
KabarJawa.com – Kementerian Agama kembali membuka program pelatihan melalui platform pintar.kemenag.go.id yang berlangsung pada 22 April hingga 28 April 2026.
Program ini berfokus pada implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam ekosistem pendidikan. Peserta pelatihan ditargetkan mampu memahami sekaligus menerapkan nilai-nilai utama KBC dalam proses pembelajaran, termasuk penguatan aspek spiritual, sosial, dan lingkungan.
Pelatihan ini diketahui akan menghadirkan sejumlah materi utama yang disusun secara sistematis. Di antaranya meliputi filosofi Kurikulum Berbasis Cinta, serta lima pilar utama yang dikenal dengan Pancacinta.
Kelima pilar tersebut mencakup cinta kepada Allah dan Rasul, cinta ilmu, cinta alam, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air.
Kemudian, terdapat pembahasan lanjutan seperti Social Emotional Learning, disiplin positif, konsep happy tanpa bully, hingga pemahaman “beda is not bad”.
Dan saat ini, salah satu modul yang menjadi perhatian peserta adalah Modul 5.5 Cinta Alam Bagian 5.
Referensi Soal dan Kunci Jawaban Modul 5.5 Cinta Alam di Pintar Kemenag 2026
Untuk itu, berdasarkan informasi yang dihimpun KabarJawa.com, berikut adalah referensi soal dan kunci jawaban untuk Modul 5.5 Cinta Alam Bagian 5 yang bisa digunakan sebagai bahan pembelajaran:
1. Seorang aktivis lingkungan menyatakan bahwa alam memiliki nilai karena bermanfaat bagi manusia.
Berdasarkan konsep ‘Alaqah al-Kaun bi al-Khaliq, analisis yang paling tepat terhadap pernyataan tersebut adalah…
A. Sesuai jika dilihat dari perspektif ekonomi pembangunan
B. Kurang komprehensif, karena alam juga memiliki relasi kehambaan langsung kepada Allah
C. Tepat, karena alam memang diciptakan hanya untuk kebutuhan manusia
D. Benar sepenuhnya dalam perspektif tauhid
Jawaban: B
2. Ibu Athiyah menugaskan murid-murid untuk merawat tanaman di kebun permakultur yang ada di Madrasah dengan meminta mereka menentukan sendiri jadwal piketnya.
Ia juga menugaskan anak-anak untuk melakukan pengamatan pada pertumbuhan tanaman sebagai bagian dari project based learning di pelajaran IPA.
Kegiatan tersebut termasuk aktivitas:
A. Idarah pada ekstrakurikuler
B. Imarah pada ekstrakurikuler
C. Riayah pada kurikuler
D. Imarah pada intrakurikuler
Jawaban: C
3. Manusia diberi amanah untuk menjaga mizan (keseimbangan), maka kebijakan pembangunan yang paling bertentangan dengan konsep khalifah adalah…
A. Edukasi masyarakat tentang ekoteologi
B. Eksploitasi tambang tanpa rehabilitasi lingkungan
C. Pembangunan berbasis keberlanjutan
D. Konservasi sumber daya alam
Jawaban: B
4. Sebuah tim kurikulum madrasah merancang program outdoor learning berbasis Panca Cinta 3. Mereka mengusulkan empat kegiatan.
Manakah yang paling tepat mengintegrasikan aktivitas 54321 sekaligus nilai ekoteologi secara utuh?
A. Siswa menonton video kerusakan hutan Amazon, berdiskusi tentang perubahan iklim, lalu membuat poster kampanye lingkungan
B. Siswa berjalan di kebun tanpa alas kaki, mengaktifkan 5 indera secara berurutan, kemudian menulis jurnal refleksi tentang bagaimana pengalaman tersebut mendekatkan mereka kepada Allah
C. Siswa mengoleksi 10 jenis daun, mengidentifikasi nama ilmiahnya, lalu membuat laporan sains yang dinilai berdasarkan ketepatan klasifikasi
D. Siswa mewawancarai petani lokal tentang kearifan tradisional dalam menjaga kesuburan tanah dan melaporkannya secara lisan
Jawaban: B
5. Nilai intrinsik Alam Semesta dan seluruh partikel manifestasi dari nama-nama Allah, maka merusak alam sama dengan mencederai keagungan nama Allah dan menjaga alam adalah laku spiritual cinta pada sang pencipta. Perhatikan pernyataan berikut ini
(1) Alam adalah manifestasi (tajalli) dari Asmaul Husna.
(2) Manusia memiliki kuasa absolut atas alam.
(3) Merusak alam sama dengan mencederai manifestasi Ilahi.
(4) Menjaga alam adalah laku spiritual
Kombinasi pernyataan yang konsisten secara konseptual adalah…
A. 1, 3, dan 4
B. 2 dan 4
C. 2 dan 3
D. 1, 2, dan 3
Jawaban: A
6. Dalam refleksi aktivitas 54321, peserta diminta menjawab: “Sejauh mana kita betul-betul hadir dan mengaktifkan radar kita menangkap kehadiran Allah di sekitar kita?” Seorang peserta menjawab, “Saya baru sadar bahwa saya sering hadir secara fisik di alam, tapi absen secara batin. ”
Pernyataan ini menunjukkan pemahaman bahwa…
A. Manusia modern perlu mengikuti retreat spiritual secara rutin di tempat-tempat alam yang jauh dari kebisingan kota
B. Kedekatan dengan alam hanya bermakna jika didukung oleh pengetahuan ilmiah yang memadai tentang lingkungan hidup
C. Kegiatan ibadah ritual seperti shalat lebih efektif untuk merasakan kehadiran Allah dibandingkan berada di alam terbuka
D. Kehadiran fisik di alam tidak otomatis menghadirkan kesadaran spiritual; dibutuhkan kehadiran batin yang aktif untuk menangkap tanda-tanda kebesaran Allah
Jawaban: D
7. Seorang guru sains mengajarkan fisika kuantum kepada siswanya dan menyimpulkan: “Materi tidak pernah benar-benar diam, selalu bergerak dalam energi dan getaran.” Seorang rekan guru yang sudah mendapatkan pelatihan/bimtek KBC merespons bahwa temuan ini justru membuka ruang refleksi spiritual.
Manakah sintesis yang paling tepat antara temuan sains tersebut dengan perspektif Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)?
A. Fisika kuantum tidak membuktikan tasbih secara eksplisit, namun konsep gerak dan keterhubungan materi memberi ruang refleksi bahwa alam bukanlah sistem yang mati dan terisolasi.
B. Konsep gerak abadi dalam fisika kuantum tidak berkaitan dengan tasbih makhluk karena keduanya berasal dari disiplin yang berbeda.
C. Fisika kuantum secara langsung membuktikan bahwa semua benda bertasbih kepada Allah, sehingga sains dan Al-Qur’an identik maknanya
D. Refleksi spiritual hanya valid jika didukung dalil Al-Qur’an secara langsung, sehingga fisika kuantum tidak relevan dalam KBC.
Jawaban: A
8. Sebuah daerah mengalami krisis air akibat eksploitasi tambang, Analisis pendekatan yang paling sesuai dalam penguatan perspektif keagamaan adalah…
A. Harmonisasi hubungan manusia dan alam
B. Fokus pada sanksi hukum dan regulasi administratif
C. Mengajarkan mitigasi bencana berbasis landasan teologis
D. Mengintegrasikan konsep tajalli dan kesadaran bahwa alam adalah manifestasi Nama Allah
Jawaban: D
9. Saat mengikuti kegiatan alam, sekelompok siswa diajak menyentuh tanah dengan hati-hati dan menjaga sungai tetap bersih. Guru menjelaskan bahwa tanah dan air adalah sumber kehidupan yang harus disyukuri.
Kesimpulan yang paling tepat adalah ….
A. Pembiasaan menanamkan cinta dan tanggung jawab terhadap semesta
B. Alam dimanfaatkan manusia semakin di dayagunakan semakin subur
C. Tanah dan air serta kekayaan alam dipelihara untuk dihabiskan seluruhnya oleh pengelolanya.
D. Alam dirawat untuk diambil manfaat sebesar-besarnya oleh manusia
Jawaban: A
10. Ibu Ana adalah guru IPA di MIS daerah 3T yang memiliki keterbatasan dalam sarana prasarana. Namun memiliki semangat mengimplementasikan ekoteologi dalam pembelajaran.
Cara yang paling sederhana dan sesuai adalah ….
A. menggunakan botol bekas sebagai alat peraga saat menjelaskan materi lingkungan
B. menyiapkan alat peraga edukatif untuk pembelajaran
C. menambah jumlah tempat sampah dari galon cat bekas di depan setiap kelas
D. membuat sendiri tulisan larangan membuang sampah sembarangan
Jawaban: A
11. Materi menyimpulkan bahwa dalam perspektif KBC: (1) alam bukan objek mati tetapi subjek yang terhubung dengan Allah, dan (2) manusia harus membangun relasi cinta dengan semesta, bukan eksploitasi. Seorang Kepala Daerah menyatakan: “Kami memanfaatkan alam sebaik-baiknya untuk kemakmuran rakyat, dan merupakan itu bentuk syukur kepada Allah.”
Analisis yang paling tepat terhadap pernyataan ini berdasarkan perspektif KBC adalah…
A. Pernyataan benar selama ada program reboisasi yang menyertai setiap kegiatan eksploitasi.
B. Pernyataan sepenuhnya salah karena syukur kepada Allah tidak berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya alam.
C. Pernyataan perlu dikritisi: “memanfaatkan sebaik-baiknya” dalam KBC berarti membangun relasi cinta yang menjaga alam sebagai subjek, bukan objek yang dieksploitasi demi kepentingan jangka pendek.
D. Pernyataan sepenuhnya benar karena memanfaatkan alam untuk kesejahteraan adalah bentuk menjalankan fungsi khalifah
Jawaban: C
12. QS. Al-Isra’ (17):44 menyatakan bahwa semua yang ada di langit dan bumi bertasbih kepada Allah, namun manusia tidak memahami tasbih mereka.
Dalam perspektif KBC, kalimat “kamu tidak memahami tasbih mereka” paling tepat dimaknai sebagai…
A. Bukti bahwa tasbih makhluk hanya bersifat simbolis dan tidak perlu dihiraukan manusia dalam kehidupan sehari-hari.
B. Peringatan bahwa manusia memiliki keterbatasan akal sehingga tidak perlu berusaha memahami alam.
C. Konfirmasi bahwa sains modern tidak akan pernah mampu menjelaskan fenomena spiritual di alam.
D. Undangan untuk membangun kesadaran dan kepekaan spiritual terhadap alam, karena ketidakpahaman bukan takdir tetapi kondisi yang bisa diperbaiki melalui pendidikan.
Jawaban: D
13. Di sebuah keluarga, ayah mengajarkan anaknya untuk mengucap terima kasih saat memetik buah, menjaga kebersihan air, dan tidak membuang sampah sembarangan.
Makna utama dari tindakan tersebut adalah ….
A. Supaya lingkungan rumah menjadi asri dan harmoni
B. Menumbuhkan kesadaran bahwa alam harus dihargai sebagai bagian dari kehidupan
C. Agar anak terlihat sopan di depan orang lain
D. Kebiasaan turun-temurun penghormatan pada lingkungan dan alam sekitar.
Jawaban: B
14. Seorang peserta pelatihan bertanya, “Apa bedanya sekadar jalan-jalan di alam dengan mindful walking 54321?” Empat peserta lain memberikan jawaban sebagai berikut.
Manakah jawaban yang paling tepat?
A. “Perbedaannya terletak pada kecepatan. Mindful walking dilakukan sangat lambat agar tubuh lebih rileks dan pikiran lebih tenang.”
B. “Perbedaannya terletak pada lokasi. Mindful walking harus dilakukan di alam terbuka seperti hutan atau sawah, bukan di taman sekolah.”
C. “Perbedaannya terletak pada kesadaran dan tujuan. Mindful walking mengharuskan pengaktifan seluruh indera secara sadar sebagai bentuk tadabbur, sehingga setiap langkah menjadi medium merasakan kehadiran Allah.”
D. “Perbedaannya terletak pada alas kaki. Mindful walking dilakukan tanpa alas kaki agar ada kontak langsung dengan tanah sebagai simbol kedekatan dengan alam.”
Jawaban: C
15. Sebuah madrasah yang berada di dekat perkampungan nelayan dan pantainya dipenuhi dengan berbagai sampah. Rata-rata anak yang bersekolah di situ masih memiliki kesadaran yang sangat rendah tentang makna menjaga lingkungan. Sebagai kepala madrasah, Pak Amin Ingin memulai membangunkesaradan pada murid-muridnya.
Program apa yang tepat untuk membangun budaya kesadaran murid-muridnya agar mencintai lingkungan?
A. Mengadakan lomba menulis esai tentang pentingnya menjaga kebersihan pantai dan lingkungan sekitar
B. Membuat kegiatan “Jumat Bersih” yang melibatkan seluruh siswa dalam kegiatan bersih-bersih di sekitar madrasah dan pantai
C. Menyediakan poster tentang pentingnya menjaga kebersihan dan menempelkannya di setiap kelas
D. Membentuk kelompok kecil yang bertugas mengelola sampah dan mendaur ulangnya di madrasah
Jawaban: B
Perlu diingat bahwa soal dan jawaban di atas hanyalah referensi, sebab soal yang ada pada pelatihan dapat berbeda dengan apa yang ditampilan di atas.
Nah, itulah tadi penjelasan lengkap mengenai kunci jawaban Modul 5.5 Cinta Alam bagian 5 di platform Pintar Kemenag yang bisa Anda jadikan referensi belajar.***