Suhu Merapi Menyentuh 13,7°C, BPPTKG Catat 23 Kali Guguran Lava Pijar Sepanjang Jumat hingga Sabtu Dini Hari

Bagikan :
Aktivitas Gunung Merapi/Foto: BPPTKG

KABARJAWA – Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya yang menegangkan. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan aktivitas terkini gunung tersebut.

Petugas mengamati visual Gunung Merapi dengan jelas meskipun kabut tipis menyelimuti sebagian area kawah. Asap putih bertekanan lemah membumbung setinggi 50 meter di atas puncak.

Suhu Merapi

Suhu udara di kawasan puncak Merapi mencapai titik dingin 13,7 derajat Celsius pada Jumat (18/7/2025). Cuaca dingin itu menambah dramatis suasana malam di gunung berapi teraktif di Indonesia tersebut.

Memasuki Sabtu (19/7/2025) pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, BPPTKG kembali mengamati suhu udara di puncak Merapi yang mencapai 14,1 hingga 16,8 derajat Celsius.

BPPTKG menyatakan angin bertiup tenang ke arah timur dan barat, sementara kelembaban udara mencapai 98,7 persen. Tekanan udara berada pada rentang 871,3 hingga 916,5 mmHg.

Sepanjang periode pengamatan 24 jam pada Jumat, BPPTKG mencatat 71 kali gempa guguran dengan amplitudo 2-15 mm dan durasi mencapai 184,98 detik.

Kemudian, gempa hybrid atau fase banyak terjadi sebanyak 122 kali dengan amplitudo 2-19 mm. Gempa vulkanik dangkal tercatat 10 kali dan satu gempa tektonik jauh mengguncang area dengan amplitudo 3 mm.

Baca juga  Cara Asyik Menghabiskan Long Weekend di Jogja dengan Tur Sepeda Keliling Desa yang Menyegarkan

Guguran Lava Pijar

BPPTKG melaporkan 11 kali guguran lava pijar meluncur ke arah barat daya, menuju Kali Bebeng, Kali Krasak, dan Kali Sat/Putih. Guguran lava itu meluncur sejauh maksimal 2.000 meter dari puncak kawah. Petugas menegaskan aktivitas guguran lava pijar masih terus berlangsung hingga Sabtu dini hari.

Angin bertiup lemah ke arah timur, sementara kelembaban udara berada di kisaran 81-84,7 persen. Asap kawah berwarna putih teramati dengan intensitas sedang setinggi 25 meter.

Petugas mencatat 20 kali gempa guguran dengan amplitudo 2-18 mm dan durasi hingga 172,26 detik. Gempa hybrid atau fase banyak terjadi 23 kali dengan amplitudo mencapai 42 mm. Gempa vulkanik dangkal tercatat dua kali pada Sabtu dini hari.

Sepanjang enam jam itu, BPPTKG mengamati 13 kali guguran lava pijar meluncur ke arah barat daya menuju Kali Sat/Putih sejauh maksimal 1.700 meter. Petugas memastikan suplai magma di tubuh Merapi masih terus berlangsung sehingga berpotensi memicu awan panas guguran kapan saja.

Baca juga  Tertutup Kabut Tebal, Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas pada Selasa Siang

BPPTKG menetapkan status aktivitas Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. Petugas merekomendasikan masyarakat agar tidak beraktivitas di wilayah potensi bahaya.

Masyarakat harus mewaspadai bahaya awan panas guguran dan lahar, terutama saat hujan turun di sekitar puncak.

BPPTKG juga meminta masyarakat mengantisipasi gangguan abu vulkanik jika terjadi erupsi eksplosif. Lontaran material vulkanik berpotensi menjangkau radius hingga 3 kilometer dari puncak jika letusan besar terjadi.

Petugas BPPTKG menegaskan pihaknya akan meninjau kembali tingkat aktivitas Merapi jika terjadi perubahan signifikan pada data pemantauan.

BPPTKG terus mengimbau masyarakat mengikuti seluruh informasi resmi melalui kanal PVMBG dan magma.esdm.go.id. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya