
KabarJawa.com – Awal tahun 2026 ini, Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat kembali menggelar hajat besar yang dinanti-nantikan oleh masyarakat dan wisatawan.
Acara tersebut adalah peringatan Ulang Tahun Kenaikan Takhta atau yang dikenal dengan istilah Tingalan Jumenengan Dalem.
Tahun ini merupakan peringatan kenaikan takhta yang ke-38 bagi Sri Sultan Hamengku Bawono Ka-10. Peringatan ini jatuh pada tanggal 29 Rejeb tahun Dal 1959.
Ada yang istimewa pada perayaan kali ini. Bertepatan dengan tahun Dal 1959, Kraton Jogja akan menggelar prosesi Labuhan Ageng Dlepih.
Ini tergolong momen langka karena tidak dilakukan setiap tahunnya, melainkan mengikuti siklus tahun Jawa tertentu. Bagi Anda yang ingin menyaksikan langsung kesakralan tradisi ini, berdasarkan pengumuman resmi Humas Jogja, berikut jadwalnya.
Rangkaian Acara Ulang Tahun Kenaikan Takhta ke-38 Sri Sultan Hamengku Bawono X
Rangkaian Awal (Tertutup untuk Umum)
Sebelum puncak acara Labuhan, terdapat serangkaian ritual persiapan yang digelar di dalam lingkungan keraton. Perlu dicatat bahwa tiga agenda awal ini bersifat tertutup dan hanya dihadiri oleh kerabat serta abdi dalem keraton. Berikut adalah beberapa diantaranya.
- Ngebluk (Prosesi pembuatan adonan jajanan upacara)
- Waktu: Jumat, 16 Januari 2026 (Pukul 08.00 – 12.00 WIB)
- Lokasi: Kagungan Dalem Bangsal Sekar Kedhaton
- Ngapem (Prosesi memasak apem)
- Waktu: Sabtu, 17 Januari 2026 (Pukul 08.00 WIB – selesai)
- Lokasi: Kagungan Dalem Bangsal Sekar Kedhaton
- Sugengan Tingalan Jumenengan Dalem (Upacara peringatan kenaikan takhta)
- Waktu: Minggu, 18 Januari 2026 (Pukul 08.30 – 11.00 WIB)
- Lokasi: Emper Kagungan Dalem Bangsal Kencana
Jadwal Prosesi Labuhan (Terbuka untuk Umum)
Setelah prosesi internal selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan Labuhan di berbagai lokasi sakral yang tersebar di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Masyarakat umum diperbolehkan hadir untuk menyaksikan prosesi budaya ini secara langsung.
Berikut adalah jadwal lengkap dan lokasinya:
- Labuhan Parangkusumo
- Waktu: Senin, 19 Januari 2026 (Pukul 07.00 – 12.00 WIB)
- Rute: Dimulai dari Keraton, menuju Cepuri Parangkusumo, dan berakhir di Pantai Parangkusumo.
- Labuhan Ageng Dlepih
- Waktu: Senin, 19 Januari 2026 (Pukul 11.00 – 13.00 WIB)
- Lokasi: Dlepih Khayangan, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
- Labuhan Merapi
- Waktu: Selasa, 20 Januari 2026 (Pukul 07.00 – 12.00 WIB)
- Lokasi: Petilasan Srimanganti, Gunung Merapi.
- Labuhan Lawu Rangkaian di Gunung Lawu
- Mangayubagya: Oleh Pemkab Magetan di Jalur Cemara Sewu pada Senin, 19 Januari 2026, pukul 19.30 WIB hingga selesai.
- Pemberangkatan Labuhan: Melalui Jalur Gondosuli atau Mongkongan pada Selasa, 20 Januari 2026, mulai pukul 00.00 WIB dini hari hingga selesai.
Imbauan bagi Pengunjung
Mengingat tingginya antusiasme masyarakat yang biasanya memadati lokasi labuhan, pihak panitia memberikan imbauan khusus.
Bagi masyarakat yang berniat menyaksikan prosesi ini secara langsung, diharapkan untuk senantiasa berlaku tertib.
Ketertiban pengunjung sangat diperlukan bukan hanya demi keamanan bersama, tetapi juga untuk menjaga kekhidmatan prosesi adat yang sakral ini.
Siap Digelar Mulai 19 Januari
Jadi kesimpulannya, berdasarkan jadwal resmi, Labuhan Kraton Jogja 2026 akan digelar mulai Senin, 19 Januari 2026.
Adapun rangkaian acara Tingalan Jumenengan Dalem ke-38 Sri Sultan Hamengku Bawono ini juga akan dibagi menjadi beberapa sesi acara dan Labuhan seperti yang sudah dijelaskan di atas.
Dan kini diketahui bahwa prosesi Labuhan tersebut terbuka untuk umum, dan bagi warga masyarakat yang ingin menonton, disarankan untuk datang sesuai jadwal yahng telah ditentukan.***