Banjarnegara, KabarJawa.com – Dawet legendaris di Banjarnegara bisa menjadi pilihan sederhana untuk menyegarkan badan ketika cuaca sedang panas.
Minuman tradisional ini bukan sekadar perpaduan cendol hijau, santan, dan gula merah, tetapi sudah menjadi salah satu identitas kuliner yang melekat dengan Banjarnegara, Jawa Tengah.
Buat yang sedang melintas atau sengaja berwisata ke Banjarnegara, mencicipi dawet ayu rasanya sayang untuk dilewatkan.
Apalagi ada sejumlah warung yang sudah dikenal selama bertahun-tahun dan punya ciri khas masing-masing. Mulai dari dawet klasik dengan harga ramah kantong, sajian dengan topping durian melimpah, hingga tempat makan bernuansa pedesaan yang cocok untuk beristirahat, pilihannya cukup beragam.
5 Dawet Legendaris Banjarnegara
Berikut lima tempat yang bisa masuk daftar kuliner ketika kamu berada di Banjarnegara:
1. Dawet Ayu Asli Hj. Munardjo, Sudah Ada Sejak 1938
Kalau ingin mencicipi dawet yang punya perjalanan panjang, Dawet Ayu Asli Hj. Munardjo layak menjadi salah satu tujuan pertama.
Warung ini dikenal sebagai salah satu pelopor dawet ayu di Banjarnegara. Usahanya disebut telah berjalan sejak 1938, sehingga keberadaannya sudah melewati beberapa generasi.
Lokasinya berada di kawasan Krandegan, tidak jauh dari pusat Banjarnegara. Pilihan menunya juga cukup sederhana sehingga cocok bagi yang ingin menikmati dawet tanpa banyak embel-embel.
Sejumlah pelanggan menilai cita rasanya tetap terasa autentik dan harganya masih bersahabat. Ada pula pengunjung yang sengaja mampir setiap pulang kampung untuk kembali menikmati dawet khas Banjarnegara.
- Lokasi: Jl. M.T. Haryono No. 12-22, Krandegan, Banjarnegara
- Harga: sekitar Rp7.000-Rp10.000 per porsi
- Varian: original, nangka, dan durian
- Jam buka: setiap hari, 08.00-17.00 WIB
- Rating Google: 4,5/5 dari 512 ulasan
2. Omah Dawet Ayu Banjarnegara, Minum Sambil Menikmati Suasana Desa
Kalau kamu tidak hanya mencari minuman segar tetapi juga tempat untuk duduk santai, Omah Dawet Ayu Banjarnegara bisa menjadi alternatif.
Tempat ini berada di kawasan Petambakan, Kecamatan Madukara. Suasana pedesaan menjadi salah satu daya tariknya.
Lokasinya yang berada di sekitar area persawahan membuat tempat ini terasa lebih adem dibandingkan warung yang berada di tengah kawasan perkotaan.
Dawet tentu menjadi menu yang dicari, tetapi tersedia pula makanan berat. Pengunjung dapat memesan paket yang dilengkapi hidangan seperti opor ayam atau entok.
Pengunjung banyak memberikan respons positif terhadap suasananya. Tempat yang sejuk dan berada di pinggir sawah membuat Omah Dawet Ayu cukup menarik untuk dijadikan lokasi istirahat setelah perjalanan.
- Lokasi: Dua, Petambakan, Kecamatan Madukara, Banjarnegara
- Harga: sekitar Rp25.000-Rp50.000 untuk paket makanan
- Jam buka: setiap hari, 09.00-17.00 WIB
- Rating Google: 4,5/5 dari 149 ulasan
3. Dawet Ayu Kang Jamil, Lokasinya Dekat Waduk Mrica
Sedang jalan-jalan ke kawasan Waduk Mrica atau Waduk Jenderal Soedirman? kamu bisa memasukkan Dawet Ayu Kang Jamil ke daftar tempat kuliner yang disinggahi.
Warung ini berada di jalur Wanadadi sehingga cukup relevan bagi wisatawan yang bepergian dari atau menuju kawasan tersebut.
Salah satu daya tariknya adalah pilihan rasa yang tidak hanya original. Pengunjung dapat memilih dawet dengan tambahan nangka atau durian sesuai selera.
Jam operasionalnya menjadi kelebihan tersendiri. Warung ini buka hingga dini hari, sehingga bisa menjadi pilihan bagi orang yang melakukan perjalanan malam atau sekadar mencari minuman segar di luar jam makan biasa.
- Lokasi: Jl. Raya Timur Wanadadi, Tapen Krajan, Kecamatan Wanadadi, Banjarnegara
- Harga: sekitar Rp6.000-Rp25.000
- Jam buka: setiap hari, 09.00 hingga 03.00 WIB
- Rating Google: 4,5/5 dari 242 ulasan
4. Dawet Ayu Durian Pak Sarjo Hadi, Surga Topping Durian
Pecinta durian mungkin akan langsung tertarik dengan tempat yang satu ini. Dawet Ayu Durian Pak Sarjo Hadi dikenal dengan sajian dawet yang diberi tambahan daging buah durian.
Topping durian menjadi pembeda utama dibandingkan dawet ayu yang hanya mengandalkan perpaduan cendol, santan, dan gula.
Warung ini berada di kawasan Kilen Peken, Krandegan, dekat area pasar. Karena cukup populer, pengunjung disarankan datang lebih pagi agar tidak terlalu lama mengantre.
- Dengan harga mulai Rp10 ribuan, kamu sudah bisa menikmati dawet dengan tambahan durian. Bagi yang memang suka aroma dan rasa durian, kombinasi ini tentu punya daya tarik tersendiri.
- Lokasi: Jl. Kilen Peken, Krandegan, Banjarnegara
- Harga: mulai sekitar Rp10.000 per porsi
- Jam buka: setiap hari, 08.00-16.00 WIB
- Rating Google: 4,6/5 dari 21 ulasan
5. Es Dawet Ayu Pak Yono, Segar dengan Aroma Pandan
Terakhir ada Es Dawet Ayu Pak Yono, yang berada di sekitar kawasan Pasar Kota Banjarnegara. Tempat ini menarik perhatian karena cita rasa pandannya cukup menonjol.
Aroma pandan alami menjadi salah satu karakter yang membuat minumannya terasa berbeda. Selain soal rasa, kebersihan proses penyajian juga menjadi hal yang mendapat perhatian dari pelanggan.
Dalam ulasan pengunjung, es dawet ini disebut tidak menggunakan bahan pengawet dan memiliki aroma pandan yang kuat.
Harganya pun relatif murah sehingga cocok untuk sekadar mengisi tenaga setelah berkeliling pasar atau menjelajahi pusat kota.
- Lokasi: Jl. Selatan Ps. Kota, Krandegan, Banjarnegara
- Harga: sekitar Rp5.000-Rp10.000
- Jam buka: setiap hari, 09.00-16.00 WIB
- Rating Google: 5,0/5 dari 20 ulasan
Dawet ayu sudah lama menjadi bagian dari identitas kuliner Banjarnegara. Minuman ini punya tampilan khas dengan butiran hijau yang disajikan bersama santan dan pemanis gula merah.
Kesegarannya membuat dawet cocok diminum siang hari, terutama setelah seseorang melakukan perjalanan cukup jauh. Namun, daya tariknya bukan hanya soal rasa.
Di sejumlah tempat, dawet juga menjadi bagian dari pengalaman wisata kuliner. Pengunjung bisa menemukan warung yang sudah berdiri puluhan tahun, tempat makan dengan suasana sawah, hingga sajian dengan inovasi topping seperti nangka dan durian.
Karena itu, berburu dawet di Banjarnegara bisa menjadi aktivitas sederhana yang justru meninggalkan kesan ketika sedang berkunjung ke kota ini.***