Kenapa Es Gabus Bisa Mirip Spons? Ini Kata BPOM

Bagikan :
Ilustrasi BPOM jelaskan soal alasan kenapa Es Gabus bisa bertekstur mirip spons (AI // Kabar Jawa)

KabarJawa.com – Baru-baru ini, media sosial diramaikan dengan perdebatan soal jajanan jadul yang sedang naik daun, yaitu Es Gabus.

Sebab, hal ini berkaitan dengan munculnya kasus tuduhan tukang Es Gabus yang dituding berjualan berbahan spons.

Terbaru, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jakarta pun angkat bicara untuk memberikan penjelasan mengenai jajajan jadul tersebut.

Rahasia Alami Tepung dan Santan

Dalam penjelasannya, BPOM Jakarta mengungkap bahwa tekstur mirip spons tersebut bukanlah akibat penggunaan bahan berbahaya. Tekstur unik itu murni merupakan hasil dari proses pengolahan fisika dan kimiawi pangan yang terjadi secara alami.

Kunci utama dari tekstur tersebut terletak pada interaksi harmonis antara dua bahan penyusun dasarnya, yaitu tepung hunkwe yang merupakan pati kacang hijau dan santan kelapa.

BPOM mengemukakan bahwa rahasia kekenyalan tersebut lahir dari bagaimana kedua bahan ini bereaksi saat dipertemukan.

Dengan demikian, tekstur “gabus” itu adalah karakteristik alami dari pati kacang hijau yang diolah dengan metode spesifik, bukan karena tambahan zat asing.

Baca juga  Tragedi Mengerikan di Kosan Tegal: Wanita Ditemukan dengan Pisau Menancap di Wajah

“Ternyata rahasianya ada pada proses pengolahan dan interaksi bahan yang berperan bikin es gabus jadi kenyal dan unik,” demikian keterangan BPOM Jakarta melalui media sosial TikTok resminya @bpom.jakarta, dilansir KabarJawa.com pada Kamis, 29 Januari 2026.

Proses Mengental Saat Dipanaskan

Secara lebih rinci, BPOM menguraikan bahwa pembentukan tekstur ini dimulai sejak tahap pemasakan di atas kompor.

Ketika tepung hunkwe dicampur dengan santan dan kemudian dipanaskan, terjadilah sebuah proses ilmiah yang disebut sebagai gelatinisasi pati.

Dalam fase pemanasan ini, molekul-molekul pati dari tepung hunkwe akan menyerap air dari santan secara masif. Akibat suhu panas, butiran pati tersebut akan membengkak atau mengembang, lalu pecah dan membentuk gel.

Inilah alasan ilmiah mengapa adonan es gabus yang tadinya cair berubah menjadi kental dan lengket seperti bubur lem saat dimasak di dalam panci.

Keajaiban Sains di Lemari Es

Namun, proses pembentukan tekstur spons tidak berhenti di atas kompor. Keajaiban sesungguhnya yang mengubah adonan “bubur” tersebut menjadi “spons” terjadi di dalam lemari pendingin. Setelah adonan matang dan dicetak, proses selanjutnya adalah pembekuan.

Baca juga  Polisi Amankan Oknum MADAS Surabaya yang Sempat Viral di Medsos

Pada tahap pendinginan inilah terjadi fenomena fisika yang disebut retrogradasi atau rekristalisasi pati. Sederhananya, struktur gel yang sudah terbentuk saat dimasak tadi akan menyusun ulang dirinya sendiri menjadi jaringan rantai yang lebih stabil, padat, dan kaku akibat suhu dingin.

Proses inilah yang menciptakan struktur padat namun memiliki pori-pori halus. Hasil akhirnya adalah sepotong es yang ketika digigit terasa kenyal dan empuk mirip gabus, bukan keras dan padat seperti es batu biasa.

Reaksi Kimia Alami

Jadi kesimpulannya, alasan kenapa Es Gabus bertekstur mirip spons adalah karena terjadinya reaksi kimia alami.

Lebih tepatnya berupa gelatinisasi saat pemanasan dan retrogradasi pati saat pembekuan, yang mengubah struktur tepung hunkwe dan santan menjadi jaringan padat yang kenyal dan berpori, sehingga terbukti aman dikonsumsi dan bebas dari bahan sintetis berbahaya.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya