Warung Makan di Gunungkidul Sepi Drastis setelah Bupati Murka: ASN Dilarang Nongkrong saat Jam Kerja, Pedagang Merana

Bagikan :
Warung Makan di Gunungkidul Sepi Drastis/Foto: ef linangkung

KABARJAWA — Amarah seorang pemimpin bisa mengguncang ekonomi kecil. Itulah yang terjadi di Gunungkidul, ketika Bupati meluapkan kemarahan akibat ulah sejumlah ASN Puskesmas yang nekat karaoke saat jam kerja.

Amukan itu tak hanya menyasar pelanggar disiplin, tetapi ikut menyeret nasib para pedagang kecil yang menggantungkan penghidupan dari rutinitas para abdi negara.

Warung Makan di Gunungkidul Sepi Drastis

Setelah insiden itu, beredar luas pesan berantai di kalangan ASN, PPPK, THL, pamong kalurahan, hingga tutor. Pesan itu mencantumkan sederet larangan tegas yang mengguncang kebiasaan lama.

Mereka tak boleh menggelar acara kedinasan atau nondinas di rumah makan, tidak boleh mampir ke warung di luar jam istirahat resmi (12.00–13.00 WIB), dan wajib membawa surat tugas jika bepergian di jam kerja.

Efeknya terasa seketika. Warung-warung makan yang biasanya ramai pada jam makan siang mendadak lengang. Pedagang yang dulu mengandalkan keramaian para ASN kini hanya bisa memandangi meja-meja kosong.

Sidas, seorang pedagang makanan di Kalurahan Siraman, Wonosari, mengaku pendapatannya langsung anjlok. Ia biasanya melayani kerumunan guru dan pegawai yang makan siang di warungnya. Namun, sejak pesan itu menyebar, pemandangan itu lenyap.

Baca juga  Wakil Bupati Gunungkidul Gerebek ASN Kluyuran saat Jam Kerja, Dua Guru TK Kepergok Makan Soto

“Biasanya jam 12 penuh, sekarang warung saya kosong. Katanya mereka sedang patuh dulu. Ya kami cuma bisa menerima,” ujar Sidas lirih, Jumat (1/8/2025).

Sidas menyebut, beberapa pelanggan tetap memilih membungkus makanan. Sebagian bahkan tak muncul sama sekali. Padahal sebelum kejadian, ia bisa meraup omzet hingga Rp1 juta per hari. Kini, penghasilannya amblas.

“Sekarang jauh di bawah sejuta. Dapet separonya aja susah,” keluhnya.

Sidas bukan satu-satunya yang terkena imbas. Pedagang lain di sekitar kompleks perkantoran, rumah sakit, dan sekolah juga merasakan dampaknya.

Suasana yang biasanya ramai tawa dan obrolan ringan saat makan siang kini berubah menjadi senyap dan dingin.

Keterangan Pihak Berwenang

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Status Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai BKPPD Gunungkidul, Sunawan, mengaku belum mengetahui secara resmi isi pesan larangan itu.

Namun, ia tidak membantah bahwa belakangan ini razia kedisiplinan ASN memang digencarkan.

“Saya malah baru tahu isi pesannya,” ucap Sunawan singkat.

Meski demikian, Sunawan menegaskan bahwa penegakan disiplin ASN menjadi komitmen pemerintah daerah.

Baca juga  Dana Desa 2026 Gunungkidul Mulai Cair, Anggaran Anjlok Drastis Picu Penundaan Pembangunan di Kalurahan

Ia menyebut, Inspektorat Daerah bersama Satpol PP sudah rutin melakukan sidak ke berbagai lokasi, dan tak segan menindak ASN yang terbukti keluyuran saat jam kerja.

“Kami sudah lama mengingatkan. ASN itu punya tanggung jawab besar. Jangan sampai berkeliaran saat waktu dinas,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan, meskipun belum ada edaran resmi dari pemerintah kabupaten, penegakan disiplin tetap berjalan dengan semangat tinggi.

Pemerintah ingin membangun etika kerja yang lebih tertib dan profesional, meski itu berarti menekan aktivitas informal seperti makan siang bersama di luar kantor.

Di sisi lain, para pedagang kecil meminta pemerintah tidak menutup mata. Mereka berharap ada solusi tengah agar ekonomi rakyat kecil tak menjadi korban dari penertiban birokrasi.

“Kalau mereka nggak boleh makan di warung, kami jualan ke siapa?” tanya Sidas penuh harap. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid