Cara Menulis Nama Orang dengan Aksara Jawa: Panduan Mudah, Lengkap dengan Contoh

Bagikan :
Ilustrasi cara menulis nama dalam Aksara Jawa (Pexels// cottonbro studio)

KabarJawa.com – Bagi Anda yang sedang mempelajari Aksara Jawa, ada satu kemampuan dasar yang sangat penting untuk dikuasai, yaitu menuliskan nama orang.

Berbeda dengan menulis kalimat bahasa Jawa biasa, penulisan nama diri (nama orang, gelar, atau tempat) memiliki aturan estetika tersendiri agar terlihat lebih hormat dan jelas. Lantas, bagaimana sebenarnya kaidahnya?

Untuk itu, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh KabarJawa.com, berikut adalah panduan mudah menulis nama dalam Aksara Jawa lengkap dengan contohnya.

Panduan Menulis Nama Orang dalam Aksara Jawa

Sebenarnya, menulis nama dalam Aksara Jawa tidak sesulit yang dibayangkan. Kuncinya terletak pada penggunaan huruf kapital Jawa (Aksara Murda) dan huruf vokal murni (Aksara Swara). Berikut rincian aturannya:

Gunakan Aksara Murda (Huruf Kapital)

Sama seperti penulisan latin di mana huruf depan nama orang menggunakan huruf besar, dalam Aksara Jawa kita disarankan menggunakan Aksara Murda.

Adapun Aksara Murda ada delapan buah yaitu Na (ꦟ), Ka (ꦑ), Ta (ꦡ), Sa (ꦯ), Pa (ꦦ), Nya (ꦘ), Ga (ꦓ), dan Ba (ꦨ).

Baca juga  Memaknai Pepatah Menang Tanpo Ngasorake: Filosofi Jawa agar Tidak Merendahkan Orang Lain

Gunakan Aksara Swara untuk Vokal Depan

Jika nama orang tersebut diawali dengan huruf vokal (A, I, U, E, O), maka wajib menggunakan Aksara Swara. Ini adalah aksara vokal yang berdiri sendiri.

  • A: ꦄ
  • I: ꦇ
  • U: ꦈ
  • E: ꦌ
  • O: ꦎ

Misalnya, nama “Agus” diawali dengan ꦄ (Aksara Swara A), bukan ‘ha’.

Gunakan Sandhangan

Untuk mengubah bunyi huruf konsonan (misalnya dari ‘Sa’ menjadi ‘Si’ atau ‘Su’), gunakan sandhangan yang tepat:

  • Wulu (ꦶ): Untuk bunyi ‘i’ (Contoh: Sani – Sa – Ni).
  • Suku (ꦸ): Untuk bunyi ‘u’ (Contoh: Bayu – Ba – Yu).
  • Taling (ꦺ): Untuk bunyi ‘e’ (Contoh: Sela – Se – La).
  • Taling Tarung (ꦺꦴ): Untuk bunyi ‘o’ (Contoh: Joko – Jo – Ko).

Gunakan Pasangan dan Penanda Mati

Ini bagian yang sering kali dianggap membingungkan. Jika ada huruf mati di tengah kata (misalnya huruf ‘n’ pada nama Anto), maka huruf setelahnya harus menggunakan bentuk Pasangan.

Namun, jika huruf mati ada di akhir kata (seperti ‘s’ pada Agus), cukup gunakan Pangkon. Khusus untuk bunyi ‘ng’ gunakan Cecak dan bunyi ‘r’ gunakan Layar.

Baca juga  Mengenal Tembung Saroja dan Contohnya: Pengertian, Fungsi, dan Penerapan

Contoh Praktis Penulisan Nama

Masih bingung dengan teori di atas? Mari kita lihat contoh penerapannya pada nama-nama populer berikut ini:

1. Agus Terdiri dari: Aksara Swara A + Aksara Ga (disuku) + Aksara Sa (dipangkon). Penulisan: ꦄꦒꦸꦱ꧀

2. Anto Terdiri dari: Aksara Swara A + Aksara Na + Pasangan Ta (ditaling tarung). Penulisan: ꦄꦤ꧀ꦠꦺꦴ

3. Indri Terdiri dari: Aksara Swara I + Aksara Na + Pasangan Da (dicakra dan diwulu). Penulisan: ꦆꦤ꧀ꦢ꧀ꦫꦶ

4. Ubaya Terdiri dari: Aksara Swara U + Aksara Ba + Aksara Ya. Penulisan: ꦈꦧꦪ

5. Endro Terdiri dari: Aksara Swara E + Aksara Na + Pasangan Da (dicakra dan ditaling tarung). Penulisan: ꦌꦤ꧀ꦢ꧀ꦫꦺꦴ

Dengan memahami penggunaan Aksara Murda dan Aksara Swara, penulisan nama Anda akan terlihat lebih tepat dan estetis. Nah, itulah panduan singkat cara menulis nama orang menggunakan Aksara Jawa.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya