Teknologi Mengubah Arah Kepimpinan Publik: Wali Kota Yogyakarta Tekankan Pentingnya Nilai di Era Transformasi 5.0

Bagikan :
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo/Foto: Pemkot Yogyakarta

KabarJawa.com– Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyampaikan pandangan tajam tentang perubahan arah kepemimpinan publik di tengah derasnya transformasi teknologi.

Ia menjadi narasumber dalam Executive Series Kepemimpinan Berkelanjutan pada Organisasi Publik untuk mahasiswa Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (MM FEB UGM), Jumat (21/11/2025), di Auditorium MM UGM.

Hasto menegaskan bahwa dinamika perubahan teknologi berpengaruh besar terhadap pola dan arah kepemimpinan di sektor publik.

Ia menyebut bahwa era Internet of Things yang pernah mendominasi kini mulai mengalami kejenuhan.

tersebut perlahan bergeser menuju transformasi 5.0 yang menempatkan manusia sebagai pusat perubahan, bukan sekadar perangkat digital atau sistem otomatisasi.

“Di birokrasi, pergeseran itu juga terjadi. Ada old public management, kemudian new public management yang kini lebih menekankan pada nilai,” ujar Hasto.

Arah Kepimpinan Publik

Hasto menjelaskan bahwa orientasi kinerja birokrasi tidak lagi relevan jika sekadar dihitung dari banyaknya program.

Pemerintah saat ini bergerak menuju paradigma baru yang menilai keberhasilan dari dampak, manfaat, serta nilai yang dirasakan masyarakat.

Baca juga  Capaian SPM Pendidikan Kota Yogyakarta Peringkat Keempat Nasional, Wali Kota Dorong Perbaikan Menyeluruh

“Sekarang ini pemimpin yang hebat adalah yang didukung komunitasnya, community support-nya seperti apa,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa kepemimpinan modern tidak lagi bertumpu pada figur tunggal, tetapi pada kemampuan memobilisasi komunitas dan menghasilkan dukungan publik yang kuat.

Dalam paparannya, Hasto juga mengulas pergeseran signifikan dalam sistem penganggaran.

Ia menyebut, birokrasi tidak lagi menggunakan pola money follow function yang mendistribusikan anggaran secara merata ke semua fungsi. Pemerintah kini menerapkan konsep money follow program.

“Lebih baik anggaran diarahkan pada program yang bernilai dan berdampak. Karena itu dilakukan refocusing agar program benar-benar memberi manfaat,” jelas Hasto.

Ia menegaskan, penganggaran berbasis nilai menjadi kunci untuk memastikan setiap rupiah dapat menciptakan perubahan nyata bagi masyarakat.

Kehadiran Wali Kota Berikan Perspektif Nyata

Ketua Program Studi MM FEB UGM, Prof. Amin Wibowo, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesediaan Wali Kota Yogyakarta berbagi perspektif kepemimpinan dari sektor publik.

“Kita biasa mengundang eksekutif dari swasta, namun kami ingin mahasiswa juga belajar dari sektor publik. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta menjadi kesempatan berharga untuk memahami real world tidak hanya dari sisi privat, tetapi juga publik,” ungkapnya.

Baca juga  HUT ke-110 Kalurahan Botodayaan Gunungkidul, Kirab Budaya Perkuat Persatuan dan Lestarikan Tradisi Leluhur

Prof. Amin menambahkan bahwa proses pembelajaran kepemimpinan tidak cukup diserap hanya melalui satu sesi diskusi.

Mahasiswa, katanya, juga memiliki peluang mengikuti program imersion melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DIY, termasuk terlibat di berbagai unit maupun UMKM pemerintah.

“Harapan kami, kerja sama ini dapat diperluas, termasuk dengan Pemerintah Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Diskusi tersebut menegaskan bahwa perubahan teknologi tidak hanya memengaruhi sistem birokrasi, tetapi juga mengubah cara pemimpin publik bertindak dan diukur.

Dengan nilai dan manusia sebagai pusat kebijakan, kepemimpinan publik masa depan diharapkan lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi pada dampak nyata.

Melalui Executive Series ini, MM FEB UGM dan Pemerintah Kota Yogyakarta membuka ruang baru bagi kolaborasi akademik dan birokrasi dalam mencetak pemimpin yang siap menghadapi era transformasi 5.0. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya