
KabarJawa.com– Ketua Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Ibu Siti Hediati Soeharto, S.E. atau Titik Soeharto, meresmikan Saluran Irigasi Tersier di Dusun Karangtalun, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman, Kamis (18/12/2025).
Peresmian tersebut berlangsung bersamaan dengan penyerahan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2025 kepada pelajar dari keluarga kurang mampu.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari kunjungan kerja Titik Soeharto ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperluas akses pendidikan.
Peresmian Saluran Irigasi Tersier di Moyudan
Pemerintah pusat melalui Komisi IV DPR RI terus mendorong pembangunan infrastruktur pertanian sebagai fondasi utama peningkatan kesejahteraan petani.
Sejak pagi hari, ratusan warga telah memadati lokasi kegiatan. Sekitar 500 peserta menghadiri acara tersebut, yang terdiri dari unsur pemerintah pusat dan daerah, TNI–Polri, anggota DPRD, tokoh masyarakat, petani, pelajar, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Titik Soeharto menegaskan bahwa pembangunan dan normalisasi saluran irigasi tersier memiliki peran krusial dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Ia menyampaikan bahwa petani membutuhkan pasokan air yang stabil dan merata agar mampu meningkatkan hasil panen tanpa harus membuka lahan pertanian baru.
“Irigasi tersier menjadi urat nadi pertanian. Pemerintah harus memastikan air mengalir hingga ke sawah-sawah petani secara adil dan berkelanjutan. Dengan irigasi yang baik, petani bisa meningkatkan produktivitas, menekan biaya, dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegas Titik Soeharto.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian tidak hanya berbicara soal fisik bangunan, tetapi juga menyangkut keberlanjutan ekonomi desa dan masa depan petani.
Menurutnya, irigasi yang berfungsi optimal akan menciptakan stabilitas produksi, meningkatkan pendapatan petani, dan memperkuat kemandirian pangan daerah.
Penyerahan Beasiswa PIP
Selain meresmikan saluran irigasi tersier di Moyudan, Titik Soeharto secara simbolis menyerahkan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2025 kepada para pelajar penerima manfaat.
Negara harus hadir untuk memastikan setiap anak Indonesia memperoleh kesempatan pendidikan yang layak, tanpa terhalang oleh keterbatasan ekonomi.
“Program Indonesia Pintar merupakan wujud nyata kehadiran negara. Pemerintah harus menjamin keadilan pendidikan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa bersekolah dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Titik Soeharto.
Ia menilai bahwa pembangunan pertanian dan pendidikan harus berjalan beriringan. Sektor pertanian membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, sementara pendidikan membutuhkan dukungan ekonomi yang kuat dari sektor-sektor produktif di pedesaan.
Kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog dan penyerapan aspirasi masyarakat. Para petani menyampaikan langsung kebutuhan dan tantangan, dari distribusi air, harga pupuk, hingga stabilitas harga hasil panen.
Para pelajar dan orang tua juga menyampaikan harapan agar program beasiswa terus berlanjut dan tepat sasaran.
Melalui kegiatan ini, Titik Soeharto menegaskan komitmen Komisi IV DPR RI untuk terus mengawal kebijakan pertanian dan kesejahteraan rakyat.
Ia berharap saluran irigasi tersier ini dapat bermanfaat secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi pertanian di Moyudan dan sekitarnya.
Peresmian irigasi dan penyerahan beasiswa ini menutup rangkaian kegiatan dengan penuh optimisme. (ef linangkung)