KabarJawa.com – Philippe Coutinho mencetak dua gol saat Bayern Munchen mengalahkan Barcelona 8-2 di Liga Champions 2020.
Namun, ada cerita unik di balik dua gol tersebut. Coutinho bukan pemain Bayern secara permanen, melainkan sedang menjalani masa peminjaman dari Barcelona.
Dengan kata lain, pemain yang ikut mempermalukan Barcelona di Lisbon itu sebenarnya masih berstatus pemain klub Catalan tersebut.
Laga yang berlangsung pada 14 Agustus 2020 itu menjadi salah satu pertandingan paling mengejutkan dalam sejarah Liga Champions.
Bayern tampil agresif sejak awal dan menciptakan pesta gol yang membuat Barcelona tak mampu memberikan perlawanan berarti.
Coutinho sendiri baru masuk ketika pertandingan sudah memasuki babak kedua. Meski hanya bermain sekitar 15 menit, kontribusinya sangat besar.
Pelatih Bayern saat itu memasukkan Coutinho pada menit ke-75 untuk menggantikan Serge Gnabry. Ketika ia masuk lapangan, Bayern sudah unggul jauh dan pertandingan praktis berada dalam kendali mereka.
Namun, Coutinho tidak sekadar menjadi pemain tambahan untuk menghabiskan waktu. Ia justru ikut terlibat langsung dalam dua gol terakhir Bayern.
Sebelum mencetak gol, Coutinho lebih dulu memberikan assist untuk Robert Lewandowski. Setelah itu, namanya masuk papan skor dua kali hanya dalam rentang beberapa menit.
Proses Gol Coutinho
Gol pertama Coutinho lahir ketika pertandingan memasuki menit ke-85. Thomas Müller memberikan bola kepada Coutinho di area berbahaya.
Pemain asal Brasil tersebut kemudian bergerak ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan kaki kanan.
Bola meluncur melewati penjagaan Marc-André ter Stegen dan bersarang di gawang Barcelona. Gol itu membuat Bayern semakin jauh meninggalkan lawannya dengan skor 7-2.
Bagi Coutinho, gol tersebut tentu terasa istimewa sekaligus aneh. Ia sedang mencetak gol ke gawang klub yang secara administratif masih menjadi pemilik dirinya.
Pada menit ke-89, ia kembali mendapatkan peluang di dalam kotak penalti. Kali ini, prosesnya diawali umpan Thiago Alcântara.
Lucas Hernández yang baru masuk sebagai pemain pengganti kemudian menyundul bola ke arah Coutinho.
Dari posisi dekat dengan gawang, Coutinho menyelesaikan peluang tersebut dan membuat skor berubah menjadi 8-2. Gol kedua itu sekaligus menjadi penutup pesta Bayern.
Dalam waktu sekitar 14 menit sejak masuk lapangan, Coutinho sudah menghasilkan dua gol dan satu assist.
Coutinho Kembali ke Barca
Setelah masa peminjamannya bersama Bayern berakhir, ia kembali ke Barcelona untuk menjalani musim 2020/2021.
Artinya, hanya beberapa waktu setelah ikut menghancurkan Barcelona 8-2, Coutinho kembali mengenakan seragam klub tersebut.
Ironi itu menjadi salah satu bagian paling menarik dari perjalanan kariernya.
Pada 4 Oktober 2020, Coutinho bahkan kembali mencetak gol untuk Barcelona ketika menghadapi Sevilla. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-1.
Dipinjamkan ke Aston Villa
Kembalinya Coutinho ke Barcelona ternyata tidak berlangsung lama.
Performa yang tidak selalu konsisten dan masalah cedera membuat posisinya di skuad Barcelona semakin sulit. Klub kemudian mencari jalan keluar melalui peminjaman berikutnya.
Pada 7 Januari 2022, Barcelona mengumumkan bahwa Coutinho bergabung dengan Aston Villa dengan status pinjaman hingga akhir musim 2021/2022.
Di Inggris, ia kembali bekerja bersama Steven Gerrard, mantan rekan setimnya di Liverpool yang saat itu menangani Aston Villa.
Kepindahan tersebut langsung memberikan hasil positif. Dalam debutnya menghadapi Manchester United, Coutinho masuk sebagai pemain pengganti dan langsung mencetak gol.
Ia juga membuat assist dalam pertandingan yang berakhir 2-2. Performa tersebut membuat Aston Villa tertarik untuk mempertahankan Coutinho secara permanen.
Aston Villa Mempermanenkan Coutinho
Pada 12 Mei 2022, Aston Villa mengaktifkan opsi pembelian Coutinho. Nilai transfernya dilaporkan sekitar €20 juta atau sekitar £17 juta.
Dengan keputusan tersebut, perjalanan Coutinho bersama Barcelona secara permanen berakhir pada 2022.
Jadi, ada kesalahpahaman yang cukup mudah muncul ketika membicarakan pertandingan Bayern versus Barcelona pada 2020.
Coutinho memang mencetak dua gol untuk Bayern, tetapi ia tidak langsung meninggalkan Barcelona setelah pertandingan tersebut.
Ia justru kembali ke Camp Nou dan masih menjadi bagian dari Barcelona selama lebih dari setahun sebelum akhirnya dipinjamkan ke Aston Villa.***