Rundown Resmi FKY Kulon Progo 2025: Siap Tampil Jathilan hingga Acara Musik

Bagikan :
FKY Kulon Progo 2025 yang segera digelar dalam waktu dekat ini (Instagram// @dinbud_kp)

KabarJawa.com – Suasana seni dan budaya di Kabupaten Kulon Progo bakal segera kembali hidup dengan digelarnya Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) Kulon Progo 2025.

Acara yang menjadi salah satu agenda Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Kulon Progo ini siap menghadirkan beragam pertunjukan tradisional dan modern yang memadukan kekayaan budaya lokal dengan semangat kreatif anak muda masa kini.

Tahun ini, festival tersebut dijadwalkan berlangsung pada bulan Oktober dengan menghadirkan dua hari penuh pertunjukan yang meriah.

Jadwal dan Lokasi Penyelenggaraan

Berdasarkan pengumuman resmi dari panitia, FKY Kulon Progo 2025 akan dilaksanakan pada:

  • Tanggal: 14 dan 15 Oktober 2025
  • Lokasi:Kompleks Cagar Budaya Rumah Indis Pabrik Gula Sewu

Adapun tempat ini dipilih karena memiliki nilai historis tinggi. Dengan demikian, masyrakat diajak untuk menikmati pengalaman festival yang berbeda dari biasanya.

Susunan Acara FKY Kulon Progo 2025

Selama dua hari penyelenggaraan, pengunjung akan disuguhi beragam pertunjukan menarik dari seniman lokal maupun komunitas seni Kulon Progo. Berikut adalah rundown lengkap Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) Kulon Progo 2025:

Baca juga  Usai Banyak Keluhan Wisatawan tentang Asap Sate, Satpol PP Tertibkan Pedagang Kaki Lima Malioboro

Selasa, 14 Oktober 2025

  • 15.00 WIB: Reog Wayang Sekar Budoyo
  • 19.30 WIB: Musik Keroncong Oemah Londo

Rabu, 15 Oktober 2025

  • 15.00 WIB: Jathilan Among Beksa
  • 19.30 WIB – selesai:
    • Panjidur Langen Krida Tama
    • Teater Dorman Wancine
    • Musik Kolaborasi Masyarakat Karangsewu
    • Khrisna Country Musik

Rangkaian acara ini dirancang untuk menampilkan keberagaman budaya Kulon Progo, mulai dari seni tradisi seperti Reog, Jathilan, dan Panjidur, hingga kolaborasi musik yang lebih modern.

Tidak hanya itu, malam puncak festival juga akan diramaikan dengan penampilan teater dan musik kolaboratif yang menonjolkan kreativitas masyarakat setempat.

Ada Pasar Rakyat

Selain menyuguhkan hiburan budaya, FKY Kulon Progo 2025 juga menghadirkan Pasar Rakyat yang menjadi daya tarik tambahan bagi para pengunjung.

Di area ini, masyarakat bisa menikmati aneka jajanan tradisional, kuliner khas Kulon Progo, hingga berbagai produk kerajinan tangan dan hasil karya pelaku UMKM setempat.

Pasar Rakyat bukan hanya sekadar tempat belanja, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Kulon Progo kepada pengunjung dari berbagai daerah.

Baca juga  Filosofi Batik Cahyaning Kaistimewan, Simbol Cahaya dan Jati Diri Keistimewaan Yogyakarta

Dengan adanya kegiatan ini, maka dapat diartikan bahwa panitia berharap masyarakat semakin mencintai produk lokal dan turut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan ekonomi berbasis budaya.

Semangat Melestarikan Budaya Lewat FKY Kulon Progo

Festival Kebudayaan Yogyakarta di Kulon Progo tahun ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wujud nyata upaya pelestarian budaya di tengah arus modernisasi.

Kegiatan seperti Reog Wayang, Jathilan, dan pertunjukan teater menjadi simbol bagaimana warisan leluhur tetap bisa hidup berdampingan dengan ekspresi seni masa kini.

Tidak hanya itu, acara ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa cinta terhadap budaya lokal serta menumbuhkan kebanggaan akan identitas Yogyakarta yang kaya akan tradisi.

Digelar Oktober

Jadi kesimpulannya, berdasarkan jadwal resmi, Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) Kulon Progo 2025 pada 14-15 Oktober 2025. Event ini akan dimulai pukul 15.00 WIB.

Kini diketahui pula bahwa bakal ada banyak kegiatan yang diselenggarakan di Kompleks Cagar Budaya Rumah Indis Pabrik Gula Sewu Galur itu.

Dan bagi siapapun yang berminat, maka pastikan datang sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.***

Baca juga  Kunjungan Wisata Gunungkidul Tembus 42 Ribu Orang Hanya dalam Dua Hari, Realisasi Target 2025 Sudah Lampaui 43 Persen

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid