Warga Karang Padang Tutup Tambang Urug, Lurah Serut Tegaskan Izin Belum Lengkap dan Tambang Ciptakan Konflik

Bagikan :
Portal penolakan tambang di Karang Padang dibangun warga sebagai simbol perlawanan. (Ef Linangkung)

KABARJAWA – Suara penolakan menggema di Padukuhan Karang Padang, Kalurahan Serut, Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul. Warga dengan tegas menghentikan aktivitas penambangan urug yang mereka nilai merusak lingkungan dan memecah belah persatuan masyarakat.

Mereka menutup akses tambang secara sepihak dan membentangkan portal kayu lengkap dengan tulisan tegas: “Tolak Tambang! Kami Ingin Jalan Kami Kembali!”

Warga mengambil langkah drastis setelah melihat kerusakan parah yang ditimbulkan aktivitas tambang terhadap infrastruktur kampung. Jalan cor yang baru saja dibangun melalui aspirasi legislatif kini hancur dilalui truk tambang setiap hari.

Debu tebal mengepul, batu berserakan di sepanjang jalur, dan kebisingan menjadi pemandangan harian yang mengganggu ketenangan warga.

Seorang warga menyampaikan bahwa aktivitas tambang telah mengganggu akses dan kenyamanan hidup mereka. Ia menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan urat nadi masyarakat, bukan fasilitas milik pertambangan.

“Kami melintasi jalan ini setiap hari. Jalan ini milik kami, bukan milik tambang,” ungkapnya penuh emosi.

Warga Karang Padang menyatakan bahwa mereka telah berjuang keras memperbaiki jalan tersebut secara swadaya. Tenaga, waktu, hingga biaya mereka kerahkan agar bisa memiliki jalan yang layak. Namun tambang menghancurkan semua usaha dalam waktu singkat.

Baca juga  Bupati Gunungkidul Beri Apresiasi kepada Seniman melalui Anugerah Kebudayaan Bupati Gunungkidul 2025

“Kami belum sempat menikmati hasil perjuangan kami. Tambang datang dan merusak semuanya. Bahkan kami kesulitan masuk rumah sendiri,” tambah warga lainnya, lirih menahan marah.

Lurah dan Pejabat Tegaskan Izin Tambang Belum Lengkap

Warga menyatakan bahwa kesabaran mereka telah habis. Mereka memutuskan untuk bersatu menolak keberadaan tambang tanpa kompromi.

Tambang dinilai tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memicu bencana sosial dan lingkungan. Truk tambang lalu-lalang tanpa memperhatikan keselamatan, bahkan anak-anak yang bermain di tepi jalan pun terancam.

“Kami sepakat. Tambang harus ditutup. Hari ini kami pasang portal dan kami akan jaga. Jangan ada satu pun truk tambang yang masuk,” tegas perwakilan warga di lokasi.

Menanggapi aksi warga, Lurah Serut, Sugiyanta, angkat bicara. Ia menjelaskan bahwa izin operasional pertambangan memang belum sepenuhnya dipenuhi oleh pihak perusahaan. Ia menegaskan bahwa meskipun izin operasional sempat keluar, perusahaan masih memiliki kewajiban yang belum diselesaikan.

“Izin operasional memang keluar, tapi dengan catatan. Perusahaan harus menyelesaikan deposito jalan, memberi kompensasi kepada warga terdampak, serta membayar kompensasi kepada pemilik lahan,” jelas Sugiyanta saat dikonfirmasi.

Baca juga  Apel Siaga Bencana Gunungkidul, Bupati Endah Serukan Mitigasi Kekeringan dan Perbanyak Resapan Air

Ia juga menyatakan sikap tegasnya: “Saya lebih memilih tidak ada tambang. Tambang hanya menimbulkan konflik di tengah masyarakat dan merusak lingkungan. Apalagi sekarang program jalan tol dari pusat sudah selesai.”

Sementara itu, Kepala Balai PPESDM (Pusat Pengembangan Energi Sumber Daya Mineral), Aris Pramono, S.T., turut memberikan keterangan. Ia membenarkan bahwa proses perizinan pertambangan belum rampung. Meski sudah melalui sidang di DPMPTSP, izin tambang belum sepenuhnya keluar.

“Saat ini perizinan belum 100 persen lengkap. Memang sudah disidangkan, tapi izinnya belum keluar,” terang Aris.

Ia juga mengimbau kepada pelaku usaha agar menunda seluruh aktivitas tambang sampai izin benar-benar lengkap.

“Sebaiknya aktivitas tambang dilakukan jika semua izin sudah lengkap,” tandasnya.

Kini, portal kayu penolakan berdiri tegak di pintu masuk Karang Padang. Ia menjadi simbol perlawanan rakyat terhadap keserakahan dan ketidakadilan.

Warga telah menyatakan sikap, dan mereka tidak akan mundur. Mereka menjaga tanah mereka, rumah mereka, dan masa depan mereka—dengan tangan sendiri, suara sendiri, dan keberanian yang tak tergoyahkan.

Baca juga  Embarkasi Haji DIY 2026 Resmi Beroperasi, Konsep Hotel Bubble Hadirkan Layanan Modern dan Nyaman bagi Jemaah

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid