
KabarJawa.com– Cuaca ekstrem kembali menerjang wilayah Kabupaten Sleman dan memicu serangkaian kejadian yang menegangkan.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang melanda kawasan Sleman pada Jumat (27/3/2026) petang dan langsung menimbulkan dampak signifikan bagi warga.
Dampak Angin Kencang di Sleman
Angin kencang yang datang secara tiba-tiba membuat sejumlah pohon besar tidak mampu bertahan. Pohon-pohon tersebut tumbang dan menghantam rumah warga di beberapa titik, bahkan sempat melumpuhkan jaringan listrik di wilayah Kapanewon Seyegan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman langsung bergerak cepat mengumpulkan data dan melakukan penanganan di lapangan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengungkapkan bahwa pihaknya mencatat sedikitnya lima titik kejadian yang tersebar di wilayah Kalurahan Margomulyo, Seyegan.
Tim menemukan angin kencang tidak hanya merusak pemukiman warga, tetapi juga berdampak pada fasilitas umum hingga area peternakan. Dua unit rumah warga mengalami kerusakan ringan setelah tertimpa pohon tumbang.
“Kerusakan tersebut terjadi di wilayah Jumeneng (Mrincingan) dan Kamal Kulon,’ujar Kepala Pusdalops Sleman, Haris Martapa
Pohon tumbang menghantam bagian utama rumah serta teras, sehingga menyebabkan kerusakan pada struktur bangunan meskipun tidak sampai merobohkan keseluruhan rumah.
Tidak hanya itu, di Dusun Kamal Wetan, batang pohon besar yang tumbang juga menimpa kandang ternak milik warga. Peristiwa ini membuat aktivitas peternakan sempat terganggu dan memicu kepanikan di tengah masyarakat sekitar.
Situasi semakin dramatis ketika pohon tumbang di wilayah Dusun Mangsel menutup akses jalan utama. Warga yang melintas tidak dapat menggunakan jalur tersebut hingga proses evakuasi selesai dilakukan.
Jaringan Infrastruktur Terputus
Kondisi ini sempat menghambat mobilitas warga dan aktivitas harian di kawasan tersebut. Dampak lain yang cukup signifikan adalah terputusnya jaringan infrastruktur.
Sedikitnya dua titik jaringan listrik dan satu jaringan telepon atau internet mengalami gangguan akibat tertimpa pohon tumbang. Kondisi ini membuat sebagian wilayah sempat mengalami pemadaman dan gangguan komunikasi.
Menanggapi situasi tersebut, tim gabungan langsung turun ke lapangan tanpa menunggu lama. Tim ini terdiri dari TRC BPBD Sleman, Pemerintah Kalurahan Margomulyo, relawan Seyegan Rescue, petugas PLN, serta warga setempat. Mereka bahu-membahu melakukan evakuasi dan penanganan di seluruh titik terdampak.
Petugas melakukan asesmen secara menyeluruh untuk memastikan tingkat kerusakan dan potensi bahaya lanjutan.
Mereka juga melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang agar tidak menghambat akses jalan maupun membahayakan warga sekitar.
Kerja cepat dan koordinasi yang solid akhirnya membuahkan hasil. Seluruh titik terdampak berhasil ditangani, akses jalan kembali normal, dan jaringan listrik mulai dipulihkan secara bertahap.
Meski kejadian ini sempat menimbulkan kepanikan dan kerugian material, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Hal ini menjadi kabar baik di tengah situasi cuaca ekstrem yang semakin tidak menentu.
BPBD Sleman mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan lebat beserta angin kencang.
Warga sebaiknya segera melaporkan potensi bahaya seperti pohon rawan tumbang agar penanganan lebih awal dan mencegah dampak yang lebih besar. (ef linangkung)