RS PKU Muhammadiyah Bantul Resmikan Dua Tower Baru, Simbol Lompatan Layanan Kesehatan di Kabupaten Bantul

Bagikan :
Peresmian Tower Baru/Foto: Muhammadiyah

KabarJawa.com– Pemerintah Kabupaten Bantul bersama jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali menorehkan sejarah penting dalam dunia pelayanan kesehatan.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, meresmikan dua tower baru, Tower dr. Hardjo Djojodarmo, Sp.OG., dan Tower Siti Bariyah, serta Jembatan Jisr Asy-Syifa di RS PKU Muhammadiyah Bantul.

Peresmian Tower Baru

Bupati Abdul Halim Muslih menyampaikan peresmian ini menandai babak baru perkembangan fasilitas medis di salah satu rumah sakit terbesar di Kabupaten Bantul.

Hadirnya dua tower dan sebuah jembatan penghubung merupakan jawaban atas kebutuhan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

“Penduduk Kabupaten Bantul hari ini sudah tembus 1 juta lebih. Tentu ini memerlukan kesempurnaan sarana-prasarana kesehatan kita,” tegasnya.

Bupati menilai bahwa keberadaan rumah sakit, puluhan puskesmas, dan jaringan klinik di Bantul memang sudah memadai untuk memberikan akses layanan kesehatan.

Namun, ia mendorong semua pihak agar tetap memperkuat kualitas pelayanan, terlebih karena kebutuhan masyarakat terus berkembang.

Bupati juga memuji langkah progresif RS PKU Muhammadiyah Bantul yang menghadirkan layanan regenerasi sel (stem cell).

Baca juga  Mengisi Libur Tahun Baru Islam dengan Membatik di Kampung Tradisi Batik Giriloyo

Ia menyebut layanan tersebut sebagai upaya konkret rumah sakit untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan sekaligus menjawab kebutuhan di bidang kecantikan medis.

“PKU Muhammadiyah tidak hanya merawat warga Muhammadiyah saja, tapi seluruh warga, apa pun agamanya, apa pun ormasnya. Ini adalah layanan publik yang harus didukung pemerintah,” ujarnya.

PKU Bantul Targetkan jadi Rumah Sakit Rujukan Regional

Direktur RS PKU Muhammadiyah Bantul, dr. Nurcholid Umam, Sp.A., M.Sc, memaparkan sejumlah inovasi yang kini dikembangkan.

Ia menegaskan bahwa rumah sakit ini menargetkan diri menjadi rumah sakit rujukan tingkat regional, bahkan nasional, melalui peningkatan kualitas layanan dan teknologi medis.

Salah satu terobosan penting yang ia sampaikan adalah kemampuan RS PKU Muhammadiyah Bantul dalam melakukan inseminasi buatan berbasis syariah.

Dengan kehadiran layanan ini, pasangan yang mengalami kesulitan memperoleh keturunan tidak perlu lagi pergi ke kota besar atau ke luar negeri.

Tidak berhenti di situ, rumah sakit juga meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Karyawan RS PKU Muhammadiyah Bantul.

Baca juga  Tugas Divkum Polri Apa? Ramai Kabar Eks Kapolresta Sleman, Kombes Edy Setyanto Erning Wibowo Resmi Dimutasi

Ini memungkinkan pemantauan kinerja pegawai secara real time. Inovasi digital ini akan meningkatkan efisiensi dan profesionalitas tenaga kesehatan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, turut memberikan pesan penting dalam peresmian tersebut.

Ia menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mewujudkan pembangunan dua tower megah itu.

Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan bukan hanya wujud kemajuan fisik, melainkan representasi komitmen Muhammadiyah dalam memberdayakan masyarakat.

“Melalui rumah sakit, kita ingin terus memberdayakan masyarakat. Lewat jaringan rumah sakit kita, maka diharapkan dapat menghidupi masyarakat dari berbagai kalangan,” ungkapnya.

Dengan hadirnya dua tower baru tersebut, RS PKU Muhammadiyah Bantul kini berada di jalur yang semakin kuat untuk menjadi pusat layanan kesehatan unggulan.

Pembangunan ini menegaskan peran rumah sakit sebagai pilar penting pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Bantul. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya