Kabarjawa – Perayaan Imlek selalu identik dengan berbagai tradisi yang penuh makna, salah satunya adalah kehadiran jeruk mandarin. Buah dengan warna cerah ini hampir selalu ditemukan dalam berbagai perayaan Tahun Baru Imlek, baik sebagai hidangan, hadiah, maupun dekorasi.
Lalu, mengapa jeruk mandarin memiliki peran penting dalam tradisi Imlek? Simak penjelasannya berikut ini!
Makna dan Simbolisme Jeruk Mandarin dalam Imlek
Jeruk mandarin bukan hanya sekadar buah, tetapi memiliki makna yang mendalam dalam budaya Tionghoa. Dalam bahasa Mandarin, pelafalan kata “jeruk” memiliki kesamaan bunyi dengan kata “kekayaan”.
Selain itu, warna oranye dari jeruk mandarin juga melambangkan emas yang diyakini membawa keberuntungan dan kemakmuran. Oleh karena itu, buah ini dianggap sebagai simbol keberuntungan yang tidak boleh terlewatkan dalam perayaan Imlek.
Jeruk Mandarin sebagai Hadiah dan Dekorasi
Tak hanya dikonsumsi, jeruk mandarin juga sering dijadikan hadiah kepada keluarga, teman, dan kolega sebagai bentuk doa akan kebahagiaan serta kesejahteraan.
Selain itu, jeruk mandarin juga menjadi bagian dari dekorasi rumah, kantor, serta tempat usaha karena dipercaya membawa energi positif dan rezeki yang melimpah.
Dekorasi Imlek Lain yang Membawa Keberuntungan
Selain jeruk mandarin, terdapat berbagai dekorasi khas Imlek lainnya yang dipercaya membawa hoki, di antaranya:
1. Lampion Merah
Lampion merah melambangkan kebahagiaan dan keberuntungan. Biasanya digantung di depan rumah atau sepanjang jalan untuk menciptakan suasana meriah dan harmonis.
2. Karakter ‘Fu’ Terbalik
Karakter ‘Fu’ yang berarti keberuntungan sering ditempel dalam posisi terbalik sebagai simbol datangnya keberuntungan.
3. Puisi Chun Lian
Puisi Festival Musim Semi ini biasanya ditulis di kertas merah dan berisi doa serta harapan baik untuk tahun yang akan datang.
4. Pohon Kumquat
Pohon kumquat menjadi simbol kekayaan dan keberuntungan karena dalam bahasa Kanton, “kum” berarti emas.
5. Potongan Kertas Merah
Potongan kertas merah dengan motif naga, ikan, dan bunga dipercaya membawa keberuntungan serta kesejahteraan.
6. Dewa Pintu
Dewa pintu dalam bentuk gambar figur legendaris ditempel di pintu rumah sebagai pelindung dari roh jahat.
7. Bunga Mekar
Bunga seperti anggrek dan peony melambangkan harapan baru dan kehidupan yang lebih baik.
Keberadaan jeruk mandarin dalam perayaan Imlek bukan sekadar tradisi, tetapi memiliki makna simbolis yang mendalam.
Dengan pelafalan yang menyerupai kata “kekayaan” dan warna yang melambangkan emas, jeruk mandarin diyakini membawa keberuntungan, kemakmuran, dan kebahagiaan.
Selain itu, berbagai dekorasi khas Imlek lainnya juga dipercaya membawa hoki dan melengkapi perayaan dengan nuansa yang penuh harapan.(Kabarjawa)