
Kabar Jawa – Menjelang peringatan Paskah tahun 2025, Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan penyesuaian jadwal operasionalnya.
Penutupan sementara kegiatan bursa ini berlaku mulai dari tanggal 18 April hingga 20 April 2025 sebagai bagian dari kebijakan nasional terkait hari libur keagamaan.
Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari ketentuan yang telah ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menetapkan bahwa kegiatan pasar modal tidak beroperasi pada hari-hari besar nasional.
Libur ini mencakup seluruh aktivitas bursa, mulai dari perdagangan saham, obligasi, derivatif, hingga penyelesaian transaksi efek lainnya.
BEI Libur dalam Rangka Peringatan Jumat Agung
Hari Jumat, tanggal 18 April 2025, bertepatan dengan peringatan Wafat Isa Almasih atau Jumat Agung, yang merupakan bagian penting dalam rangkaian Pekan Suci umat Kristiani.
Sebagaimana ditetapkan oleh pemerintah sebagai hari libur nasional, maka seluruh kegiatan perdagangan di Bursa Efek Indonesia akan dihentikan untuk sementara waktu pada hari tersebut.
Libur bursa ini tidak hanya berlaku pada Jumat, tetapi juga berlanjut pada Sabtu dan Minggu, 19–20 April 2025, yang merupakan hari libur reguler bursa.
Dengan demikian, tidak akan ada aktivitas jual beli saham, transaksi derivatif, maupun proses penyelesaian efek selama tiga hari tersebut.
Bursa Efek Indonesia Kembali Beroperasi 21 April 2025
Setelah jeda selama akhir pekan Paskah, Bursa Efek Indonesia dijadwalkan kembali membuka kegiatan operasionalnya secara penuh pada Senin, 21 April 2025.
Mulai hari tersebut, seluruh pelaku pasar, termasuk investor ritel maupun institusi, dapat kembali menjalankan aktivitas transaksi efek sebagaimana biasa.
Momen ini menjadi penting untuk dicermati oleh para investor dan pelaku pasar modal. Perencanaan strategi investasi seperti penjadwalan jual beli saham, evaluasi kinerja portofolio, atau pelaksanaan aksi korporasi seperti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan pembagian dividen, perlu disesuaikan dengan kalender operasional bursa.
Jadwal Lengkap Jam Perdagangan Bursa Saham Indonesia 2025
Agar investor lebih siap dalam menyusun strategi investasi pasca-libur Paskah, berikut adalah jadwal resmi jam operasional Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berlaku sepanjang tahun 2025:
Jam Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas di Pasar Reguler
- Sesi I:
- Senin–Kamis: 09.00.00 – 12.00.00 WIB
- Jumat: 09.00.00 – 11.30.00 WIB
- Sesi II:
- Senin–Kamis: 13.30.00 – 15.49.59 WIB
- Jumat: 14.00.00 – 15.49.59 WIB
Jam Perdagangan di Pasar Tunai
- Sesi I:
- Senin–Kamis: 09.00.00 – 12.00.00 WIB
- Jumat: 09.00.00 – 11.30.00 WIB
Jam Perdagangan di Pasar Negosiasi
- Sesi I:
- Senin–Kamis: 09.00.00 – 12.00.00 WIB
- Jumat: 09.00.00 – 11.30.00 WIB
- Sesi II:
- Senin–Kamis: 13.30.00 – 16.30.00 WIB
- Jumat: 14.00.00 – 16.30.00 WIB
Jam Perdagangan Kontrak Berjangka (Derivatif)
- Sesi I:
- Senin–Kamis: 08.45.00 – 12.00.00 WIB
- Jumat: 08.45.00 – 11.30.00 WIB
- Sesi II:
- Senin–Kamis: 13.30.00 – 16.15.00 WIB
- Jumat: 14.00.00 – 16.15.00 WIB
Pentingnya Memantau Jadwal Libur Bursa
Libur bursa seperti pada masa Paskah menjadi momen penting untuk dievaluasi oleh para pelaku pasar. Selain sebagai waktu jeda untuk rehat, penutupan pasar juga dapat memengaruhi pergerakan harga saham saat dibuka kembali.
Oleh karena itu, pemahaman terhadap jadwal operasional BEI menjadi bagian integral dari strategi investasi jangka pendek maupun panjang.
Investor diharapkan mencermati waktu-waktu krusial seperti sebelum dan sesudah libur panjang agar dapat menghindari potensi risiko seperti fluktuasi harga akibat akumulasi sentimen pasar selama penutupan.
Libur Paskah tahun 2025 akan membawa penyesuaian terhadap kegiatan operasional Bursa Efek Indonesia selama tiga hari, dimulai dari Jumat, 18 April hingga Minggu, 20 April 2025.
Aktivitas perdagangan saham dan pasar modal akan kembali normal pada Senin, 21 April 2025.
Bagi investor dan seluruh pelaku pasar modal, momen ini dapat menjadi kesempatan untuk mengevaluasi portofolio serta mempersiapkan strategi menjelang pembukaan kembali pasar.
Pastikan Anda mencatat tanggal-tanggal penting tersebut dan menyusun langkah investasi yang lebih matang.
***