
KabarJawa.com– Warga Dusun Tekik, Desa Temuwuh, Kecamatan Dlingo, Bantul geger karena aksi pencurian sepeda motor yang terjadi pada Sabtu pagi (1/11/2025).
Polisi berhasil meringkus keduanya, bahkan satu pelaku bersembunyi di bawah tumpukan kayu milik warga.
PS Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan peristiwa ini bermula sekitar pukul 06.00 WIB, Yuslianta, warga Tekik RT 001, Temuwuh, Dlingo, bersiap berangkat kerja seperti biasa.
Namun, sepeda motor Honda PCX hitam yang biasa ia gunakan tidak lagi terparkir di depan rumah. Jok motor yang biasanya berisi surat-surat penting, termasuk STNK asli, pun ikut raib.
“Korban kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dlingo. Kerugian yang ia alami diperkirakan mencapai Rp34 juta,”ujarnya.
Begitu menerima laporan, anggota Polsek Dlingo langsung bergerak cepat. Dalam waktu singkat, tim tiba di lokasi dan mengamankan satu pencuri motor di Dlingo beserta dua motor.
Satu di antaranya adalah motor hasil curian, Honda PCX AB 3462 GI. Motor lainnya, Honda Genio AB 4056 GV, milik pelaku sendiri.
Namun, satu orang pelaku lain belum tertangkap. Anggota Polsek Dlingo bersama warga pun segera menyisir area sekitar. Pencarian berjalan dari kebun ke kebun, dari pekarangan ke tumpukan kayu milik warga.
Sekitar pukul 06.00 WIB, polisi dan warga mendapati seorang pemuda bersembunyi di bawah tumpukan kayu.
Pelaku bernama AK, remaja berusia 18 tahun asal Kecamatan Prambanan, Sleman, akhirnya ditarik keluar oleh petugas. Ia tak berkutik. Polisi pun segera menggiringnya ke Polsek Dlingo untuk menjalani pemeriksaan.
Sementara itu,petugas sudah lebuh dulu mengamankan rekannya, MINC (22), warga Kecamatan Playen, Gunungkidul. Kedua pelaku kini menjalani proses hukum lebih lanjut.
Menurut Iptu Rita Hidayanto, kasus ini termasuk kategori Pencurian dengan Pemberatan sebagaimana dalam Pasal 363 KUHP. Modusnya pun masih menggunakan cara lama menggunakan kunci cadangan palsu.
“Pelaku mengambil sepeda motor yang terparkir di depan rumah korban dengan membawa kunci cadangan palsu. Setelah beraksi, mereka mencoba melarikan diri menggunakan dua motor,” jelasnya.
Namun, berkat gerak cepat petugas Polsek Dlingo dan bantuan warga sekitar, upaya kabur mereka gagal total. (ef linangkung)