Sri Sultan Minta BPN DIY Perkuat Komunikasi dan Bersinergi Atasi Persoalan Pertanahan

Bagikan :
Pertemuan Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan Kepala Kanwil BPN DIY, Sepyo Achanto/Foto: Pemda DIY

KabarJawa.com— Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan agar Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) DIY selalu menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Daerah DIY.

Sri Sultan menyampaikan hal tersebut saat Kepala Kanwil BPN DIY, Sepyo Achanto, mendatangi Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, pada Senin (08/12).

Pertemuan ini berlangsung hangat tapi penuh ketegasan. Sri Sultan menekankan pentingnya koordinasi untuk mencegah berbagai persoalan pertanahan yang kerap menimbulkan keresahan publik.

Persoalan Pertanahan DIY

Sri Sultan mengingatkan bahwa wilayah DIY sangat terbatas sehingga seluruh proses tata ruang dan pertanahan harus berjalan secara cermat dan tanpa kesalahan sekecil apa pun.

Sepyo Achanto, yang baru dua bulan menjabat sebagai Kepala Kanwil BPN DIY, menyatakan bahwa ia datang untuk memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan komitmen dalam mengemban tugas baru.

“Kami datang untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat baru dan menjelaskan bidang tugas kami. Kami berharap seluruh proses pertanahan dapat berjalan baik di DIY,” ujar Sepyo seusai pertemuan.

Ia menegaskan bahwa arahan Sri Sultan agar BPN DIY terus berkomunikasi, berkoordinasi, bersinergi, dan berkolaborasi akan menjadi pedoman kerja pihaknya.

Baca juga  Hati-hati! Pemasangan Pagar Seng di Ring Road Barat Gamping untuk Proyek Tol Jogja-Solo

Dalam pertemuan itu, persoalan mafia tanah menjadi isu utama yang dibahas. Sepyo menegaskan bahwa BPN DIY akan berupaya keras memberantas praktik mafia tanah yang merugikan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa Kementerian ATR/BPN RI telah menggelar rapat koordinasi nasional. Rapat juga membahas pemberantasan mafia tanah. Setiap kantor BPN di daerah wajib bekerja sesuai ketentuan dan mengedepankan integritas.

“Pimpinan sudah sangat jelas memerintahkan agar mafia tanah diperangi. Kami tidak ingin kasus-kasus seperti itu muncul lagi,” tegasnya.

Mafia Tanah

Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah kasus Mbah Tupon, seorang warga DIY yang menjadi korban mafia tanah.

Sepyo memastikan bahwa kasus tersebut telah inkrah dan kini memasuki tahap pengembalian sertifikat tanah asli kepada pemiliknya.

“Kami sudah menerima informasi bahwa putusan kasus ini telah berkekuatan hukum tetap, kami hanya perlu menjalankan mekanismenya. Kami menjamin sertifikat asli akan kembali kepada Mbah Tupon,” katanya.

Pertemuan ini juga dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Tri Saktiyana, serta Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY, Adi Bayu Kristanto.

Baca juga  Produk UMKM DIY Semakin Diminati Pasar Internasional, Ekspor Furnitur Melesat ke French Polynesia

Tri Saktiyana menambahkan bahwa Sri Sultan memberikan arahan khusus. BPN DIY  perlu memperkuat sinergi dengan Pemda DIY dalam seluruh kegiatan yang berkaitan dengan pertanahan dan tata ruang.

“Ngarsa Dalem menegaskan bahwa karena wilayah DIY sempit, maka tidak boleh terjadi kesalahan dalam urusan pertanahan. Sekali salah, dampaknya akan meluas dan terdengar ke mana-mana,” jelasnya.

Dengan arahan tegas Sri Sultan, komitmen Sepyo Achanto, serta koordinasi lintas lembaga, Pemerintah DIY memastikan penataan pertanahan di wilayahnya berjalan lebih tertib, transparan, dan bebas dari praktik mafia tanah.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi demi menjaga hak masyarakat serta memastikan ketertiban tata ruang di Daerah Istimewa Yogyakarta. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid