Isi Draft Revisi UU P2SK, dan Kenapa Ramai Disorot Publik

Bagikan :
Ilustrasi isi draft revisi UU P2SK yang kini jadi sorotan (Pexels// Anete Lusina)

KabarJawa.com – Wacana revisi Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) belakangan ini ramai menjadi sorotan, khususnya di ranah ekonomi serta politik.

Perubahan pada payung hukum sektor finansial ini disebut-sebut akan membawa implikasi signifikan, khususnya terkait peran dan mandat lembaga-lembaga yang tergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Lantas, apa saja perubahan krusial dalam draf revisi UU P2SK ini, dan mengapa isu tersebut memicu perdebatan sengit dan sorotan publik, terutama menyangkut independensi Bank Indonesia (BI)?

Isi Krusial Revisi UU P2SK: Perluasan Mandat Bank Indonesia

Inti dari revisi UU P2SK terletak pada perubahan fundamental mandat Bank Indonesia, yang sebelumnya hanya berfokus pada stabilitas.

Menurut keterangan Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, yang disampaikan dalam Financial Forum di Jakarta pada Rabu, (3/12) perubahan dalam UU P2SK bakal membawa perluasan signifikan bagi BI.

Mandat BI, yang diperbarui dalam Pasal 7 RUU P2SK (setelah ditetapkan pembahasannya di Rapat Paripurna Oktober 2025), kini terdiri dari dua poin utama yaitu:

  • Tujuan Utama: Bank Indonesia bertujuan mencapai stabilitas nilai rupiah, memelihara stabilitas Sistem Pembayaran, dan turut menjaga stabilitas Sistem Keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
  • Pelaksanaan Kebijakan: Bank Indonesia dalam mencapai tujuan tersebut melaksanakan kebijakan dan bauran kebijakan Bank Indonesia yang dapat menciptakan lingkungan ekonomi yang kondusif bagi pertumbuhan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja.
Baca juga  Antrean Panjang di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya: Warga Berburu Uang Pecahan Baru untuk Lebaran

Perubahan ini dinilai cukup signifikan. Sebelumnya, dalam UU P2SK yang lama, dan bahkan dalam UU BI Nomor 23 Tahun 1999, tujuan utama BI lebih sederhana, yaitu sebatas mencapai dan memelihara kestabilan nilai Rupiah. Kini, fokus bergeser dengan memasukkan unsur mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Harapan Perluasan Mandat

Pemerintah melalui Menteri Keuangan menyambut baik perluasan mandat ini, melihatnya sebagai langkah maju dalam koordinasi kebijakan.

Berdasarkan laman resmi Kementerian Keuangan, Menkeu Purbaya mengungkap bahwa perluasan mandat BI akan memperkuat koordinasi kebijakan antara fiskal (Pemerintah) dan moneter (BI).

Sebelumnya, diskusi dalam KSSK sering kali dinilai terkotak-kotak karena masing-masing institusi cenderung bertahan pada koridor kewenangan sektoral mereka.

Melalui revisi UU P2SK, koordinasi diproyeksikan menjadi lebih lentur dan saling melengkapi. Dengan koordinasi yang lebih fleksibel, pemerintah dan BI diharapkan bisa bergerak lebih cepat dan tanggap dalam menanggapi perubahan kondisi ekonomi global maupun domestik, serta lebih efektif dalam memitigasi risiko krisis finansial.

“Jadi gini, ada satu hal yang amat positif sekali dari P2SK itu, yaitu peran bank sentral. Dulu kan hanya menjaga nilai tukar dan diterjemahkan ke stabilitas harga. Sekarang ada nanti kalau jadi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Ini satu hal yang bagus sekali,” ucapnya, dilansir KabarJawa.com pada Jumat, 5 Desember 2025.

Baca juga  Bank Indonesia Buka Layanan Penukaran Uang Baru Lebaran 2025, Simak Cara Daftar dan Jadwalnya!

Isu Independensi Bank Indonesia

Perubahan mandat BI ini, meskipun didukung pemerintah, sempat menjadi isu yang ramai disorot publik dan memicu bahan diskusi.

Sebab, muncul kekhawatiran dari berbagai kalangan soal adanya potensi terganggunya independensi Bank Indonesia (BI).

Secara tradisional, bank sentral di seluruh dunia harus independen agar terbebas dari tekanan politik jangka pendek yang bisa memengaruhi kebijakan moneter demi kepentingan sesaat.

Namun, Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Mukhamad Misbakhun, menanggapi kekhawatiran ini. Baru-baru ini, ia mengklaim bahwa bahwa penambahan mandat baru sama sekali tidak akan mengganggu independensi BI dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Misbakhun menegaskan bahwa pilihan bagi bank sentral adalah antara pro-growth atau pro-stability, dan hasil dari stabilitas yang dicapai DPR adalah pertumbuhan yang cepat.

Menurutnya, Bank Sentral itu pilihannya dua, pro-growth atau pro-stability. Yang mana, di situlah, kata dia, yang menjadi perdebatan nanti.

Sehingga, pihaknya pun mengaku bahwa akan mengarah ke sana tanpa sedikitpun ingin mengganggu independensi Bank Sentral.

Baca juga  Lagi Marak Beredar, Begini Cara Menghindari Pinjaman Online Tidak Resmi Otomatis Kuras THR Rekening

Misbakhun juga kembali menegaskan bahwa nantinya tiada satupun independensi dari Bank Sentral yang ingin dipengaruhi.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Messi memimpin Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis dalam final dramatis di Qatar.
Pada Tahun Berapa Messi Memimpin Argentina Meraih Gelar Piala Dunia?