagian wilayah Sumatra dan Kalimantan, meskipun bagian utara kedua pulau ini tetap akan mengalami hujan yang tinggi.
  • Peluang Salt Production: BRIN melihat peluang untuk mengoptimalkan produksi garam di wilayah selatan Indonesia untuk mencapai swasembada garam selama tahun 2026-2027.

Sementara pakar BRIN, Prof. Erma Yulihastin, Periset Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, memberikan pernyataan kuat mengenai hal ini.

Menurutnya, pemerintah perlu mewaspadai dampak kekeringan yang dapat mengancam lumbung pangan nasional di wilayah di Pantura Jawa. Selain itu, dampak Karhutla di Kalimantan dan Sumatra juga harus dimitigasi.

Baca juga  BMKG Rilis Prediksi Cuaca Jatim 17-18 Januari: Waspada Hujan Angin Saat Libur Isra Miraj

“Namun, di saat yang bersamaan, pemerintah juga sebaiknya menyiapkan strategi untuk menangani kelebihan curah hujan di wilayah Sulawesi-Halmahera-Maluku dan dampaknya terhadap banjir dan longsor,” ujarnya.

Sementara itu, untuk tingkat masyarakat, BRIN Indonesia juga memberikan himbauan konkret. Melalui Instagram resminya @brin_indonesia, lembaga tersebut mengungkap ajakan agar masyarakat mulai bersiap.

“Biar kita bisa lebih siap dari sekarang. Yuk, mulai hemat air, jaga kesehatan, dan lebih aware sama kondisi sekitar,” demikian penjelasnnya.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya