
KabarJawa.com – Baru-baru ini, jagat media sosial tengah dihebohkan dengan beredarnya video yang menampilkan aksi sekelompok massa yang disebut sebagai Serikat Pekerja Listrik Soloraya.
Aksi tersebut dikabarkan berlangsung pada Senin, 16 Maret 2026 dan dengan cepat menjadi perbincangan publik di media sosial.
Seperti yang terlihat pada unggahan akun TikTok @Seputar_Surakarta, tampak sejumlah orang berkumpul sambil menyuarakan tuntutan mereka secara lantang.
Dalam video yang beredar, massa terdengar berulang kali meneriakkan seruan perjuangan. Teriakan tersebut terdengar jelas dan dilakukan secara serempak oleh peserta aksi yaitu “Tiga langkah perjuangan”
Seruan itu dikumandangkan berkali-kali selama aksi berlangsung, menunjukkan adanya tuntutan yang ingin disampaikan secara tegas oleh para peserta.
Lokasi Aksi di Kantor PLN UP3 Surakarta
Berdasarkan informasi yang beredar dalam video, aksi tersebut disebut terjadi di Kantor PLN UP3 Surakarta yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi, Solo.
Lokasi tersebut menjadi titik berkumpulnya massa yang diduga berasal dari kelompok pekerja listrik di wilayah Soloraya.
Kehadiran mereka di depan kantor tersebut diduga berkaitan langsung dengan tuntutan yang mereka suarakan.
Tuntutan Demo
Isu utama yang mencuat dari aksi tersebut adalah tuntutan terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya atau THR tahun 2026. Hal ini terlihat dari spanduk yang dibentangkan oleh massa dalam video.
Dalam spanduk tersebut tertulis jelas, ‘Bayarkan THR 2026 + Denda Sekarang Juga!’
Tulisan tersebut diduga menjadi penegas bahwa aksi yang dilakukan berkaitan dengan hak pekerja yang belum dipenuhi, khususnya terkait THR.
Menunggu Konfirmasi Resmi
Meski begitu, hingga saat ini, belum terdapat keterangan resmi dari pihak berwenang maupun instansi terkait mengenai kebenaran aksi yang viral tersebut. Informasi yang beredar masih terbatas pada video yang beredar di media sosial.
Ketiadaan klarifikasi ini membuat publik masih menunggu penjelasan lebih lanjut terkait latar belakang, tuntutan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam aksi tersebut.
Yang jelas, video aksi tersebut kini telah menjadi perhatian luas di berbagai platform media sosial, termasuk TikTok dan Instagram. Banyak pengguna yang turut membagikan ulang video tersebut dan memberikan beragam tanggapan.
Perkembangan informasi terkait aksi ini pun masih terus dinantikan, terutama mengenai respons dari pihak terkait serta kejelasan tuntutan yang disampaikan oleh massa.***