
Kabarjawa – Kejadian tragis menimpa seorang bocah laki-laki berinisial J (10) di Kelurahan Ngroto, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Ia kehilangan nyawa setelah tersengat listrik dari tiang lampu penerangan jalan saat berteduh dari hujan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (28/03) sekitar pukul 12.30 WIB di Perumahan GMS, Jalan Nangka No 1, Kelurahan Karangboyo, Cepu.
Kronologi Kejadian
Sebelum kejadian, korban bersama dua temannya, L (12) dan R (9), tengah bermain di area sawah. Mereka mencari ikan menggunakan jaring kecil di genangan air. Saat hujan deras turun, ketiganya mencari tempat berteduh di depan rumah warga.
Tanpa disadari, korban menyentuh tiang lampu penerangan jalan berbahan stainless steel. Seketika, tubuhnya tersentak akibat aliran listrik dan ia berteriak meminta tolong.
L yang melihat kejadian tersebut berusaha menolong dengan menarik kaki korban. Namun, aliran listrik turut menyengat L, sehingga ia langsung melepaskan pegangan dan meminta pertolongan warga sekitar.
Upaya Penyelamatan
Mendengar teriakan, warga segera memanggil pemilik rumah, Susi Riyana, untuk mematikan aliran listrik melalui meteran rumahnya. Setelah listrik dipadamkan, tubuh korban akhirnya bisa dilepaskan dari tiang lampu. Namun, saat itu kondisinya sudah sangat lemah.
Warga segera membawa korban ke RSNU Cepu untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya, tim medis menyatakan korban sudah tidak bernyawa.
Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka bakar pada telapak tangan kanan dan dada sebelah kanan akibat sengatan listrik. Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Tindakan Pihak Berwenang
Polsek Cepu langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari para saksi. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Untuk menghindari kejadian serupa, pihak kepolisian berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan pengecekan instalasi listrik pada tiang penerangan jalan.
Imbauan Keselamatan untuk Masyarakat
Kapolsek Cepu mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap fasilitas umum yang berhubungan dengan listrik, terutama saat musim hujan.
Jika menemukan potensi bahaya listrik di lingkungan sekitar, warga diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti.
Kejadian ini menjadi pengingat penting akan bahaya listrik di ruang publik, khususnya saat cuaca buruk. Pemerintah serta masyarakat perlu lebih waspada dan aktif dalam mengawasi instalasi listrik guna mencegah insiden serupa terjadi di masa depan.(Kabarjawa)