BI DIY Pastikan Uang Baru Rp2 Triliun Ludes Terserap Selama Nataru 2025–2026

Bagikan :

Uang Baru/Foto: Freepik

KabarJawa.com – Bank Indonesia (BI) Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan seluruh uang kartal selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) terserap optimal oleh perbankan dan masyarakat.

BI DIY menyiapkan uang baru sebesar Rp2 triliun untuk menjamin kelancaran transaksi ekonomi, khususnya di momen libur panjang akhir tahun.

Peredaran Uang Baru Selama Nataru

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KPwBI DIY) Sri Darmadi Sudibyo mengatakan pihaknya mencatat jumlah uang kartal yang keluar (outflow) selama Desember 2025 mencapai Rp1,34 triliun.

Bank Indonesia menyalurkan dana tersebut kepada perbankan dan masyarakat untuk memenuhi lonjakan kebutuhan uang tunai menjelang Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Bank Indonesia menyusun penyediaan uang kartal tersebut berdasarkan proyeksi kebutuhan riil masyarakat dan perbankan.

BI DIY secara aktif memetakan pola belanja, aktivitas pariwisata, hingga tradisi keagamaan yang rutin meningkatkan permintaan uang tunai di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Lonjakan penyaluran uang tunai pada Desember 2025 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya,” ujarnya.

Baca juga  Kunjungan Wisata Bantul Lebaran 2026 Menurun, Tarif Retribusi Mahal Jadi Sorotan

KPwBI DIY mencatat realisasi outflow Desember 2025 melonjak 76,9 persen dibandingkan November 2025 yang hanya mencapai Rp757,51 miliar. Peningkatan tajam ini mencerminkan tingginya aktivitas ekonomi masyarakat selama momen Nataru.

Namun, Bank Indonesia juga mencatat dinamika baru dalam perilaku transaksi masyarakat. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, realisasi outflow Desember 2025 justru lebih rendah 20,67 persen. Realisasi Desember 2024 mencapai Rp1,69 triliun.

Bank Indonesia menilai kondisi ini terjadi seiring meningkatnya penggunaan transaksi nontunai dan meluasnya adopsi sistem pembayaran digital di DIY.

Digitalisasi sistem pembayaran secara perlahan mengubah pola konsumsi masyarakat. Bank Indonesia melihat masyarakat semakin terbiasa menggunakan QRIS, mobile banking, dan dompet digital untuk bertransaksi, termasuk selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

Meski demikian, Bank Indonesia tetap menjaga komitmen kuat dalam memastikan ketersediaan uang Rupiah yang cukup, layak edar, dan mudah diakses.

Program Serunai

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Bank Indonesia menyelenggarakan kegiatan Kas Keliling Serunai (Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai) secara nasional di seluruh provinsi.

Baca juga  6 Pendaki Ilegal Gunung Merapi Diblacklist dari Seluruh Taman Nasional, Balai TNGM Bertindak Tegas

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, KPwBI DIY melaksanakan kegiatan Serunai pada 18 Desember 2025. Bank Indonesia memilih dua rumah ibadah sebagai lokasi kegiatan, yakni Gereja GKI KR Baciro dan GKI Ngupasan.

Pemilihan lokasi ini bertujuan mendekatkan layanan penukaran uang Rupiah kepada masyarakat secara langsung di momen keagamaan.

Hasilnya, kegiatan Serunai di DIY mencatat total realisasi penukaran uang sebesar Rp1,07 miliar. Angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan penukaran uang Rupiah yang layak edar, terutama menjelang perayaan Natal.

Bank Indonesia menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sinergi antara penyediaan uang kartal, layanan kas keliling, dan percepatan digitalisasi sistem pembayaran.

BI DIY meyakini langkah tersebut mampu menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi daerah.

Ke depan, Bank Indonesia berkomitmen untuk terus menjaga keseimbangan antara kebutuhan uang tunai dan penguatan transaksi nontunai.

Dengan strategi tersebut, Bank Indonesia berharap dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif, stabil, dan berkelanjutan di DIY. (ef linangkung)

Baca juga  Tanpa Produksi Pangan, Yogyakarta Genjot Inovasi untuk Kendalikan Inflasi

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid