Viral Video ‘Gerakan Tunda Bayar Pajak Kendaraan’, Konten Pemprov Jateng Kini Ikut Disorot Warganet

Bagikan :
Unggahan Gerakan Tunda Bayar Pajak Kendaraan (kiri) dan postingan Pemprov Jateng (kanan) yang kini mendadak jadi sorotan warganet (TikTok// @aras_kembang12, @humasjateng)

KabarJawa.com – Belakangan, perbincangan mengenai pajak kendaraan bermotor di Jawa Tengah tengah ramai disorot di media sosial.

Tepatnya dalam beberapa hari terakhir ini, unggahan bertajuk ‘Gerakan Tunda Bayar Pajak Kendaraan’ banyak beredar, khususnya di platform TikTok. Konten tersebut memicu diskusi luas di kalangan warganet.

Fenomena ini muncul beriringan dengan keluhan sejumlah pemilik kendaraan bermotor yang mengaku terkejut melihat nominal Pajak Kendaraan Bermotor tahun 2026. Mereka menyebut angka yang tertera lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 2025.

Sejumlah pengguna media sosial membagikan foto Surat Tanda Nomor Kendaraan milik mereka, terutama pada bagian rincian pajak.

Berdasarkan pantuan KabarJawa.com pada Kamis, (12/2), unggahan itu tersebar di berbagai platform, termasuk Facebook, dan memunculkan reaksi beragam. Tidak sedikit yang menyampaikan keberatan atas besaran pajak yang tercantum.

Muncul Poster ‘Gerakan Tunda Bayar Pajak Kendaraan’

Di tengah ramainya keluhan tersebut, beredar pula poster digital bertuliskan ‘Gerakan Tunda Bayar Pajak Kendaraan’. Poster dengan latar warna merah itu salah satunya diunggah oleh akun TikTok @aras_kembang12.

Baca juga  Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Apa Sudah Dibuka? Ini Penjelasannya

Keterangan ataupun caption yang menyertai unggahan tersebut juga memuat narasi terkait tarif pajak kendaraan. Konten ini kemudian menjadi viral dan memancing respons luas dari masyarakat Jawa Tengah.

Istilah ‘Gerakan Tunda Bayar Pajak Kendaraan’ pun mulai banyak digunakan dalam berbagai unggahan warganet. Diskusi tidak hanya berlangsung di TikTok, tetapi juga merambah platform lain.

Konten Lama Pemprov Jateng Kembali Jadi Sorotan

Seiring viralnya isu tersebut, warganet kembali menyoroti unggahan lama dari akun TikTok resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, @humasjateng. Video tersebut diketahui diunggah pada 14 Mei 2025.

Dalam video, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjelaskan mengenai program pemutihan pajak yang berlaku pada tahun lalu. Ia menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar memanfaatkan program tersebut sebelum batas waktu yang ditentukan.

“Saya imbau masyarakat untuk segera (membayar pajak) batas waktunya sampai tanggal 30 Juni 2025,” paparnya saat mnejelaskan mengenai program pemutihan pajak yang berlaku tahun lalu, sebagaimana dilansir KabarJawa.com pada Kamis, 12 Februari 2026.

“Dan pemutihan ini menjadi tanggung jawab masyarakat wajib pajak bahwa tahun 2026 nanti harus bayar pajak. Karena pemutihan ini seyogyanya kan hanya pemutihan bagi mereka yang sudah mati (pajaknya), tapi ke depan wajib pajak merupakan kewajiban yang harus dibayar,” lanjutnya.

Baca juga  Ramai Keluhan Kenaikan, Bapenda Jateng Ungkap Alasan Kenapa Pajak Kendaraan Tahun Lalu Terasa Lebih Murah

“Dan ini harus kita laksanakan kan yang akan ditagih oleh Kabupaten/Kota bahkan tingkat desa nanti akan ikut serta dalam rangka menghadirkan pajak kendaraan bermotor,” utupnya.

Video tersebut kini kembali ramai dikomentari warganet setelah isu kenaikan pajak kendaraan mencuat.

Ragam Tanggapan Warganet

Kolom komentar pada unggahan akun Pemprov itu pun dipenuhi berbagai respons dari masyarakat. Sejumlah akun menyampaikan keluhan maupun kekecewaan mereka secara terbuka.

“maaf pak saya ga mau bayar pajak,” tulis akun @alfa**********

“ora umummm… opsen 66%,” tulis akun @ipul*****

“mbuh pak arep mangan ae bingung kok…,” tulis @sunan**********

“enak bener yg selalu bayar ga dpt apresiasi. yg ga bayar malah dpt keringanan,” tulis @bayu****

“pak.. maaf nggih.. ra kacek d kasih pemutihan jika setelahnya pajak + opsen & naiknya lumayan byk… sing do gak bayar pajak kmrn dpt pemutihan mereka dpt keringanan.. lha kita yg tertib pajak jg kena imbasnya tambahan opsen memberatkan pak…,” tulis @duo*****

Sementara itu, hingga saat ini, belum terdapat pernyataan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengenai viralnya unggahan ‘Gerakan Tunda Bayar Pajak Kendaraan’ maupun respons atas berbagai keluhan yang beredar di media sosial.***

Baca juga  Grebeg Kupat dan Festival Kesenian Rakyat 2025 di Magelang, Ribuan Warga Padati Lapangan drh Soepardi

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid