Minat Jepang terhadap Tenaga Kerja Jawa Tengah Terus Naik, 401 Peserta Lolos Seleksi Provinsi

Bagikan :
Ilustrasi Jepang disebut minati tenaga kerja Jateng (AI // Kabar Jawa)

KabarJawa.com – Ketertarikan Jepang terhadap tenaga kerja muda asal Jawa Tengah dikabarkan terus menunjukkan tren positif.

Reputasi pekerja dari provinsi ini yang dikenal memiliki semangat tinggi, kemampuan bekerja yang baik, serta mudah beradaptasi menjadi salah satu alasan meningkatnya kepercayaan perusahaan-perusahaan di Jepang.

Kondisi tersebut kembali terlihat dalam pelaksanaan seleksi Program Pemagangan Jepang Tahun 2026 yang digelar di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah pada Senin, 6 Juli 2026 yang lalu.

Program yang dijalankan melalui kerja sama International Manpower Development Organization (IM Japan) dan Kementerian Ketenagakerjaan ini kembali menarik minat ratusan calon peserta dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti tahapan seleksi.

IM Japan Nilai Karakter dan Semangat Peserta Jawa Tengah Sangat Menonjol

Wakil Direktur International Manpower Development Organization (IM Japan), Yamauchi Takeshi, mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme peserta seleksi asal Jawa Tengah.

Menurutnya, kualitas tenaga kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga karakter yang dimiliki selama bekerja.

IM Japan sendiri merupakan mitra Kementerian Ketenagakerjaan yang bertugas menyalurkan peserta magang Indonesia ke berbagai perusahaan di Jepang.

“Anak-anak Jawa Tengah memiliki semangat dan energi yang luar biasa. Yang terpenting adalah selalu berpikir positif, jujur, disiplin, bekerja keras, dan selalu berbuat baik kepada orang lain. Nilai-nilai itu menjadi bekal penting untuk sukses bekerja di Jepang,” ucap Yamauchi.

Baca juga  Jawa Tengah Luncurkan Layanan Online Psikolog Gratis, Warga Kini Bisa Konsultasi Kesehatan Mental Tanpa Biaya

Ia menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan di Jepang memberikan perhatian besar terhadap sikap dan integritas para pekerja.

Oleh sebab itu, seluruh peserta diharapkan mampu menjaga kedisiplinan, menghormati sesama, serta mempertahankan karakter positif selama menjalani masa pemagangan.

Gubernur Ahmad Luthfi Sebut Kepercayaan Jepang Harus Dijaga

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai tingginya ketertarikan Jepang terhadap tenaga kerja Indonesia, khususnya dari Jawa Tengah, merupakan bentuk kepercayaan yang harus dipertahankan.

Menurutnya, pengalaman selama ini menunjukkan bahwa sumber daya manusia Indonesia memiliki daya saing yang baik sehingga terus diminati oleh perusahaan-perusahaan di Jepang.

“Berdasarkan pengalaman yang lalu-lalu bahwa sumber daya manusia, khususnya tenaga kerja di Indonesia sangat diminati di Jepang,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut menjadi bukti bahwa tenaga kerja Indonesia mampu bersaing dengan tenaga kerja dari berbagai negara lain.

Karena itu, kepercayaan yang telah diberikan perlu dijaga bersama agar peluang bagi generasi berikutnya tetap terbuka.

Lebih dari 500 Pendaftar Ikuti Seleksi Program Magang Jepang

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Aziz, menjelaskan bahwa minat masyarakat mengikuti program pemagangan ke Jepang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Ia menyebutkan, setiap tahun sekitar 7.000 hingga 8.000 warga Jawa Tengah diberangkatkan ke Jepang melalui fasilitasi pemerintah bersama lembaga pelatihan kerja pengirim atau LPK Sending Organization (SO).

Baca juga  Banjir Kembali Rendam Gadingrejo Pati, Warga Kembali Bersih-Bersih

Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 508 orang tercatat mendaftar. Dari jumlah tersebut, 401 peserta berhasil mengikuti seleksi tingkat provinsi sebelum melanjutkan tahapan seleksi nasional bersama Kementerian Ketenagakerjaan dan IM Japan.

Para peserta berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Banten, Bali, DKI, Kalimantan Utara, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat.

Program Magang Diharapkan Melahirkan SDM Berkualitas

Ahmad Aziz berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman bekerja di Jepang, tetapi juga mampu menyerap budaya kerja yang menjadi ciri khas negara tersebut.

Menurutnya, pengalaman selama tiga tahun menjalani program magang harus menjadi bekal berharga yang nantinya diterapkan ketika kembali ke Indonesia.

“Harapannya, anak-anak ini ketika di Jepang itu belajar kaitannya dengan etos kerja, kedisiplinannya, kemandiriannya, kompetensi baik, ya skill maupun soft skill-nya. Nanti setelah tiga tahun selesai magang itu tidak boleh lagi berangkat ke sana, tapi mengimplementasikan apa yang sudah didapatkan di Jepang itu, dan menjadi virus positif di lingkungannya,” kata Aziz.

Jawa Tengah Masih Menjadi Daerah dengan Peminat Terbesar

Ketua DPW III Asosiasi Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri (AP2LN) Jawa Tengah-DI Yogyakarta, Aris Sutikno, mengatakan Jawa Tengah hingga kini masih menjadi provinsi dengan jumlah peminat program magang ke Jepang paling besar di Indonesia.

Baca juga  Gubernur Jateng Dorong Desa Jadi Pemasok Utama Program Makan Bergizi Gratis

Menurutnya, tingginya minat tersebut dipengaruhi oleh besarnya peluang bekerja di Jepang sekaligus antusiasme generasi muda yang ingin memperoleh pengalaman internasional.

“Jawa Tengah ini luar biasa, Jawa Tengah ini termasuk yang paling banyak untuk peminatan ke Jepang. Di seluruh Indonesia ini, terutama Jawa Tengah. Baik dari Jepang juga ada daya tarik sendiri, dan dari anak-anak sendiri juga luar biasa untuk minat ke Jepang,” ucapnya.

Peserta Berharap Membawa Pulang Budaya Kerja Jepang ke Indonesia

Salah seorang peserta seleksi asal Nusa Tenggara Barat, Andi Ardiansyah, memilih mengikuti proses seleksi di Jawa Tengah setelah memperoleh banyak informasi mengenai program pemagangan melalui IM Japan.

Ia mengaku ingin mempelajari secara langsung budaya kerja masyarakat Jepang yang selama ini dikenal maju, disiplin, dan produktif. Pengetahuan tersebut diharapkannya dapat diterapkan setelah kembali ke Indonesia.

“Motivasi saya, ingin belajar betul bagaimana bekerjanya orang Jepang. Karena saya tahunya mereka itu maju. Saya ingin belajar di sana, sehingga bisa mengaplikasikannya di Indonesia,” katanya.

Program pemagangan ke Jepang diharapkan tidak hanya membuka kesempatan bekerja bagi generasi muda Indonesia, tetapi juga menjadi sarana transfer pengetahuan, etos kerja, serta peningkatan kompetensi yang dapat memberikan manfaat bagi pembangunan sumber daya manusia setelah para peserta kembali ke tanah air.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya