Cara Menulis Gelar Pendidikan dalam Aksara Jawa Beserta Aturannya

Bagikan :
Ilustrasi cara menulis gelar pendidikan dalam Aksara Jawa (AI // Kabar Jawa)

KabarJawa.com – Menulis Aksara Jawa tidak hanya sebatas menyalin huruf demi huruf, tetapi juga harus memperhatikan bunyi pelafalannya.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri ketika kita harus menuliskan gelar pendidikan (seperti S.Pd., S.E., atau Dr.) yang notabene merupakan singkatan Latin.

Dan jika Anda sedang mempelajari Aksara Jawa, maka sebenarnya Anda tak perlu bingung lagi. Berdasarkan informasi yang dihimpun KabarJawa.com, berikut adalah pedoman dan aturan penulisan gelar dalam Aksara Jawa.

Prinsip Tulis Sesuai Fonetik

Aturan emas dalam menulis gelar singkatan di Aksara Jawa adalah menuliskan bagaimana gelar tersebut dibaca atau diucapkan, bukan menyalin huruf singkatannya.

  • Contoh: Gelar S.Pd.
  • Jangan ditulis: Sa – Pa – Da.
  • Harus ditulis: Es – Pe – Dhe (Sesuai bunyi ejanya).

Aturan Penulisan

Nah, supayaa penulisan gelar akurat dan sesuai kaidah Pasang Aksara, perhatikan poin-poin berikut:

Penggunaan Aksara Murda

Jika gelar tersebut merupakan singkatan nama atau gelar kehormatan, sangat disarankan menggunakan Aksara Murda (huruf kapital Jawa). Ini bertujuan untuk memberikan penghormatan kepada pemilik nama atau gelar tersebut.

Baca juga  Latihan Membaca Cerita Aksara Jawa Singkat: Panduan dan Tips Jitu bagi Pemula agar Cepat Bisa

Sandhangan dan Pangkon

Karena ditulis secara fonetik, Anda akan banyak menggunakan:

  • Taling (é): Untuk bunyi “E” (seperti pada Es dan Pe).
  • Pangkon (꧀): Wajib digunakan di akhir suku kata untuk mematikan huruf vokal.
  • Contoh pada “Es”: Huruf Ha di-taling (E) + Sa di-pangkon (s) = Es.

Tanda Baca

Untuk memisahkan singkatan gelar (titik pada singkatan Latin), Aksara Jawa biasanya menggunakan Pada Lungsi atau Pada Lingsa. Namun, dalam penulisan modern, seringkali disesuaikan menjadi satu titik atau langsung disambung sesuai kenyamanan baca.

Urutan Penulisan

Format penulisan nama beserta gelar dalam Aksara Jawa adalah sebagai berikut:

  • Nama Lengkap: Ditulis terlebih dahulu menggunakan kaidah aksara Jawa (termasuk penggunaan Aksara Murda pada huruf depan nama jika perlu).
  • Tanda Pemisah: Gunakan Pada Lingsa (koma) atau penanda jeda.
  • Gelar: Ditulis secara fonetik.

Contoh Penulisan Gelar S.Pd. (Es – Pe – Dhe):

  • Es: Aksara Ha diberi taling + Aksara Sa dipangkon.
  • Pe: Aksara Pa diberi taling.
  • Dhe: Aksara Dha diberi taling.
Baca juga  Catat! Daftar Nama-nama Anak Hewan Bahasa Jawa: Anak Gajah, Kucing, Kerbau, dll

Tips agar Cepat Bisa Menulis Aksara Jawa

Selain memperhatikan soal panduan di atas, ada pula beberapa tips dasar yang perlu diperhatikan supaya lebih mahir dalam menulisnya. Beriku beberapa diantaranya.

  • Hafalkan Aksara Nglegena (Dasar) Kuasai bentuk 20 huruf dasar (Ha-Na-Ca-Ra-Ka dst). Latihlah tarikan garisnya agar luwes.
  • Pahami Posisi Sandhangan Ingat posisi sandhangan vokal. Misal: Wulu (i) di atas, Suku (u) di bawah, Taling (e) di depan huruf.
  • Kuasai Aksara Pasangan Ini kunci untuk mematikan huruf di tengah kata. Pasangan ditulis di bawah atau samping huruf mati sebelumnya.
  • Menulis “Menggantung” Ingat, Aksara Jawa ditulis menggantung di bawah garis buku tulis, bukan duduk di atas garis seperti huruf Latin.

Ikuti Bunyi Pengucapan

Jadi kesimpulannya, cara menulis gelar pendidikan dalam Aksara Jawa adalah dengan mengikuti bunyi pengucapannya (fonetik), misalnya S.E. ditulis menjadi “Es E”.

Adapun aturannya meliputi penggunaan pangkon untuk huruf mati di akhir bunyi, sandhangan taling untuk bunyi ejaan, serta Aksara Murda sebagai bentuk penghormatan.***

Baca juga  Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya