
KabarJawa.com – Libur panjang (long weekend) dalam rangka peringatan Isra Miraj 1447 H sering kali menjadi momen yang dinanti warga untuk berwisata atau mudik singkat.
Namun, bagi masyarakat Jawa Timur (Jatim) yang hendak bepergian pada tanggal 17-18 Januari 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan serius.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena adanya potensi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas liburan. Berikut rincian prediksi cuaca lengkapnya.
Status “Siaga” Hujan Lebat di Jawa Timur
Berdasarkan keterangan resmi BMKG, kondisi cuaca di Indonesia pada periode 17-18 Januari 2026 secara umum didominasi oleh hujan ringan hingga lebat. Namun, perhatian khusus perlu diberikan untuk wilayah Jawa Timur.
BMKG menetapkan kategori tingkat peringatan dini “Siaga” untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir. Status Siaga ini berlaku untuk empat wilayah utama di Indonesia, yaitu:
- Sumatera Barat
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Papua Pegunungan
Artinya, intensitas hujan di Jawa Timur diprediksi cukup tinggi, sehingga risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir genangan atau jalanan licin perlu diwaspadai.
Potensi Angin Kencang
Selain guyuran hujan, ancaman angin kencang juga menghantui wilayah Jawa Timur selama periode libur ini. Dalam rilisnya, BMKG memasukkan Jawa Timur ke dalam daftar wilayah yang berpotensi diterjang angin kencang bersama dengan wilayah tetangga seperti Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Bali.
Kondisi ini tentu harus diwaspadai, terutama bagi wisatawan yang berencana mengunjungi destinasi wisata alam terbuka, pantai, atau pegunungan.
Imbauan Keselamatan dari BMKG
Menyikapi prediksi cuaca tersebut, BMKG memberikan sejumlah imbauan penting bagi masyarakat dan pemangku kepentingan:
Waspada Bencana Hidrometeorologi
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Potensi bencana seperti pohon tumbang, banjir, atau tanah longsor akibat cuaca ekstrem harus diantisipasi.
Hati-hati Saat Bepergian
Bagi yang merencanakan aktivitas perjalanan darat, laut, maupun udara, diharapkan lebih berhati-hati. Hujan lebat dapat mengurangi jarak pandang berkendara dan membuat jalanan licin.
Manfaatkan Fitur Digital Weather for Traffic (DWT)
Untuk membantu perjalanan, BMKG menyediakan layanan informasi cuaca khusus jalur perjalanan. Masyarakat dapat memantau kondisi cuaca di sepanjang rute (dari titik berangkat hingga tujuan) melalui fitur Digital Weather for Traffic (DWT) yang terintegrasi di aplikasi InfoBMKG.
Pantau Kanal Resmi
Tak kalah penting, pastikan Anda selalu memantau update peringatan dini dan cuaca ekstrem hanya melalui kanal resmi BMKG.
Misalnya, website www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, dan media sosial: @infobmkg
Diprediksi Hujan
Jadi kesimpulannya, berdasarkan prediksi BMKG, Jawa Timur akan dilanda hujan pada 17 hingga 18 Januari 2026.
Sehingga, warga Jatim disarankan untuk mulai siapkan payung, jas hujan hingga menjaga kondisi fisiknya. Selain itu, hindari berteduh di bawah pohon tua jika terjadi angin kencang, dan selalu utamakan keselamatan di atas kecepatan saat berkendara di tengah hujan.***