DIY Akhiri Tahun 2025 dengan Inflasi Terkendali, Bank Indonesia Tegaskan Stabilitas Harga Tetap Terjaga

Bagikan :
Inflasi DIY/Foto: Freepik

KabarJawa.com– Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menutup tahun 2025 dengan kinerja inflasi yang tetap terkendali di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi, lonjakan konsumsi masyarakat, serta dinamika global.

Bank Indonesia Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan stabilitas harga tetap terjaga berkat sinergi kuat antara pemerintah daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), dan seluruh pemangku kepentingan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Darmadi Sudibyo, menegaskan bahwa capaian inflasi DIY pada akhir tahun mencerminkan keberhasilan kebijakan pengendalian harga di tengah tekanan musiman Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) DIY pada Desember 2025 mencatat inflasi bulanan sebesar 0,65 persen (month to month/mtm).

Angka tersebut lebih tinggi daripada inflasi bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 0,27 persen (mtm) pada November 2025.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Meski demikian, secara tahunan DIY tetap mencatat inflasi yang terkendali sebesar 3,11 persen (year on year/yoy). Ini masih berada dalam rentang target sasaran inflasi nasional tahun 2025.

Baca juga  IHSG Turun 1,12 Persen di Pagi Hari karena Semua Sektor Saham Kompak Melemah

Kinerja Inflasi Antarwilayah di DIY

“Peningkatan inflasi pada Desember merupakan pola musiman yang wajar, terutama akibat meningkatnya mobilitas dan konsumsi masyarakat pada momen libur panjang akhir tahun,” ujar Sri Darmadi Sudibyo.

Ia menambahkan bahwa inflasi tahunan Desember 2025 memang sedikit lebih tinggi daripada November 2025 yang tercatat sebesar 2,92 persen (yoy). Namun, kondisi tersebut tetap menunjukkan stabilitas ekonomi daerah yang solid.

Berdasarkan kota IHK, Kota Yogyakarta mencatat inflasi bulanan sebesar 0,53 persen (mtm) pada Desember 2025 dengan inflasi tahunan mencapai 3,33 persen (yoy).

Sementara itu, Kabupaten Gunungkidul mengalami inflasi bulanan yang lebih tinggi sebesar 0,74 persen (mtm) dengan inflasi tahunan sebesar 2,93 persen (yoy).

Perbedaan tersebut mencerminkan variasi pola konsumsi, distribusi pasokan, serta intensitas aktivitas ekonomi di masing-masing wilayah.

Bank Indonesia mencatat bahwa peningkatan inflasi Desember 2025 terutama bersumber dari Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang mengalami inflasi sebesar 1,66 persen (mtm) dengan andil inflasi sebesar 0,47 persen (mtm).

Meningkatnya kunjungan wisatawan dan aktivitas masyarakat selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mendorong lonjakan permintaan pangan strategis.

Baca juga  APBN Gunungkidul 2026: Belanja Negara Tumbuh saat Pagu Menyusut, Dana Desa Melonjak dan Penyerapan Melesat

Kenaikan harga terutama terjadi pada cabai rawit, daging ayam ras, dan cabai merah yang masing-masing memberikan andil inflasi sebesar 0,14 persen (mtm), 0,06 persen (mtm), dan 0,04 persen (mtm).

Curah hujan yang tinggi sepanjang Desember 2025 menekan produksi cabai rawit dan cabai merah, sehingga pasokan menjadi terbatas. Di sisi lain, masyarakat meningkatkan konsumsi daging ayam ras seiring tingginya aktivitas perayaan akhir tahun.

Emas Menguat, Inflasi Jasa Ikut Meningkat

Selain pangan, Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya turut mencatat inflasi cukup tinggi sebesar 1,83 persen (mtm) dengan andil inflasi sebesar 0,13 persen (mtm). Kenaikan tersebut terutama berasal dari meningkatnya harga emas perhiasan.

Bank Indonesia menjelaskan bahwa harga emas global terus meningkat seiring meningkatnya ketidakpastian global, yang tercermin dari naiknya Global Risk Index dan Geopolitical Risk Index.

Kondisi ini mendorong masyarakat meningkatkan permintaan emas sebagai aset lindung nilai (safe haven).

Dari sisi transportasi, inflasi tercatat sebesar 0,38 persen (mtm) dengan andil inflasi 0,05 persen (mtm).

Bank Indonesia mengaitkan kenaikan tersebut dengan kebijakan pemerintah terkait penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada 1 Desember 2025, termasuk di wilayah DIY.

Di tengah tekanan inflasi, sejumlah komoditas pangan justru mengalami penurunan harga dan menahan laju inflasi.

Komoditas kelapa, buncis, dan ketimun mencatat deflasi dengan andil masing-masing sebesar 0,02 persen (mtm), 0,01 persen (mtm), dan 0,01 persen (mtm).

Ketersediaan pasokan kelapa yang terjaga serta permintaan yang relatif terbatas mendorong penurunan harga.

Baca juga  Inflasi DIY Terkendali pada September 2025, Bank Indonesia Pastikan Stabilitas Harga Terjaga

Sementara itu, normalisasi harga dan stabilnya pasokan menyebabkan harga buncis dan ketimun kembali turun setelah sempat naik pada bulan sebelumnya.

Sinergi TPID

Bank Indonesia DIY bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga.

Upaya kolaboratif tersebut membuahkan hasil nyata dengan diraihnya Juara II TPID Provinsi Berkinerja Terbaik se-Kawasan Jawa Bali pada ajang TPID Award 2025.

Sri Darmadi Sudibyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi aktif dalam pengendalian inflasi daerah.

“Capaian ini menunjukkan bahwa sinergi dan konsistensi kebijakan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat,” tegasnya.

Ke depan, Bank Indonesia memprakirakan inflasi DIY pada tahun 2026 tetap terjaga dalam kisaran target 2,5 persen ± 1 persen (yoy).

Optimisme tersebut didukung oleh komitmen kuat TPID DIY dalam melanjutkan pengendalian inflasi melalui implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dalam kerangka 4K, yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

Program strategis yang terus diperkuat meliputi operasi pasar dan pasar murah, optimalisasi Kios Segoro Amarto serta Warung MRANTASI sebagai price reference store, kampanye belanja bijak, serta penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) baik antarprovinsi maupun intra provinsi untuk menjamin pasokan pangan strategis.

Berbagai gerakan sosial masyarakat yang mendorong efisiensi distribusi komoditas turut memperkuat fondasi stabilitas harga di DIY.

Dengan fondasi sinergi yang kuat dan kebijakan yang konsisten, DIY menutup tahun 2025 dengan optimisme tinggi dan melangkah mantap menyongsong 2026 dengan inflasi yang tetap terjaga dan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid