
KabarJawa.com – Kawasan wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dipastikan sudah kembali dibuka untuk umum per Selasa, 14 April 2026.
Setelah sempat ditutup sementara selama sepekan, aktivitas wisata di kawasan Gunung Bromo kini telah beroperasi normal sejak Minggu, 12 April 2026 pukul 10.00 WIB.
Pembukaan ini menjadi kabar baik bagi wisatawan yang telah merencanakan liburan dalam waktu dekat.
Penutupan Sementara Bromo Berakhir, Wisata Kembali Normal
Sebelumnya, pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memberlakukan penutupan total kawasan wisata Bromo pada 6 hingga 12 April 2026.
“Selama masa penutupan seminggu ke depan, kami menyiapkan berbagai langkah sebagai momentum pemulihan ekosistem sekaligus peningkatan kualitas layanan wisata,” demikian keterangan BBTN Bromo Tengger Semeru melalui Instagram @bbtnbromotenggersemeru, sebagaimana dilansir KabarJawa.com pada Selasa, 14 April 2026.
Kebijakan ini mencakup seluruh area wisata, mulai dari lautan pasir, kawah Bromo, hingga padang sabana yang dikenal sebagai Bukit Teletubbies.
Penutupan dilakukan sebagai langkah strategis untuk memulihkan ekosistem alami kawasan konservasi sekaligus membersihkan area wisata setelah lonjakan kunjungan selama periode libur Lebaran. Selama masa penutupan, tidak ada aktivitas wisata yang diperbolehkan di seluruh titik akses.
Dan berdasarkan pengumuman resminya, BBTN Bromo Tengger Semeru mengungkap bahwa jadwal penutupan berlaku sampai tanggal 12 April 2026.
Dengan kata lain, kini masa penutupan tersebut telah resmi berakhir, dan seluruh destinasi di dalam kawasan kembali dapat diakses oleh pengunjung tanpa pembatasan tambahan di luar ketentuan normal yang berlaku.
Daya Tarik Bromo Tetap Jadi Favorit Wisatawan
Sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Timur, Bromo menawarkan pengalaman wisata alam yang lengkap dan beragam. Pengunjung dapat menikmati panorama matahari terbit dari kawasan Penanjakan yang menjadi ikon utama, menjelajahi luasnya lautan pasir dengan kendaraan Jeep 4×4, hingga menapaki tangga menuju kawah aktif Gunung Bromo.
Selain itu, kawasan ini juga terkenal dengan padang sabana yang luas serta spot fotografi malam hari untuk berburu Milky Way atau Galaksi Bima Sakti.
Aktivitas berkuda menuju area kawah juga masih menjadi pilihan favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman berbeda.
Dengan dibukanya kembali kawasan ini, seluruh aktivitas tersebut kini dapat kembali dinikmati seperti sedia kala.
Tips Wisata ke Bromo agar Lebih Nyaman dan Aman
Bagi wisatawan yang berencana berkunjung dalam waktu dekat, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar perjalanan tetap nyaman:
Pesan Tiket Secara Online
Sistem pembelian tiket masuk Bromo saat ini sepenuhnya dilakukan secara daring melalui situs resmi TNBTS. Pengunjung disarankan untuk memesan tiket lebih awal karena kuota harian dibatasi guna menjaga kelestarian kawasan.
Gunakan Pakaian Hangat
Suhu di kawasan Bromo, khususnya saat dini hari di Penanjakan, dapat turun hingga di bawah 10 derajat Celcius. Oleh karena itu, wisatawan wajib mengenakan pakaian hangat berlapis seperti jaket tebal, sarung tangan, kupluk, dan syal.
Siapkan Masker dan Kacamata
Kondisi angin di lautan pasir sering kali membawa debu yang cukup tebal. Penggunaan masker dan kacamata sangat dianjurkan untuk melindungi pernapasan dan mata, terutama saat menggunakan Jeep atau berkuda.
Bawa Uang Tunai
Meski beberapa layanan sudah mendukung pembayaran online, keterbatasan sinyal di area tertentu membuat transaksi non-tunai tidak selalu berjalan lancar. Uang tunai pecahan kecil sangat membantu untuk kebutuhan mendadak.
Jaga Kebersihan dan Hormati Adat Lokal
Kawasan Bromo merupakan wilayah sakral bagi masyarakat suku Tengger. Pengunjung diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan serta mematuhi aturan yang berlaku, termasuk larangan memasuki atau menaiki bangunan suci di area tertentu.
Nah, itulah tadi informasi mengenai status terkini pembukaan kawasan Gunung Bromo pasca-penutupan, lengkap dengan tips berkunjungnya.***