TPST Piyungan Ditutup Permanen, Bantul Siapkan Dukungan Anggaran untuk Proyek PSEL

Bagikan :
Area TPST Piyungan di Bantul yang akan digantikan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). (Ist)

KabarJawa.com – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menutup permanen Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan dan menggantinya dengan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Kebijakan ini menjadi bagian dari perubahan sistem pengelolaan sampah regional yang melibatkan Kabupaten Bantul, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Sleman.

Kabupaten Bantul ditetapkan sebagai lokasi pembangunan PSEL.

Pemerintah Kabupaten Bantul menyatakan kesiapan mendukung proyek tersebut, termasuk dalam aspek penganggaran dan penyiapan infrastruktur pendukung.

Bantul Alokasikan Rp5 Miliar dari APBD

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk mendukung pembangunan PSEL.

“Kontribusi Bantul tentu menyiapkan anggaran. Sudah dianggarkan oleh Pak Bupati dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bantul senilai Rp5 miliar,” ujar Bambang, Selasa (24/2/2026).

Anggaran tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Bantul. Bambang menjelaskan bahwa proyek PSEL berada dalam koordinasi pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah DIY, sehingga pemerintah kabupaten masih menunggu tahapan lanjutan.

Ia menyebut pembagian tugas dalam proyek ini telah ditetapkan.

Baca juga  7 Tempat Nongkrong Malam Senin di Jogja: Asik Buat Ngelepas Penat sebelum Kerja Lagi

Pemerintah daerah bertanggung jawab menyiapkan lahan, depo transit, serta sistem transporter sampah.

“Penyiapan lahan sudah menjadi tugas Pemda. Termasuk transporternya dan depo transit sampah,” tegasnya.

Kebutuhan Pematangan Lahan Rp15 Miliar

Pematangan lahan dijadwalkan dimulai pada Maret 2026. Proses ini akan dilakukan bersama oleh Kabupaten Bantul, Kabupaten Sleman, dan Kota Yogyakarta.

Total kebutuhan anggaran untuk pematangan lahan diperkirakan mencapai Rp15 miliar.

Ketiga daerah tersebut akan berbagi pembiayaan sebagai bagian dari kerja sama kawasan aglomerasi.

Sementara itu, pembiayaan pembangunan dan operasional PSEL direncanakan menggunakan alokasi dari Danantara.

Hingga kini, rincian total kebutuhan anggaran proyek belum diumumkan secara terbuka.

Bambang menyatakan proyek ini terus dikawal bersama sejumlah kementerian, antara lain Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Dalam Negeri. Pemerintah Provinsi DIY melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY serta Sekber Kartamantul juga terlibat dalam proses koordinasi.

“Semua masih berproses. Mudah-mudahan sesuai dengan jadwal waktu yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Lahan 5,7 Hektare di Piyungan

PSEL akan dibangun di atas lahan seluas 5,7 hektare di Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul.

Baca juga  Pemkot Yogyakarta Gencar Uji Coba Pemilahan Sampah di Empat Depo, 21 Kalurahan Rasakan Dampak Positif

Lahan tersebut merupakan milik Pemerintah DIY dan telah mendapatkan izin dari Gubernur DIY.

Dengan status kepemilikan tersebut, pemerintah tidak perlu melakukan pembebasan lahan. Hal ini dinilai mempercepat tahapan awal pembangunan.

Target operasional PSEL ditetapkan pada tahun 2028.

Fasilitas ini direncanakan memiliki kapasitas pengolahan hingga 1.000 ton sampah per hari yang berasal dari Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul.

Masa Transisi dan Kuota 700 Ton

Selama masa transisi pascapenutupan TPST Piyungan, Kabupaten Bantul memperoleh kuota 700 ton sampah untuk dievakuasi dalam periode terbatas.

“Khusus untuk Kabupaten Bantul, kita dapat kuota 700 ton sampah untuk dievakuasi ke TPA Piyungan,” kata Bambang.

Pengiriman sampah dibatasi pada jenis anorganik dan residu melalui mekanisme pengolahan terbatas.

Tidak semua sampah dapat dibuang seperti sebelumnya.

Kuota tersebut berlaku sekitar lima minggu hingga setelah Lebaran. Setelah periode itu berakhir, Bantul akan mengandalkan sistem pengolahan mandiri.

Pemerintah daerah memaksimalkan peran TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) yang tersebar di sejumlah wilayah.

Baca juga  Lahan Warga di JJLS Kulon Progo Berubah Jadi Tempat Sampah Liar, Warga Resah

Fasilitas ini menjadi bagian dari upaya mengurangi beban residu.

“Kuota ini kami manfaatkan untuk membagi penyelesaian persampahan. Ini menopang penyelesaian sampah yang kita olah di TPS3R yang kita miliki,” jelas Bambang.

Penutupan TPST Piyungan menandai perubahan sistem pengelolaan sampah di DIY.

Pemerintah daerah dan pemerintah pusat saat ini melanjutkan tahapan persiapan pembangunan PSEL sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Messi memimpin Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis dalam final dramatis di Qatar.
Pada Tahun Berapa Messi Memimpin Argentina Meraih Gelar Piala Dunia?