Okupansi Hotel Bantul saat Libur Iduladha 2026 Masih Lesu, Wisatawan Tahan Belanja demi Kurban dan Sekolah Anak

Bagikan :
Okupansi Hotel/Foto: Freepik

KabarJawa.com— Libur panjang Iduladha 1447 Hijriah berbeda bagi sektor pariwisata dan perhotelan di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Deretan hotel yang tersebar di kawasan wisata Bantul belum merasakan lonjakan tamu secara signifikan. Tingkat keterisian kamar atau okupansi hotel masih bergerak landai.

Suasana itu tampak kontras dengan harapan para pelaku industri perhotelan yang sebelumnya memprediksi momentum libur Iduladha mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah Bumi Projotamansari.

Okupansi Hotel di Bantul

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bantul, Yohanes Hendra, mengungkapkan kondisi okupansi hotel selama libur Iduladha 2026 belum menunjukkan peningkatan yang berarti.

“Okupansi hotel saat libur Iduladha ini masih landai-landai saja, belum menimbulkan lonjakan permintaan akomodasi,” kata Hendra, Kamis (28/5/2026).

Pria yang juga menjabat General Manager Little Tokyo itu menilai kondisi tersebut dipengaruhi pola pengeluaran masyarakat yang berubah pada momen Iduladha tahun ini. Menurutnya, masyarakat kini lebih berhati-hati mengalokasikan anggaran rumah tangga mereka.

Alih-alih menggunakan dana untuk berwisata atau menginap di hotel, banyak keluarga justru memprioritaskan kebutuhan ibadah kurban. Tidak hanya itu, masyarakat juga mulai bersiap menghadapi tahun ajaran baru sekolah yang datang hampir bersamaan dengan momentum libur panjang tersebut.

Baca juga  Pantai DIY Bakal Dibuat Mirip Bali? Ini Jawaban Tegas Sri Sultan dan GKR Mangkubumi

Hendra melihat situasi ekonomi keluarga membuat masyarakat memilih menahan diri untuk bepergian.

“Pengeluaran masyarakat cenderung terserap untuk ibadah kurban atau memenuhi kebutuhan pendaftaran sekolah anak terlebih dahulu, sehingga mereka menahan diri untuk bepergian,” ujarnya.

Kondisi itu membuat sektor perhotelan di Bantul belum bisa bernapas lega. Meski angka okupansi mengalami sedikit kenaikan dibanding hari-hari biasa, peningkatan tersebut belum cukup kuat untuk disebut sebagai lonjakan musim liburan.

Saat ini, rata-rata tingkat keterisian kamar hotel di Bantul berada di angka sekitar 50 persen. Angka tersebut memang lebih baik dibanding periode normal sebelumnya yang sempat berada di bawah 50 persen.

Namun, capaian itu masih jauh dari harapan pelaku usaha hotel yang biasanya menikmati okupansi tinggi saat musim libur nasional.

Pergerakan Wisatawan

Di sejumlah kawasan wisata unggulan Bantul seperti Parangtritis, kawasan selatan, hingga area penyangga Kota Yogyakarta, aktivitas wisatawan memang mulai terlihat meningkat.

Akan tetapi, pergerakan wisatawan itu belum otomatis berbanding lurus dengan peningkatan pemesanan kamar hotel.

Baca juga  Bisa Ditonton Umum! Ini Jadwal Labuhan Tingalan Jumenengan Dalem Kraton Jogja 2026

Sebagian wisatawan memilih perjalanan singkat tanpa menginap atau memanfaatkan penginapan alternatif dengan biaya lebih murah.

Di tengah situasi tersebut, industri perhotelan juga menghadapi tantangan lain yang tidak kalah berat. Berkurangnya kegiatan instansi pemerintah di hotel turut memberi dampak besar terhadap pendapatan pelaku usaha perhotelan.

Selama ini, agenda pemerintah seperti rapat, pelatihan, seminar, hingga kegiatan dinas menjadi salah satu penopang utama okupansi hotel, terutama pada hari kerja. Ketika kegiatan tersebut mulai berkurang, hotel kehilangan salah satu sumber pemasukan rutin.

“Ditiadakannya kegiatan-kegiatan pemerintah di hotel cukup berpengaruh bagi kami. Alhasil, saat ini kami hanya bisa mengandalkan kunjungan murni dari wisatawan luar daerah saat momen libur seperti ini,” ungkap Hendra.

Situasi tersebut membuat pelaku usaha hotel harus memutar strategi agar tetap bertahan di tengah tekanan pasar yang belum sepenuhnya pulih.

Sejumlah hotel mulai menawarkan promo keluarga, paket liburan hemat, hingga diskon menginap untuk menarik minat wisatawan domestik.

Namun demikian, pelaku industri perhotelan tetap berharap momentum libur sekolah pertengahan tahun nanti mampu mendongkrak okupansi hotel secara lebih signifikan.

Baca juga  PHRI Desak Inovasi Destinasi Wisata, Tingkat Hunian Hotel di Bantul Belum Optimal ketika Libur Sekolah

Mereka optimistis arus wisatawan akan meningkat ketika kebutuhan sekolah mulai terpenuhi dan masyarakat kembali memiliki ruang untuk berwisata.

Bagi pelaku usaha hotel di Bantul, setiap musim liburan tetap menjadi harapan. Meski saat ini okupansi masih bergerak pelan, mereka memilih bertahan sambil menunggu wisata kembali menghangat. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid