Sirnas Voli Pantai Seri II 2025 Siap Digelar di Laguna Pantai Glagah, Kulon Progo Siapkan Sambutan Spektakuler

Bagikan :
Persiapan Sirnas Voli Pantai Seri II 2025/Foto: Pemkab Kulon Progo

KABARJAWA – Kulon Progo bersiap menggelar pesta olahraga sekaligus pariwisata. Sirkuit Nasional (Sirnas) Voli Pantai Seri II 2025 bakal kembali berlangsung di Laguna Pantai Glagah.

Ajang bergengsi ini akan menghadirkan adu prestasi atlet voli pantai terbaik sekaligus menyulut denyut ekonomi lokal lewat sport tourism.

Ketua PBVSI DIY, R Kadarmanta Baskara Aji, menegaskan bahwa Sirnas Voli Pantai Seri II 2025 lahir dari kesuksesan penyelenggaraan kejuaraan daerah tahun lalu di lokasi yang sama.

Pemilihan Lokasi

Menurutnya, Pantai Glagah terbukti ampuh menjadi magnet bagi para atlet maupun wisatawan.

“Pantai Glagah memiliki daya tarik luar biasa. Keindahan panoramanya berpadu dengan potensi wisata yang kuat. Tahun lalu, event ini berhasil mendatangkan peserta dari berbagai daerah. Kami optimistis tahun ini gaungnya lebih besar,” ujar Baskara.

Panitia memproyeksikan kehadiran atlet dari berbagai wilayah Indonesia. Selain berfungsi sebagai arena kompetisi, kejuaraan ini diproyeksikan membawa efek berlapis, mulai dari promosi destinasi wisata, perputaran ekonomi, hingga dukungan pada UMKM lokal.

“Kami ingin menghadirkan event yang memberi manfaat ganda. Tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat promosi wisata Kulon Progo dan menghidupkan perekonomian masyarakat sekitar,” tambah Baskara.

Baca juga  42 Nyawa Melayang: Polres Gunungkidul Gelar Operasi Patuh Progo 2025, Tekan Angka Kecelakaan

Kepala Seksi Olahraga Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY, Danang Agus Yuniarto, S.Pd., Jas., M.Or., mengungkapkan bahwa panitia meluncurkan pendaftaran secara sederhana tapi efektif.

Ia menilai informasi yang cepat tersampaikan memberi waktu cukup bagi atlet untuk mempersiapkan diri.

“Harapan saya, Sirnas Voli Pantai tidak hanya sukses sebagai kompetisi, tetapi juga berfungsi sebagai sarana promosi wisata Kulon Progo. Laguna Pantai Glagah dengan pasir hitamnya memiliki daya tarik khas yang tidak dimiliki daerah lain,” tegas Danang.

Bupati Kulon Progo, R. Agung Setyawan, memberi apresiasi penuh terhadap semua pihak yang terlibat.

Kegiatan Sirnas Voli Pantai Seri II 2025

Ia menilai penyelenggaraan Sirnas Voli Pantai di Pantai Glagah bukan hanya prestasi olahraga, melainkan juga kehormatan bagi Kulon Progo.

“Event ini dapat memperkuat sport tourism, mendukung UMKM, serta membina prestasi atlet PBVSI Kulon Progo. Kehadiran atlet terbaik dari berbagai daerah akan memberikan efek tular positif bagi perkembangan olahraga di sini,” ungkap Agung.

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bahkan menyiapkan rangkaian kegiatan pendukung untuk memeriahkan acara.

Baca juga  Lebaran 2026: Tol Fungsional Prambanan–Purwomartani Berlaku Satu Arah untuk Arus Keluar DIY, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Gelar kuliner khas, pentas musik, seni budaya, hingga festival pariwisata akan tersaji sebagai sambutan hangat bagi atlet dan wisatawan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Kulon Progo memiliki kekayaan budaya dan potensi wisata yang luar biasa. Semoga kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan dan berkembang ke destinasi wisata lain,” tegas Agung.

Bupati Agung mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, aparat keamanan, pelaku wisata, hingga warga sekitar, untuk bersinergi menyukseskan penyelenggaraan Sirnas Voli Pantai.

Ia menegaskan, tanpa kebersamaan, event sebesar ini tidak akan mampu berjalan optimal.

“Semoga Sirnas Voli Pantai 2025 di Pantai Glagah berlangsung lancar, sukses, dan membawa manfaat besar bagi masyarakat Kulon Progo. Momentum ini harus kita jadikan tonggak kebangkitan sport tourism daerah,” pungkas Agung. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya