
KabarJawa.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, umat Islam bersiap menunaikan salah satu kewajiban penting setelah menjalani ibadah puasa Ramadhan, yakni zakat fitrah.
Ibadah ini tidak hanya menjadi pelengkap puasa, tetapi juga sarana berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Zakat fitrah wajib ditunaikan sebelum pelaksanaan sholat Idul Fitri.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak menunda pembayaran hingga melewati batas waktu yang telah ditetapkan dalam syariat.
Selain memastikan waktu dan jumlah yang tepat, pelaksanaan zakat fitrah juga harus disertai niat yang benar. Niat dibaca ketika menyerahkan zakat, baik dalam bentuk beras maupun uang tunai, kepada amil di masjid atau lembaga resmi.
Bacaan Niat Zakat Fitrah 1447 Hijriah
Melansir dari laman resmi Baznas, berikut ini rincian lengkap bacaan niat zakat fitrah sebagaimana tercantum dalam panduan resmi:
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Niat Zakat Fitrah untuk Istri
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an zaujati fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an waladi (sebut nama anak) fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku… (sebut nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an binti (sebut nama anak) fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku… (sebut nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Niat Zakat Fitrah untuk Seluruh Keluarga
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an jami’i maa yalzimuni nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an (sebut nama) fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebut nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Doa untuk Pemberi Zakat
Setelah zakat diterima, amil atau mustahik sangat dianjurkan mendoakan muzakki sebagai bentuk kebaikan dan balasan doa. Lafal doa yang dianjurkan adalah sebagai berikut:
Ajarakallahu fima a’thaita wa baraka fima abqaita waja’alahu laka thahura.
Artinya: “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, memberikan berkah atas harta yang kau simpan, dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”
Doa ini menjadi bagian dari tradisi kebaikan dalam penyaluran zakat, memperkuat nilai spiritual sekaligus sosial dalam ibadah tersebut.
Nah, itulah tadi bacaan doa niat Zakat Fitrah 2026 yang bisa dilafalkan untuk diri sendiri hingga orang lain.***