Operasi Patuh Candi 2025 Dimulai, Ini Prediksi Lokasi Tilang di Solo Hari Ini

Bagikan :
Ilustrasi tilang (Pexels// Pixabay)

KABAR JAWA – Memasuki pertengahan bulan Juli ini, Kepolisian Daerah Jawa Tengah resmi menggelar Operasi Patuh Candi 2025. Kegiatan ini akan berlangsung selama 14 hari penuh.

Operasi kewilayahan itu juga menyasar seluruh wilayah hukum Polda Jawa Tengah, termasuk Kota Surakarta atau yang lebih dikenal dengan Solo.

Berdasarkan pengumuman resmi Satlantas Surakarta, kegiatan dimulai pada Senin, 14 Juli 2025.

Adapun jam kegiatan ini dikabarkan akan dimulai mulai pukul 00.00 WIB hingga Minggu, 27 Juli 2025 pukul 24.00 WIB.

Tujuannya yaitu menurunkan tingkat pelanggaran lalu lintas, mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.

Fokus Operasi dan Tujuan Kegiatan

Menurut keterangan resmi dari pihak kepolisian, Operasi Patuh Candi bukan sekadar razia rutin.

Sasaran utama dari operasi ini meliputi segala bentuk gangguan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, kemacetan, maupun pelanggaran lalu lintas yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Beberapa contoh pelanggaran yang akan dipantau ketat meliputi:

  • Pengemudi yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM)
  • Pengendara yang menggunakan ponsel saat mengemudi
  • Mengemudi di bawah pengaruh alkohol
  • Pelanggaran terhadap lalu lintas
Baca juga  Remaja Jakarta Bakar Tiga Gerbong KA di Stasiun Tugu Jogja, Motif Sakit Hati Terungkap

Dengan demikian, masyarakat Solo diimbau untuk tetap tertib berlalu lintas, bahkan ketika tidak ada razia.

Prediksi Lokasi Tilang ETLE di Solo

Selama operasi berlangsung, pengawasan kemungkinan akan dilakukan menggunakan dua metode yaitu tilang manual dan tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).

Untuk tilang elektronik, sejumlah kamera ETLE diketahui telah dipasang di berbagai titik strategis akan secara otomatis merekam pelanggaran lalu lintas.

Untuk itu, berikut prediksi lokasi kamera ETLE aktif yang menjadi fokus pengawasan di wilayah Solo:

  • Jurug
  • Banjarsari
  • Masjid Riad
  • Tugu Lilin
  • Pertigaan Pasar Nusukan
  • Perempatan Purwosari
  • Stasiun Balapan
  • Bundaran Manahan
  • Perempatan Kawatan
  • Ring Road Mojosongo
  • Tugu Cembengan
  • Simpang Tujuh Palang Joglo
  • Perempatan Tanjung Anom
  • Perempatan Sate Dahlan
  • Gladag
  • Perempatan Gading
  • Perempatan Fajar Indah
  • Perempatan Singosaren
  • Perempatan Mapolresta Surakarta
  • Perempatan KS Tubun
  • Depan Pasar Klewer
  • Perempatan Komplang
  • Laweyan
  • Serengan
  • Pasar Kliwon
  • Perempatan Colomadu
  • Taman Sari
  • Simpang Lima Balapan
  • Warung Pelem
  • Kerten
  • dan banyak titik lainnya.

Perkiraan Lokasi Razia Tilang Manual di Solo

Berdasarkan pola razia tahun-tahun sebelumnya, berikut adalah beberapa jalan yang sering menjadi titik pemeriksaan manual:

  • Jalan Ahmad Yani
  • Jalan Slamet Riyadi
  • Jalan Pemuda
  • Jalan Diponegoro
  • Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo
  • Jalan Brigjen Sasono Dirdjo
  • Jalan Basuki Rahmat
  • Jalan Yos Sudarso
  • Jalan Slamet Riyadi (Sektor Barat & Timur)
  • Jalan Pahlawan
Baca juga  Jumlah THR Anak Kecil & Keluarga di Jawa Tengah 2025: Semarang, Salatiga, Solo, Berapa Umumnya?

Razia manual umumnya digelar pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari, sehingga masyarakat diharapkan selalu membawa kelengkapan surat-surat kendaraan dan mematuhi aturan lalu lintas setiap saat.

Meski begitu, perlu diingat bahwa jadwal dan lokasi bisa berubah sesuai dengan kebijakan pihak terkait.

Ada di Banyak Titik Lokasi

Jadi kesimpulannya, akan ada berbagai titik lokasi razia Operasi Patuh Candi 2025 di Solo.

Akan tetapi, perlu diingat sekali lagi bahwa jadwal dan lokasi bisa berubah sewaktu-waktu.

Untuk itu, pengendara diimbau agar tetap disiplin dalam berkendara serta mematuhi peraturan lalu lintas kapan pun dan dimana pun.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid