IHSG Turun 1,12 Persen di Pagi Hari karena Semua Sektor Saham Kompak Melemah

Bagikan :
Ilustrasi IHSG turun (sumber gambr: pexels)

KABAR JAWA – Pagi-pagi IHSG udah lesu. Kamis, 19 Juni 2025, sekitar jam 09.43 WIB, indeks saham turun 1,12%.

IHSG turun ke angka 7.028. Bukan cuma turun biasa, tapi banyak saham ikut tumbang bareng-bareng.

Total ada 453 saham yang warnanya merah. Sementara yang ijo cuma 94. Sisanya, 130 saham nggak gerak sama sekali.

Dari sektor perbankan sampai energi, semuanya kena. Saham bank besar kayak BBCA, BBRI, BMRI, sampai BBNI pun ikut ambles.

Semua sektor kompak turun

Nggak ada sektor yang selamat. Semua merah. Ini yang bikin IHSG turun cukup dalam pagi itu.

Padahal sempat diprediksi bakal konsolidasi di area 7.000 sampai 7.200. Tapi kenyataannya, malah langsung jeblok ke bawah 7.100.

Prediksi support di angka 7.000 juga hampir jebol. Sementara resistance di 7.200 kayaknya masih jauh buat dikejar.

Sentimen luar negeri lagi panas

Salah satu penyebab utama turunnya IHSG adalah suasana global yang memanas. Perang antara Iran dan Israel makin tegang.

Baca juga  Link Logo HUT Jepara 2026, Download Desain Resmi Peringatan ke-477 di Sini

Ada kekhawatiran kalau Amerika Serikat bakal ikut campur. Kalau itu terjadi, dampaknya bisa besar banget ke pasar global.

Investor jadi ragu-ragu. Banyak yang buru-buru jual saham daripada menanggung risiko lebih besar. Akhirnya, tekanan jual besar-besaran pun terjadi.

BI tahan suku bunga, tapi belum jadi kabar segar

Dari dalam negeri, Bank Indonesia tetap menahan BI Rate di 5,5%. Ini sesuai prediksi. Tapi kabar ini belum cukup kuat buat jadi angin segar. Pasar masih dingin menyambutnya.

Investor seolah butuh dorongan lain. Salah satunya dari aksi korporasi. Sayangnya, belakangan ini IPO juga sepi.

Pasar haus IPO, akhirnya ada harapan baru

Selama sebulan lebih, nggak ada satu pun perusahaan baru yang masuk ke bursa. Terakhir cuma PT Cipta Sarana Medika (DKHH) yang listing di awal Mei. Setelah itu, sepi total.

Tapi akhirnya, muncul angin segar. Anak usaha Chandra Asri, yaitu PT Chandra Daya Investasi (CDIA), resmi buka masa penawaran IPO tanggal 19 Juni. Mereka bakal lepas sampai 12,5 miliar saham. Harga per lembarnya ditawarkan di kisaran Rp 170–190.

Baca juga  Tragedi Laut Utara Paciran: Dua Kapal Terbakar Akibat Ledakan Dahsyat

Kalau semuanya terjual, dana yang dikumpulkan bisa sampai Rp 2,37 triliun. Jumlah yang nggak kecil, dan cukup menarik perhatian pelaku pasar.

Kehadiran CDIA ini lumayan bikin investor semangat lagi. Apalagi CDIA adalah bagian dari grup besar dan sudah ditunggu-tunggu. Harapannya, IPO ini bisa memantik kembali gairah pasar yang lagi turun.

Walaupun IHSG sempat tertekan di awal hari, investor masih punya harapan. Selama sentimen luar nggak makin parah dan aksi IPO mulai ramai lagi, peluang rebound tetap ada.

Turunnya saham rame-rame bukan akhir segalanya. Tapi jadi pengingat kalau pasar bisa berubah kapan aja.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya