
KABARJAWA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat lonjakan signifikan pada volume keberangkatan penumpang kereta api jarak jauh selama libur panjang Idul Adha 1446 H yang berlangsung sejak Kamis, 5 Juni 2025 hingga Senin, 10 Juni 2025.
Momen libur nasional ini mendorong mobilitas masyarakat yang memilih moda transportasi kereta api untuk bepergian ke berbagai tujuan di Pulau Jawa.
Lonjakan Penumpang di Stasiun-Stasiun Utama
Pada Minggu pagi, 8 Juni 2025, pukul 09.00 WIB, KAI Daop 6 mencatat keberangkatan sebanyak 25.310 penumpang dari berbagai stasiun utama di wilayah operasionalnya. Angka ini menunjukkan peningkatan tajam jika dibandingkan dengan data keberangkatan sehari sebelumnya, Sabtu, 7 Juni 2025, yang hanya mencapai 15.428 penumpang.
Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat dalam menggunakan kereta api tetap tinggi meskipun puncak arus keberangkatan sudah terjadi pada Kamis, 5 Juni 2025. Ia menegaskan bahwa volume penumpang kemungkinan besar masih akan terus meningkat hingga akhir masa libur panjang.
“Kami mencatat lonjakan volume keberangkatan yang signifikan hari ini. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat tetap antusias bepergian dengan kereta api meski telah melewati puncak arus,” ujar Feni.
Feni menjelaskan bahwa Stasiun Yogyakarta mencatat jumlah keberangkatan tertinggi pada hari Minggu ini, dengan total 12.285 penumpang. Stasiun Lempuyangan menyusul dengan 6.418 penumpang, kemudian Stasiun Solo Balapan mencatat 6.384 penumpang, dan Stasiun Klaten mencatat 2.469 penumpang.
Selain mencatat peningkatan keberangkatan, KAI Daop 6 juga melihat adanya lonjakan pada volume kedatangan penumpang. Pada Sabtu, 7 Juni 2025, jumlah kedatangan mencapai 16.073 penumpang, dan hingga pukul 09.00 WIB pada Minggu, 8 Juni 2025, KAI mencatat volume kedatangan sebanyak 21.212 penumpang.
Imbauan KAI untuk Penumpang dan Penambahan Perjalanan
Feni mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan mereka dan membeli tiket secara resmi melalui kanal terpercaya seperti aplikasi Access by KAI, website resmi kai.id, serta mitra penjualan resmi lainnya. Ia juga menyarankan agar penumpang menggunakan fitur Connecting Train bila tiket utama yang diinginkan sudah habis.
“Kami mengimbau pelanggan untuk memesan tiket sedini mungkin dan memanfaatkan semua fitur layanan yang tersedia. Permintaan tiket dalam dua hari terakhir ini sangat tinggi, jadi kami harap masyarakat dapat segera mengambil keputusan untuk menghindari kehabisan tiket,” terang Feni.
Dalam rangka menghadapi lonjakan penumpang selama periode libur panjang, KAI Daop 6 mengoperasikan 31 perjalanan KA jarak jauh setiap harinya.
Jumlah tersebut terdiri dari 25 perjalanan KA reguler, 2 KA fakultatif, dan 4 KA tambahan. Seluruh perjalanan tersebut bertujuan untuk mengakomodasi peningkatan kebutuhan mobilitas masyarakat yang menggunakan jasa kereta api sebagai pilihan utama transportasi antarkota.
Lebih lanjut, Feni mengingatkan seluruh pelanggan untuk selalu waspada dan menjaga barang bawaan mereka dengan baik. Lonjakan penumpang berpotensi meningkatkan risiko kehilangan barang apabila penumpang lengah.
“Kami meminta pelanggan agar tidak lengah terhadap barang bawaannya, terutama di masa ramai seperti saat ini. KAI terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan selama dalam perjalanan,” tambah Feni.
KAI Daop 6 juga menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan. Seluruh jajaran petugas di lapangan bersiaga penuh untuk memastikan perjalanan penumpang berlangsung aman, selamat, lancar, dan nyaman sepanjang periode libur panjang Idul Adha ini.
Dengan terus meningkatnya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api, KAI Daop 6 berharap dapat terus menjawab kebutuhan pelanggan dengan layanan yang prima dan terpercaya.
KAI juga mengajak masyarakat untuk selalu menjadi penumpang yang cerdas dengan membeli tiket hanya melalui kanal resmi dan menjaga ketertiban selama dalam perjalanan.