Apa itu Sanksi Jam Komandan? Viral Kasus Es Gabus Dituduh Spons

Bagikan :
Ilustrasi apa itu Jam Komandan pada kasus Es Gabus yang viral (AI // Kabar Jawa)

KabarJawa.com – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan sebuah video yang kemudian menuai pro kontra di kalangan warganet.

Video tersebut memperlihatkan dua oknum berseragam TNI dan Polri yang menuding seorang pedagang keliling bernama Sudrajat menjual Es Gabus berbahan dasar spons.

Tuduhan itu kemudian berbuntut panjang. Pihak TNI AD dikabarkan langsung mengambil langkah tegas dengan memberikan sanksi disiplin kepada anggotanya, Babinsa Serda Heri Purnomo.

Pada Rabu, (28/1), pihak TNI menyatakan bahwa Dandim setempat akan melakukan evaluasi internal serta memberlakukan “Jam Komandan” kepada seluruh anggotanya.

Istilah ini mungkin terdengar asing bagi orang awam. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Jam Komandan dalam tradisi militer?

Mengenal Apa Itu Jam Komandan

Merujuk pada laman resmi Kodiklat TNI, Jam Komandan diketahui merupakan salah satu bentuk metode pembinaan personel di mana pimpinan mengambil waktu khusus untuk berbicara langsung di hadapan para anggotanya.

Dalam sesi ini, seorang komandan akan menyampaikan arahan strategis, informasi terbaru dari pusat, hingga pedoman-pedoman teknis yang harus dipegang teguh oleh prajurit dalam melaksanakan tugas ke depannya.

Baca juga  Susunan Acara Walimatus Safar Haji 2026, Referensi Rundown Singkat tapi Terstruktur

Dalam konteks kasus viral Es Gabus ini, penerapan Jam Komandan menjadi relevan. Forum ini digunakan sepenuhnya oleh pimpinan untuk menjelaskan kembali berbagai peraturan, khususnya yang berkaitan dengan hukum, tata tertib, dan disiplin prajurit di tengah masyarakat.

Momen ini menjadi sarana kontak langsung antara atasan dan bawahan. Pimpinan akan menekankan bagaimana seharusnya seorang aparat bersikap humanis dalam bertindak.

Berujung Damai dan Ganti Rugi

Sebelumnya, dikabarkan bahwa Aiptu Ikhwan Mulyadi, anggota Bhabinkamtibmas yang juga terlibat dalam video tersebut, telah menyampaikan permintaan maaf terbukanya.

Ia mengakui bahwa niatan awal yang katanya ingin mengedukasi masyarakat, justru menimbulkan presepsi berbeda di masyarakat. Permintaan maaf juga datang dari Serda Heri Purnomo yang mana ia juga menyesal atas peristiwa yang terjadi.

Sementara, sebagai bentuk tanggung jawab moral, pihak TNI melalui Kodim 0501/Jakarta Pusat dikabarkan juga memberikan tali asih kepada Sudrajat berupa satu unit kulkas, dispenser, dan kasur springbed sebagai ganti rugi atas kerugian moril yang dialami sang pedagang.

Baca juga  Viral Video Zikir di Candi Prambanan, Begini Tanggapan Pengelola

Meskipun kasus ini kabarnya sempat akan dibawa ke ranah hukum, Sudrajat memilih jalan damai. Warga Bojonggede ini tersebut mengaku memaafkan para oknum tersebut serta menganggap peristiwa tidak mengenakkan ini sebagai musibah.

Adapun pertemuan kedua belah pihak juga telah terlaksana di kawasan kediaman Sudrajat pada Selasa (27/1) malam hari.

Pembinaan Militer

Jadi kesimpulannya, Jam Komandan yang diterapkan pasca kasus ini adalah metode pembinaan personel militer.

Lebih tepatnya, berupa arahan langsung dari pimpinan untuk mengevaluasi kinerja dan disiplin anggota, yang dalam kasus ini menjadi respons tegas institusi atas tindakan gegabah anggotanya terhadap pedagang kecil.

Sementara, kini diketahui bahwa kasus Es Gabus yang sempat ramai jadi perbincangan warganet itu telah diselesaikan secara kekeluargaan.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya