Tiga Kepala Daerah di Jawa Timur Terjaring OTT KPK, Gubernur Khofifah Tekankan Integritas Pemerintahan

Bagikan :
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Ist)

KabarJawa.com – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menjerat kepala daerah di Provinsi Jawa Timur.

Dalam periode yang berdekatan, tiga kepala daerah tersangkut kasus dugaan korupsi dan kini menjalani proses hukum.

Tiga pejabat yang dimaksud adalah Bupati Ponorogo, Wali Kota Madiun, serta Bupati Tulungagung. Ketiganya merupakan kepala daerah periode 2025–2030.

Gubernur Sampaikan Keprihatinan

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan keprihatinannya atas rangkaian kasus tersebut.

Pernyataan itu disampaikan usai menghadiri peringatan Hari Lahir ke-80 Muslimat NU di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, pada Minggu, 12 April 2026.

Menurut Khofifah, pemerintah provinsi telah melakukan berbagai upaya pencegahan melalui koordinasi intensif dengan kepala daerah di wilayahnya.

“Kami melakukan koordinasi cukup intensif. Ada grup WhatsApp kepala daerah, dan kami juga berkomunikasi dengan tim KPK,” ujarnya.

Upaya Pencegahan Telah Dilakukan

Khofifah menjelaskan bahwa KPK tidak hanya menjalankan fungsi penindakan, tetapi juga melakukan pendekatan preventif.

Seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Timur disebut telah mengikuti forum pembahasan bersama KPK terkait potensi risiko korupsi.

Baca juga  Tragedi Bocah di Blora: Tersengat Listrik Saat Berteduh dari Hujan

“Sebetulnya semua kabupaten dan kota sudah pernah dipanggil satu per satu oleh KPK. Harapan kami jelas, semua bisa menjaga pemerintahan yang bersih dan tata kelola yang baik,” katanya.

Meski demikian, kasus korupsi masih terjadi di tingkat daerah.

Hal ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan yang telah dilakukan belum sepenuhnya efektif menekan praktik pelanggaran.

Proses Hukum Diserahkan ke KPK

Terkait penanganan kasus, Khofifah menegaskan bahwa pemerintah provinsi menyerahkan sepenuhnya kepada KPK sebagai lembaga yang berwenang.

“Kalau yang sudah terjadi seperti ini, tentu kami menyerahkan kepada aspek hukum. KPK memiliki kewenangan untuk mencari format penanganannya,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan melakukan intervensi terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

Sorotan terhadap Tata Kelola Pemerintahan

Kasus yang melibatkan tiga kepala daerah tersebut kembali menyoroti pentingnya integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena berkaitan langsung dengan pengelolaan anggaran dan kebijakan di tingkat lokal.

Selain berdampak pada keuangan negara, kasus korupsi juga memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan.

Baca juga  Layanan e-KTP di Kecamatan Magetan Dihentikan, Warga Harus Urus ke Dispendukcapil

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid