
KABARJAWA — Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, kembali menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai kunci utama menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
Dalam suasana subuh yang hening dan khusyuk, ia menyampaikan imbauan ini di hadapan ratusan jamaah Masjid Darul Husna Warungboto, Umbulharjo, dalam agenda rutin Pengajian Ahad Kliwon, Minggu, 22 Juni 2025.
Sejak dini hari, warga mulai memadati pelataran masjid. Mereka mengikuti salat subuh berjamaah sebagai pembuka acara. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta dalam kegiatan Safari Subuh itu menambah semangat warga, terlebih ketika Hasto menyampaikan pesan kuat soal pentingnya kebersihan lingkungan dalam membentuk karakter dan daya saing masyarakat.
Kebersihan Lingkungan Jadi Pondasi SDM Unggul
“Saya meminta masyarakat menjaga kebersihan lingkungannya. Kalau lingkungan bersih dan sehat, otomatis kualitas SDM akan meningkat. SDM yang unggul tidak akan lahir dari tempat yang kotor,” tegas Hasto dalam sambutannya.
Ia menyampaikan bahwa kesehatan dan ketertiban lingkungan menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang produktif dan tangguh. Menurutnya, kualitas manusia sangat bergantung pada ruang hidup yang bersih, teratur, dan sehat.
“Kalau SDM-nya baik, mereka pasti bisa menghadapi berbagai persoalan sosial. Kita bisa menghindari banyak masalah kalau masyarakatnya cerdas dan sehat,” lanjutnya dengan nada penuh keyakinan.
Tidak hanya itu, Hasto juga mengajak warga tetap semangat mengelola sampah rumah tangga. Ia mengingatkan bahwa penanganan masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.
“Masyarakat harus terus semangat mengolah sampah. Jangan tunggu pemerintah saja yang bergerak. Butuh kepedulian bersama agar penanganannya optimal,” ujarnya disambut tepuk tangan jamaah.
Bantuan Sarana Masjid dan Komitmen Sosial
Dalam kesempatan tersebut, Hasto tidak datang dengan tangan kosong. Ia menyerahkan bantuan sebesar Rp14 juta untuk mendukung sarana dan prasarana Masjid Darul Husna.
Bantuan itu berasal dari sinergi antara Pemkot Yogyakarta dengan sejumlah pihak, yakni Bank BPD DIY, Bank Jogja, PDAM Tirtamarta, dan Baznas Kota Yogyakarta.
“Total bantuannya Rp14 juta. Ini bentuk komitmen kami mendukung kegiatan keagamaan dan pembangunan lingkungan masjid,” ujar Hasto sambil menyerahkan bantuan secara simbolis kepada takmir masjid.
Ketua Takmir Masjid Darul Husna, Joko Triyono, menyambut baik bantuan tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan nyata dari Pemerintah Kota Yogyakarta.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Nantinya akan kami manfaatkan untuk pengembangan dan kesejahteraan masjid,” ucap Joko haru.
Agenda Safari Subuh tersebut menjadi bukti bahwa Pemerintah Kota Yogyakarta tidak hanya hadir dalam forum formal, namun juga menyatu langsung dengan denyut kehidupan warga.
Melalui pendekatan spiritual dan sosial ini, Hasto Wardoyo terus membangun komunikasi dua arah, memperkuat ikatan antara pemimpin dan masyarakatnya.
Langkah ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya sebatas beton dan gedung, namun dimulai dari hati yang bersih, pikiran yang sehat, dan lingkungan yang terjaga. Karena sejatinya, kota yang kuat lahir dari warganya yang sehat dan sadar akan tanggung jawab sosial.